Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

6 Karier Entry-Level Terbaik untuk Fresh Graduate yang Suka Kerja Tim

ilustrasi bekerja sebagai kitchen crew
ilustrasi bekerja sebagai kitchen crew (pexels.com/Rene Terp)
Intinya sih...
  • Event organizer (EO) staff
  • Kitchen crew
  • Supply chain / warehouse staff
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bagi sebagian fresh graduate, terjun untuk pertama kalinya ke dunia kerja itu bukan cuma soal gaji atau titel. Lingkungan kerja juga jadi faktor penting, apalagi kalau kamu termasuk tipe orang yang lebih berkembang saat kerja bersama tim dibanding sendirian. Diskusi, brainstorming, saling bantu saat deadline mepet—bagi sebagian orang, itu justru bikin kerja terasa lebih seru.

Kabar baiknya, ada banyak karier entry-level yang memang menuntut kolaborasi. Posisi-posisi ini cocok untuk kamu yang suka komunikasi, kurang betah bekerja sendirian, dan suka belajar langsung dari orang lain. Berikut beberapa pilihan karier entry-level terbaik untuk fresh graduate yang suka kerja tim.

1. Event organizer (EO) staff

ilustrasi tim event organizer sedang melakukan brainstorming (unsplash.com/The Jopwell Collection)
ilustrasi tim event organizer sedang melakukan brainstorming (unsplash.com/The Jopwell Collection)

Kerja di event organizer itu hampir mustahil dilakukan sendirian. Sebagai EO staff level awal, kamu akan bekerja bersama tim rundown, tim logistik, tim kreatif, sampai vendor luar. Dari persiapan sampai hari-H, semua keputusan diambil lewat koordinasi. Sedikit miskomunikasi saja bisa membuat acara kacau. Maka dari itu, posisi ini cocok sekali untuk fresh graduate yang tahan tekanan, sigap, dan nyaman bekerja bersama banyak orang dalam waktu yang sama.

2. Kitchen crew 

ilustrasi bekerja sebagai kitchen crew
ilustrasi bekerja sebagai kitchen crew (pexels.com/Rene Terp)

Dapur profesional adalah contoh nyata kerja tim yang solid. Satu orang telat sedikit, alur masak bisa berantakan. Sebagai kitchen crew pemula, kamu akan bekerja berdampingan dengan chef, helper, dan tim servis. Di sini, kerja tim bukan sekadar ngobrol, tapi sinkronisasi gerak, waktu, dan tanggung jawab. Cocok untuk kamu yang suka kerja cepat dan mau belajar langsung di lapangan.

3. Supply chain / warehouse staff

ilustrasi bekerja sebagai warehouse staff
ilustrasi bekerja sebagai warehouse staff (pexels.com/ELEVATE)

Di balik produk yang sampai ke tangan konsumen, ada kerja tim besar. Sebagai staff supply chain atau gudang, kamu akan berkoordinasi dengan tim logistik, purchasing, dan administrasi. Pekerjaan ini mengandalkan komunikasi dan kepercayaan antar tim. Kalau salah satu bagian lalai, dampaknya bisa ke mana-mana. Cocok untuk fresh graduate yang teliti dan nyaman kerja bareng sistem yang terstruktur.

4. Healthcare staff 

ilustrasi petugas medis (unsplash.com/SJ Objio)
ilustrasi petugas medis (unsplash.com/SJ Objio)

Di dunia kesehatan, kerja tim bukan hanya penting, tapi krusial. Perawat atau asisten medis level awal harus sinkron dengan dokter, sesama perawat, dan staf rumah sakit lainnya. Koordinasi yang baik berdampak langsung ke keselamatan pasien. Posisi ini cocok untuk kamu yang punya empati tinggi dan nyaman berkerja bersama banyak orang dengan ritme cepat.

5. Sales executive

ilustrasi bekerja sebagai sales
ilustrasi bekerja sebagai sales (pexels.com/Jopwell)

Kalau kamu pikir sales itu kerja sendirian mengejar target, kamu tidak sepenuhnya benar. Sales entry-level biasanya bekerja dalam tim, saling berbagi prospek, strategi, dan pengalaman lapangan. Koordinasi dengan marketing dan customer service juga intens. Lingkungan kerjanya dinamis dan cocok untuk kamu yang energik serta nyaman bekerja dengan orang lain.

6. Customer service

customer service
ilustrasi customer service (pexels.com/Yan Krukau)

Kalau kamu tipe orang yang nyaman berkomunikasi dan sigap membantu orang lain, posisi customer service layak dilirik. Meski terlihat seperti kerja individu, customer service sebenarnya sangat bergantung pada kerja tim. Kamu akan sering berkoordinasi dengan tim teknis, supervisor, bahkan tim produk untuk menyelesaikan masalah pelanggan. Kerja tim di sini penting supaya solusi yang diberikan pada pelanggan konsisten dan cepat.

Pada akhirnya, memilih karier entry-level bukan cuma soal jurusan atau tren industri. Kenali juga cara kerja yang paling membuatmu berkembang. Kalau kamu tipe yang performanya justru naik saat kerja bareng tim, posisi-posisi di atas bisa jadi langkah awal yang tepat. Pelan-pelan, pengalaman kolaborasi ini akan jadi modal penting untuk kariermu ke depan, apa pun jalurnya nanti.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Siantita Novaya
EditorSiantita Novaya
Follow Us

Latest in Life

See More

UNPAD Pakai Nilai Rapor Untuk SNBP 2026, TKA Jadi Pembanding

13 Jan 2026, 17:11 WIBLife