“Hujan, kelembapan, dan sinar matahari dapat merusak material seperti kain, kayu, dan logam yang tidak dirancang untuk terpapar kondisi luar ruangan,” ujar Beena Shaikh, pakar furnitur rumah, dikutip dari Homes & Gardens.
Benda yang Sebaiknya Gak Ditaruh di Teras Rumah, Bisa Picu Masalah

Teras rumah gak cuma jadi area untuk menyambut tamu, tetapi juga bisa dimanfaatkan sebagai tempat bersantai dan mempercantik tampilan rumah. Namun, gak semua benda cocok diletakkan di sana karena paparan hujan, panas, kelembapan, dan angin bisa membuat barang cepat rusak atau justru menimbulkan risiko.
Karena itu, pilih perabot dan dekorasi yang sesuai dengan kondisi luar ruangan serta tetap sisakan ruang gerak agar teras gak terasa penuh. Berikut beberapa benda yang sebaiknya gak ditaruh di teras rumah.
1. Furnitur untuk dalam ruangan

ilustrasi kursi rotan (pexels.com/yana) Sofa, kursi, atau meja ruang tamu memang bisa dipindahkan ke teras agar lebih nyaman, tetapi furnitur dalam ruangan umumnya gak dirancang untuk menghadapi hujan, kelembapan, sinar matahari, dan perubahan suhu. Akibatnya, kain bisa memudar dan berjamur, kayu berubah bentuk, sementara logam berpotensi berkarat setelah terus terpapar cuaca.
Sebagai gantinya, pilih furnitur khusus outdoor dengan material tahan cuaca dan bantalan yang sarungnya bisa dilepas agar mudah dibersihkan atau disimpan saat hujan. Dengan begitu, teras tetap nyaman tanpa mengorbankan furnitur yang sebenarnya lebih cocok digunakan di dalam rumah.
2. Karpet yang gak dirancang untuk outdoor

ilustrasi karpet (unsplash.com/sinasaadatmand) Karpet bisa membuat teras terasa lebih hangat sekaligus mempercantik tampilan, tetapi karpet yang gak dirancang untuk outdoor dapat menjadi licin saat terkena air, mudah bergeser, serta rentan ditumbuhi jamur dan lumut. Kondisi ini gak cuma bikin teras terlihat berantakan, tetapi juga meningkatkan risiko tersandung atau terpeleset.
Jika ingin menggunakan karpet, pilih jenis outdoor yang tahan cuaca dan antiselip, terutama yang berbahan sintetis karena lebih mampu menghadapi kelembapan. Pastikan karpet terpasang dengan baik agar gak mudah menggulung, menggumpal, atau bergeser saat terkena angin.
“Karpet bisa menambah kehangatan dan gaya pada teras, tetapi jika gak dirancang untuk penggunaan outdoor atau diamankan dengan baik, benda ini bisa dengan cepat menjadi bahaya keselamatan,” ujar Kate Anne Gross, desainer dari Kate Anne Designs, dikutip dari Homes & Gardens.
3. Furnitur berlapis kain yang terlalu banyak

ilustrasi menutup sofa dengan kain (pexels.com/bluebird) Furnitur berlapis kain memang bisa membuat teras terasa lebih mewah dan nyaman, tetapi material ini lebih sulit dirawat jika terus terpapar kelembapan dan perubahan cuaca. Apalagi, kain yang gak dirancang untuk outdoor lebih rentan berjamur sehingga furnitur cepat terlihat kusam dan gak terawat.
Kamu tetap bisa menggunakan kursi atau sofa dengan bantalan, asalkan memilih jenis outdoor yang bantalan dan sarungnya bisa dilepas serta kainnya tahan cuaca dan gak mudah pudar. Dengan begitu, teras tetap cozy tanpa membuatmu repot merawat furnitur setiap kali hujan turun.
“Tampilannya memang sangat cantik, tetapi jangan berharap bisa bertahan lebih dari beberapa tahun,” ujar Grey Joyner, desainer interior asal North Carolina, dikutip dari Southern Living.
4. Lampu yang khusus untuk dalam ruangan

ilustrasi teras rumah estetik (pexels.com/chrisf) Pencahayaan bisa membuat teras terasa lebih hangat dan nyaman, terutama pada malam hari. Namun, lampu atau bohlam yang gak dirancang untuk outdoor rentan rusak akibat hujan dan kelembapan, bahkan bisa menyebabkan korsleting, korosi, hingga kebakaran.
Karena itu, pilih lampu yang memang dirancang untuk area luar ruangan. Lampu tanpa kabel juga bisa menjadi pilihan karena mudah disimpan di dalam rumah dan dibawa keluar saat dibutuhkan.
5. Perangkat elektronik yang gak tahan cuaca

ilustrasi teras rumah di sore hari (pexels.com/ahmetcotur) Speaker portabel, charger, terminal listrik, dan perangkat elektronik lainnya memang praktis diletakkan di teras, tetapi paparan air, kelembapan, panas, dan sinar matahari bisa membuatnya cepat rusak. Lebih dari itu, air dan listrik merupakan kombinasi berbahaya, terutama saat perangkat atau kabel terkena hujan.
Sebaiknya simpan perangkat elektronik di dalam rumah saat gak digunakan. Jika membutuhkan listrik di teras, gunakan perangkat dan stopkontak yang memang dirancang untuk outdoor serta hindari membiarkan kabel atau charger berserakan di lantai.
6. Terlalu banyak barang dan dekorasi

ilustrasi teras rumah estetik (pexels.com/tarynelliott) Teras yang dipenuhi kursi, meja, pot, dekorasi, dan barang penyimpanan justru bisa terasa sempit dan berantakan. Selain mengganggu pergerakan, barang yang memenuhi jalur juga meningkatkan risiko tersandung, terutama saat lantai basah atau licin.
Pilih benda yang benar-benar fungsional atau memperkuat tampilan teras, lalu sisakan ruang yang cukup untuk berjalan. Dengan menerapkan prinsip less is more, teras tetap menarik tanpa terasa seperti ruang penyimpanan.
7. Makanan hewan dan benda yang bisa mengundang hama

ilustrasi teras rumah estetik (pexels.com/chrisf) Teras mungkin terasa praktis untuk menyimpan makanan hewan, biji-bijian burung, atau barang tertentu, tetapi makanan yang dibiarkan terbuka justru bisa mengundang hama. Kayu tanpa pelindung dan beberapa material kain juga berpotensi menarik rayap, semut, serta hewan pengerat hingga menyebabkan investasi di sekitar rumah.
Jika perlu menyimpan barang di teras, gunakan wadah tertutup rapat seperti kotak plastik atau wadah berbahan logam yang sulit dimasuki hama. Sementara itu, makanan hewan dan biji-bijian sebaiknya disimpan di tempat yang lebih terlindung agar gak mengundang hewan liar.
“Menyimpan makanan hewan, biji-bijian burung, atau makanan lainnya di teras juga sebaiknya dihindari karena dapat mengundang hewan-hewan yang gak diinginkan,” ujar Kate Anne Gross.
Teras yang nyaman gak harus dipenuhi banyak furnitur dan dekorasi, yang penting setiap barang sesuai untuk penggunaan outdoor dan gak mengganggu ruang gerak. Jadi, sebelum menaruh sesuatu di teras, pastikan materialnya tahan terhadap panas, hujan, kelembapan, dan kondisi luar ruangan lainnya.













![[QUIZ] Kami Tahu Seperti Apa Kepribadianmu Menjalani Hidup ala Upin & Ipin](https://image.idntimes.com/post/20250530/img-20250530-205601-a4e4cddefdae713cd1a3efe97f21f1d1-1f47e3fbd4fca7464754105ddc986501.jpg)

![[QUIZ] Apakah Kamu Tipe Pekerja yang Suka Bergosip? Cek di Sini!](https://image.idntimes.com/post/20250527/21689-3159a2704e4b6062c72c7e3be406df32-5506ff2f939a6b73f6c905da5a385126.jpg)




![[QUIZ] Apakah Kamu Punya Kepribadian Tertutup atau Ekspresif? Cari Tahu!](https://image.idntimes.com/post/20230307/idn6-c65153dacb7a2393c396de78f7d53fe2-bf02ad9e8fdbd4221fe7b97597933bf8.jpg)

