3 Tips Slow Down di Tengah Kehidupan yang Serba Buru-buru, Tenang!

- Selalu sempatkan untuk me time setiap hari
- Kunjungi tempat-tempat yang menawarkan ketenangan
- Berusaha untuk tidak menggunakan gawai tertentu sesampainya di rumah
Menjalani kehidupan modern seperti saat ini, apa lagi bila tinggal di kota besar, rasanya memang sangat menantang. Bagaimana tidak, waktu seolah berlalu begitu cepat. Kalau tidak cekatan, pasti akan ketinggalan banyak hal dan menjadikan situasi menjadi semakin rumit. Oleh sebab itu, banyak orang selalu terburu-buru setiap hari agar bisa terus menyesuaikan diri dengan keadaan, sehingga mampu bertahan dengan sebaik-baiknya.
Pada suatu titik, menjalani kehidupan yang serba terburu-buru begini pasti bakal melelahkan. Jika sudah terlalu penat, pasti rasanya jadi serba tidak nyaman. Nah, supaya kewarasan tetap terjaga, penting untuk melambat alias slow down meski hanya sejenak untuk kembali mengatur ritme hidup agar tidak berantakan. Lantas, apa saja yang dapat dilakukan? Coba beberapa tips berikut, deh!
1. Selalu sempatkan untuk me time setiap hari

Menjalani kehidupan yang serba cepat menuntutmu agar terus berada dalam mode siaga. Pasalnya, tanpa adanya fokus yang prima, kamu akan kesulitan untuk menghadapi setiap tantangan yang datang, sehingga urusan jadi berantakan. Namun, di sisi lain, selalu tegang seperti ini juga pastinya melelahkan. Jika terus dipaksakan, bukannya membuat situasi stabil, tetapi justru berpotensi menimbulkan kerusakan.
Nah, supaya pikiran punya kesempatan untuk istirahat, cobalah melambat sejenak dengan cara rutin melakukan me time. Kamu bisa menentukan jadwal rutin khusus kegiatan tersebut, sehingga dapat dipastikan bahwa setiap hari kamu memiliki ruang untuk menikmati hidup tanpa harus merasa seperti dikejar sesuatu. Jadi lebih tenang, kan?
2. Kunjungi tempat-tempat yang menawarkan ketenangan

Hampir setiap hari banyak orang melihat pemandangan kehidupan yang selalu terburu-buru, mulai dari orang-orang di jalan yang berlomba ingin segera sampai di tempat kerja, rekan-rekan kerja yang sibuk karena harus berusaha menyelesaikan tugas sebelum tenggat waktu, dan sebagainya. Menyaksikan semua itu dapat membuatmu seperti kehilangan rasa tenang karena dituntut untuk terus "berlari" bila tidak ingin tertinggal dari orang lain. Kalau sudah mulai terlalu penat begini, tandanya kamu butuh untuk slow down sejenak, nih!
Ketika sedang butuh merasakan hidup yang lambat, kunjungi tempat-tempat yang bisa memberikan ketenangan, seperti rumah ibadah, galeri seni, atau main di alam. Tidak ada tuntutan untuk buru-buru, hanya ada waktu untuk menikmati momen saat itu. Dengan begini, kamu dapat perlahan mengatur kembali napas, sehingga membuat hati dan pikiran lebih lapang.
3. Berusaha untuk tidak menggunakan gawai tertentu sesampainya di rumah

Salah satu penyebab hidup menjadi serba cepat adalah karena gawai saat ini sudah semakin canggih. Di satu sisi, hal ini tentu dapat memudahkan berbagai urusan, terutama soal pekerjaan. Sayangnya, di sisi lain, gawai memungkinkan terjadinya penyebaran informasi yang terlalu cepat, bahkan tanpa sempat disaring kebenarannya terlebih dahulu, sehingga menimbulkan perasaan kewalahan.
Supaya kamu tidak lelah dengan semua itu, melambatlah sejenak dengan cara berusaha sebisa mungkin menghindari penggunaan gawai tertentu sesampainya di rumah. Menerapkan batasan yang tegas seperti ini dapat melindungimu dari dunia yang menuntut untuk terus terburu-buru. Hasilnya, kamu punya kesempatan untuk slow down, sehingga kembali merasakan nikmatnya hidup yang sesungguhnya.
Kehidupan yang serba buru-buru memang tidak bisa dihindari, apa lagi bila tinggal di kota besar yang menuntut untuk serba cekatan. Kendati begitu, menciptakan kesempatan untuk melambat atau slow down sejenak juga tidak kalah penting demi mengatur kembali ritme hidup yang terlalu cepat. Dengan begini, kamu bisa tetap merasakan ketenangan yang mendamaikan jiwa, bukan begitu?


















