Meneruskan buku bekas nyatanya lebih baik dibanding didaur ulang. Alasannya bukan hanya karena penghematan terhadap bahan baku barang baru, menguatkan akses literasi, menekan timbunan limbah, dan menekan laju produksi buku, tetapi juga karena paper recycling limits.
Pernah mendengar konsep ini? Singkatnya, paper recycling limits adalah batas maksimal berapa kali kertas atau olahan serat kayu bisa didaur ulang sebelum akhirnya gak bisa digunakan lagi.
Mungkin, banyak dari kita menganggap bahwa kertas itu selalu dapat di-recycle: dilebur, kemudian dicetak ulang menjadi kertas baru, begitu seterusnya tanpa akhir. Padahal, realitanya gak demikian. Nah, supaya kamu lebih paham tentang paper recycling limits, berikut penjelasan lengkapnya!
