Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Hati-Hati, Hindari 7 Sikap Ini agar Karirmu Bisa Naik Pangkat

Hati-Hati, Hindari 7 Sikap Ini agar Karirmu Bisa Naik Pangkat
Pexels/bruce mars
Share Article

Dalam berkarir, naik jabatan pastinya adalah suatu hal yang dinanti-nanti setiap orang. Bukan hanya perihal pemasukan yang bertambah, tetapi juga kebanggaan dan pengalaman yang bertambah juga. Namun, naik jabatan bukan hal yang mudah karena Kamu akan bersaing dengan karyawan lain.

Banyak hal yang menjadi faktor pertimbangan untuk seseorang naik jabatan, dimulai dari senioritas, kompetensi, hingga pendidikan dari karyawan tersebut. Jadi, lamanya seseorang bukanlah jaminan agar bisa naik pangkat, tetapi meski begitu tetap ada beberapa sikap yang mesti Kamu hindari agar bisa cepat naik pangkat.

Apa sajakah sikap-sikap tersebut? Berikut adalah ulasannya!

  1. 1. Tidak percaya diri

    writtenpersuasion.com
    writtenpersuasion.com

    Ketika kamu tidak percaya diri, lamu akan terlihat selalu ragu-ragu dan tidak bisa membuat keputusan secara cepat. Alhasil, kamu akan dianggap sebagai penakut dan akan selalu menyalahkan diri sendiri jika terjadi sesuatu yang salah.

    Kamu juga akan selalu berusaha melempar tanggung jawab ke orang lain sehingga kamu pun akan sulit berkembang. Jika kamu saja tidak percaya diri sendiri, apalagi orang lain.

  2. 2. Suka menggosip

    psypost.org
    psypost.org

    Kamu pasti memiliki rekan yang suka menggosipi orang lain atau justru itu adalah kamu sendiri. Sebetulnya sah-sah saja, tetapi hal itu akan mengganggu fokus kerjamu sehingga perkembangan karir pun terganggu.

    Agar tidak terjadi hal seperti itu, kamu cukup fokus dengan pekerjaanmu dan berhenti sibuk mengurusi kehidupan orang lain. Setelah kamu mulai fokus dalam bekerja, lihatlah betapa pesatnya perkembangan karir yang kamu miliki.

  3. 3. Berhenti belajar

    Pixabay/ JESHOOTScom
    Pixabay/ JESHOOTScom

    Apakah kamu berpikir kalau sudah bekerja berarti tidak perlu belajar lagi? Jika iya, kamu harus mengubah pola pikir tersebut. Ketika sudah bekerja, kamu tetap wajib meningkatkan kompetensi yang kamu miliki seperti pengalaman baru ataupun belajar bahasa asing.

    Dengan rajin meningkatkan kemampuan, kamu akan dipandang dengan nilai lebih oleh atasan dan membuka peluang lebih untuk naik pangkat. Hal ini karena atasan menyukai orang yang suka belajar hal-hal baru. 

  4. 4. Kurang memperhatikan penampilan

    Pexels/ mentatdgt
    Pexels/ mentatdgt

    Naik pangkat berarti kamu akan memimpin seseorang dan memiliki peran penting sebagai wajah dari perusahaan. Jika kamu tidak berpakaian dengan rapi dan nyaman dipandang, kamu akan sulit mendapatkan kepercayaan dari perusahaan.

    Penampilan kerja yang rapi dan berwibawa akan membuat kamu tidak lagi dipandang sebelah mata dan meningkatkan rasa hormat dari rekan-rekan kerjamu yang lain. Dengan berpakaian rapi, itu artinya kamu juga menghormati perusahaan tempatmu bekerja.

  5. 5. Sikap tidak peduli

    averageyouthministry.com
    averageyouthministry.com

    Ini adalah sikap yang banyak digandrungi para pekerja yang mentok karirnya. Jika kamu saja tidak peduli dengan nasib perusahaan, bagaimana perusahaan akan percaya untuk memberikanmu tanggung jawab yang lebih?

    Meski kamu berusaha menutupinya, rekan dan atasan kamu pasti bisa merasakannya sehingga mereka jarang menaruh kepercayaan kepadamu. Oleh karena itu, kamu harus lebih fokus dan tunjukkan betapa pedulinya kamu terhadap pekerjaan yang kamu peroleh. 

  6. 6. Sering tidak profesional

    Pexels/ Tim Gouw
    Pexels/ Tim Gouw

    Kamu seringkali membawa masalah pribadi ke pekerjaan, mulai dari mengeluh keadaan keluarga hingga minta izin berkali-kali untuk sekadar urusan pribadi. Sebetulnya hal ini sah-sah saja, tetapi perusahaan akan menilaimu tidak profesional dalam bekerja dan sulit menaruh kepercayaan padamu.

    Kamu juga lebih mementingkan egomu sendiri, seperti tidak mau mendengarkan pendapat orang lain dan jarang berdiskusi dengan rekan kerja. Jika ini terus dibiarkan, bisa-bisa karirmu akan selalu begitu-begitu saja.

  7. 7. Tidak akrab dengan pegawai lain

    Pexels/ rawpixel.com
    Pexels/ rawpixel.com

    Jika kamu masih saja belum akrab dengan pegawai lain meski sudah lama bekerja di sana, kamu sulit mengharapkan pangkat yang lebih tinggi. Coba bayangkan, kamu akan memimpin orang lain begitu naik jabatan sehingga menjadi akrab itu penting agar mereka mau mendengarkan arahanmu.

    Apabila kamu mengalami masalah serupa, kamu bisa mulai lebih aktif dalam kegiatan sosial kantor seperti makan bersama, futsal bareng, dan aktivitas lainnya. Setelah melakukan itu, suasana yang awalnya kaku akan menjadi cair seketika.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team
Deny Hung
EditorDeny Hung

Related Articles

See More