Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Ide Mengubah Suasana Ruang Kerja agar WFH Gak Terasa Membosankan
ilustrasi interior ruang kerja di rumah (pexels.com/Hai Pham)
  • Mengubah posisi meja, terutama dekat jendela tanpa silau, dapat menghadirkan pemandangan baru serta membuat rutinitas WFH terasa lebih terang dan tidak monoton.
  • Tanaman hijau yang mudah dirawat, seperti sirih gading atau lidah mertua, memberi sentuhan alami sekaligus menjadi jeda singkat di tengah pekerjaan padat.
  • Pencahayaan, dekorasi personal yang rapi, dan aroma nyaman dapat membentuk karakter ruang kerja serta membedakan suasana kerja dengan waktu istirahat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bekerja dari rumah atau work from home (WFH) memang menawarkan suasana yang lebih fleksibel dibanding bekerja dari kantor. Namun, rutinitas yang berlangsung di ruangan yang sama setiap hari dapat membuat suasana kerja terasa monoton dan kehilangan daya tarik. Meja yang selalu berada di posisi sama, dekorasi yang gak pernah berubah, serta pencahayaan yang itu-itu saja perlahan dapat membuat semangat kerja ikut menurun.

Padahal, mengubah suasana ruang kerja gak selalu membutuhkan renovasi besar atau anggaran yang mahal. Penataan ulang sederhana, tambahan elemen dekorasi, sampai perubahan pencahayaan dapat memberi nuansa baru yang membuat aktivitas kerja terasa lebih menyenangkan. Kalau suasana ruang kerja mulai terasa membosankan, yuk coba beberapa ide berikut agar rutinitas WFH terasa lebih segar dan nyaman.

1. Ubah posisi meja kerja

ilustrasi meja kerja (pexels.com/Alpha En)

Mengubah posisi meja kerja menjadi langkah sederhana yang dapat memberi suasana berbeda tanpa perlu membeli banyak barang baru. Meja yang selama berbulan-bulan berada di sudut yang sama dapat dipindahkan menghadap jendela, dinding kosong, atau area dengan pemandangan yang lebih menarik. Perubahan kecil ini dapat membuat ruangan terasa seperti tempat baru sehingga rutinitas kerja gak terasa terlalu monoton.

Posisi meja juga sebaiknya disesuaikan dengan arah datangnya cahaya agar ruang kerja terasa lebih terang dan nyaman. Jika tersedia jendela, meja dapat ditempatkan di dekatnya selama posisi tersebut gak menimbulkan silau pada layar komputer atau laptop. Dengan penataan seperti ini, suasana kerja dapat terasa lebih hidup sekaligus memberi kesempatan untuk menikmati perubahan pemandangan selama jeda singkat.

2. Tambahkan tanaman hijau

ilustrasi tanaman di ruang kerja (pexels.com/Alpha En)

Tanaman hijau dapat menjadi elemen sederhana yang membuat ruang kerja terasa lebih segar dan memiliki karakter. Kehadiran tanaman di dekat meja dapat memberikan sentuhan alami pada ruangan yang sebelumnya didominasi perangkat elektronik dan furnitur. Pilih tanaman yang perawatannya relatif mudah agar keberadaannya gak justru menambah pekerjaan baru selama menjalani WFH.

Beberapa tanaman seperti sirih gading, lidah mertua, atau tanaman ZZ juga dapat ditempatkan dalam pot berukuran kecil sesuai luas meja. Warna hijau dari dedaunan memberikan kontras yang menarik terhadap permukaan meja dan dinding berwarna netral. Selain mempercantik tampilan, rutinitas sederhana seperti menyiram dan merawat tanaman dapat menjadi jeda singkat di antara pekerjaan yang padat.

3. Ganti pencahayaan ruang kerja

ilustrasi meja kerja (pexels.com/Alpha En)

Pencahayaan memiliki pengaruh besar terhadap kesan sebuah ruangan, termasuk ruang yang digunakan untuk bekerja setiap hari. Lampu putih terang dapat memberikan kesan lebih fokus dan profesional, sedangkan lampu dengan cahaya hangat dapat menghadirkan suasana yang lebih tenang setelah jam kerja selesai. Mengganti jenis atau posisi lampu dapat membuat ruang kerja terasa berbeda tanpa perlu mengubah banyak bagian lain.

Lampu meja dengan desain menarik juga dapat menjadi elemen dekorasi yang memperkuat karakter ruang kerja. Jika sering bekerja hingga malam, pilih pencahayaan yang cukup terang tetapi gak menyilaukan mata agar aktivitas tetap terasa nyaman. Perpaduan cahaya utama dan lampu tambahan juga dapat menciptakan suasana yang lebih dinamis sesuai kebutuhan selama bekerja.

4. Buat sudut kerja lebih personal

ilustrasi sudut kerja minimalis (freepik.com/kjpargeter)

Ruang kerja akan terasa lebih menyenangkan ketika terdapat beberapa benda yang memiliki nilai personal. Foto keluarga, ilustrasi favorit, poster sederhana, atau koleksi kecil dapat ditempatkan di sekitar meja selama gak membuat area kerja terasa penuh. Sentuhan tersebut membuat ruangan terasa lebih dekat dengan karakter pemiliknya dan gak sekadar menjadi tempat untuk menyelesaikan pekerjaan.

Namun, dekorasi tetap perlu ditata secara proporsional agar meja gak berubah menjadi area penyimpanan barang. Gunakan beberapa elemen yang benar-benar disukai sehingga tampilannya tetap rapi dan nyaman untuk dipandang. Dengan begitu, ruang kerja dapat menjadi tempat yang terasa akrab sekaligus mampu memberikan dorongan suasana hati ketika pekerjaan mulai terasa melelahkan.

5. Ciptakan suasana baru dengan aroma

ilustrasi diffuser (pexels.com/doTERRA International, LLC)

Aroma tertentu dapat membantu menciptakan karakter berbeda pada ruang kerja dan membuat suasana WFH terasa lebih menyenangkan. Pengharum ruangan, lilin aromaterapi, atau essential oil diffuser dapat digunakan untuk menghadirkan aroma yang sesuai dengan suasana yang ingin dibangun. Pilih aroma yang terasa nyaman dan gak terlalu menyengat agar ruangan tetap enak digunakan selama berjam-jam.

Aroma segar seperti citrus dapat memberikan kesan ringan, sedangkan aroma lavender atau vanilla dapat menghadirkan nuansa yang lebih tenang. Penggunaan aroma juga dapat menjadi penanda sederhana antara waktu kerja dan waktu istirahat sehingga rutinitas di rumah terasa lebih teratur. Meski terlihat sepele, perubahan indra seperti aroma dapat membuat pengalaman berada di ruang kerja terasa lebih variatif.

Mengubah ruang kerja untuk kebutuhan WFH gak harus selalu melalui renovasi atau pembelian furnitur baru. Penataan meja, tanaman, pencahayaan, dekorasi personal, dan aroma sudah cukup untuk memberikan suasana yang berbeda. Dengan ruang kerja yang lebih nyaman dan sesuai karakter pribadi, rutinitas WFH dapat terasa lebih segar tanpa kehilangan sisi praktisnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article