- Tanaman sayur (daun) - Bisa memakai 40(sekam bakar): 30(cocopeat): 20(kompos): 10(tanah).
- Tanaman sayur (buah) - 30(sekam bakar): 30(cocopeat): 30(kompos): 10(tanah).
- Tanaman buah berkayu - 40(tanah): 25(kompos): 25(sekam mentah): 10(cocopeat).
- Tanaman bunga - 35(sekam bakar): 30(cocopeat): 25(kompos): 10(tanah).
Cara Bikin Media Tanam dari Bahan Rumahan untuk Tanaman Hias dan Sayuran

Media tanam yang baik menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam berkebun, baik untuk tanaman hias maupun sayuran. Banyak orang mengira bahwa media tanam berkualitas harus dibeli dengan harga mahal, padahal kamu bisa membuatnya sendiri dari bahan-bahan sederhana yang mudah ditemukan di rumah atau lingkungan sekitar.
Dengan memadukan tanah, sekam, dan kompos dalam perbandingan yang tepat, kamu dapat menghasilkan media tanam yang subur, gembur, dan mampu mendukung pertumbuhan akar dengan baik. Selain lebih hemat, cara ini juga membantu memanfaatkan bahan organik yang tersedia sehingga lebih ramah lingkungan.
1. Kenali fungsi setiap bahan dalam media tanam

Tanah menjadi komponen utama karena berfungsi sebagai penyangga akar dan sumber mineral alami bagi tanaman. Pilih tanah yang gembur dan bebas dari sampah atau batu agar akar dapat berkembang dengan optimal.
Mengutip Journal STKIPMB, sekam padi, baik sekam mentah maupun sekam bakar, berfungsi meningkatkan porositas media tanam. Kehadirannya membantu memperbaiki sirkulasi udara di sekitar akar sekaligus menjaga media tidak terlalu padat ketika disiram.
Kompos melengkapi campuran dengan menyediakan unsur hara organik yang dibutuhkan tanaman. Bahan ini berasal dari pelapukan sisa daun, sampah dapur organik, atau kotoran hewan yang telah matang sehingga mampu meningkatkan kesuburan media secara alami.
2. Campuran ideal untuk tanaman hias dan sayuran

Salah satu komposisi yang banyak digunakan adalah perbandingan 1:1:1, yaitu satu bagian tanah, satu bagian sekam, dan satu bagian kompos. Campuran ini menghasilkan media yang cukup gembur sekaligus mampu menyimpan kelembapan dengan baik.
Tapi kamu juga bisa menggunakan perbandingan lain. Mengutip akun Instagram @tanduriofficial, yang kerap berbagi tips berkebun, untuk setiap jenis tanaman bisa disesuaikan.
3. Langkah-langkah membuat media tanam sendiri

Pertama, ayak tanah jika diperlukan untuk memisahkan batu, akar, atau benda asing lainnya. Tanah yang halus akan lebih mudah dicampur dan memberikan ruang tumbuh yang lebih baik bagi akar tanaman.
Selanjutnya, campurkan tanah, cocopeat, sekam, dan kompos dalam wadah besar seperti ember atau terpal sesuai kebutuhan atau jenis tanamanmu. Aduk hingga seluruh bahan tercampur merata sehingga setiap bagian media memiliki tekstur dan kandungan yang seragam.
Jika media terasa terlalu kering, tambahkan sedikit air hingga lembap, tetapi jangan sampai becek. Setelah itu, diamkan selama beberapa jam atau semalaman sebelum digunakan agar campuran menjadi lebih stabil.
4. Tips agar media tanam tetap subur

Media tanam tidak dapat menyediakan nutrisi tanpa batas. Oleh karena itu, tambahkan kompos atau pupuk organik secara berkala untuk menggantikan unsur hara yang telah diserap tanaman selama pertumbuhan.
Perhatikan juga kondisi fisik media. Jika terlihat terlalu padat setelah beberapa bulan penggunaan, tambahkan sekam atau bahan berpori lainnya agar sirkulasi udara kembali baik dan akar tetap sehat.
Saat mengganti tanaman atau melakukan repotting, periksa apakah media masih layak digunakan. Bila sudah dipenuhi akar tua, gulma, atau menunjukkan tanda-tanda jamur dan bau tidak sedap, sebaiknya ganti dengan campuran baru agar tanaman tetap tumbuh optimal.
5. Kesalahan yang perlu dihindari

Menggunakan kompos yang belum matang merupakan salah satu kesalahan yang cukup sering terjadi. Kompos yang belum terurai sempurna dapat menghasilkan panas atau membawa mikroorganisme yang kurang baik bagi akar muda.
Kesalahan lain adalah memakai tanah liat yang terlalu padat tanpa bahan tambahan. Kondisi ini membuat air sulit mengalir dan mengurangi pasokan oksigen ke akar sehingga pertumbuhan tanaman menjadi kurang maksimal.
Selain itu, hindari mencampur bahan secara asal tanpa memperhatikan teksturnya. Media tanam yang terlalu banyak menyimpan air atau justru terlalu cepat kering dapat memengaruhi kesehatan tanaman, baik tanaman hias maupun sayuran.
Membuat media tanam murah dari bahan rumahan merupakan langkah sederhana yang dapat memberikan manfaat besar bagi pertumbuhan tanaman. Dengan memanfaatkan campuran tanah, sekam, dan kompos, kamu bisa memperoleh media yang seimbang, subur, dan cocok digunakan untuk berbagai jenis tanaman.


















