“Bantal sofa sering kali berubah menjadi kebisingan visual, terutama ketika semuanya memiliki ukuran yang sama atau motif yang terlalu ramai. Bantal seharusnya menambahkan tekstur dan kedalaman, bukan membuat sofa terasa sesak. Dua atau tiga bantal dengan proporsi dan bahan yang beragam sudah lebih dari cukup,” ujar Lauren Saab, desainer interior dan pendiri Saab Studios, dikutip dari The Spruce.
7 Dekorasi Rumah yang Cuma Bikin Clutter, Gak Perlu Dibeli!

- Terlalu banyak dekorasi kecil dan aksesori tren dapat menciptakan kebisingan visual, membuat ruangan terasa penuh, serta mengurangi fungsi area rumah.
- Bantal sofa, bingkai foto kecil, pernak-pernik meja kopi, stoples berlabel, dan dekorasi slogan sebaiknya dibatasi agar tampilan tetap rapi dan fokus.
- Gunakan satu-dua selimut yang serasi serta beberapa tanaman berukuran lebih besar; pilih dekorasi yang berguna, berkarakter, dan ditata dengan ruang cukup.
Rumah yang nyaman gak harus dipenuhi berbagai dekorasi lucu yang sedang tren. Terlalu banyak benda kecil atau aksesori yang kurang perlu justru bisa membuat ruangan terasa penuh dan berantakan secara visual. Karena itu, penting untuk lebih selektif sebelum membeli dekorasi baru.
Daripada memenuhi rumah dengan barang yang akhirnya cuma menumpuk, pilih dekorasi yang benar-benar punya fungsi atau karakter. Beberapa benda berikut bahkan bisa bikin ruangan terlihat kurang rapi jika digunakan terlalu banyak atau gak ditata dengan tepat. Sebelum checkout, coba pertimbangkan lagi apakah dekorasi tersebut memang dibutuhkan.
1. Bantal sofa dengan motif berlebihan

ilustrasi bantal sofa (pexels.com/jonathanborba) Bantal sofa memang bisa membuat ruang keluarga terasa lebih nyaman dan menarik. Namun, terlalu banyak bantal dengan ukuran atau motif yang berbeda justru dapat membuat sofa terlihat sesak. Apalagi, jika semua bantal punya pola yang ramai dan saling bertabrakan.
Cukup pilih dua atau tiga bantal dengan ukuran, bahan, atau tekstur yang berbeda agar tampilannya tetap berdimensi. Pilihan yang lebih sedikit juga membuat sofa terlihat lebih rapi tanpa kehilangan kesan cozy. Jadi, gak perlu memenuhi sofa dengan bantal hanya demi membuatnya terlihat dekoratif.
2. Bingkai foto kecil yang terlalu banyak

ilustrasi ruang tamu (pexels.com/pixabay) Memajang foto atau karya seni bisa membuat rumah terasa lebih personal. Namun, terlalu banyak bingkai kecil yang tersebar di dinding justru dapat menciptakan kesan ramai dan membuat fokus visual menjadi gak jelas. Alih-alih terlihat seperti galeri, dinding malah bisa tampak penuh.
Coba pilih beberapa bingkai berukuran lebih besar dengan tampilan yang serasi. Kalau ingin membuat gallery wall, susun dengan komposisi yang rapi dan sisakan ruang di antaranya. Dengan begitu, koleksi foto tetap terlihat menarik tanpa membuat dinding terasa sesak.
“Sekumpulan bingkai kecil yang tersebar dapat menciptakan kebisingan visual alih-alih menyampaikan sebuah cerita. Memilih lebih sedikit bingkai berukuran besar dengan area mat yang luas atau memusatkan perhatian pada satu gallery wall yang ditata dengan baik akan membantu menciptakan tampilan yang menyatu dan berdampak,” ujar Rebekah Murphy, desainer interior dan co-founder Murphy & Moore Design, dikutip dari The Spruce.
3. Pernak-pernik di meja kopi

ilustrasi bubuk kopi (pexels.com/readymade) Meja kopi sering dijadikan tempat untuk memajang buku, lilin, nampan, vas, hingga berbagai aksesori kecil. Kalau semuanya diletakkan sekaligus, permukaan meja bisa terlihat penuh dan malah menyulitkan kamu saat ingin menggunakannya. Ruang yang seharusnya fungsional pun akhirnya berubah menjadi area pajangan.
Pilih satu benda yang punya karakter kuat sebagai focal point di meja. Kamu juga bisa menumpuk beberapa buku favorit lalu menambahkan satu objek dekoratif di atasnya. Sisakan sebagian besar permukaan meja agar tampilannya tetap lega dan nyaman digunakan.
“Ketika setiap bagian meja kopi dipenuhi buku, lilin, dan nampan, permukaannya mulai terasa lebih seperti daftar barang yang harus ada daripada sebuah elemen desain. Satu benda khas yang memiliki karakter, seperti benda temuan, objek pahatan, atau sesuatu yang memiliki cerita, bisa memberikan dampak lebih besar daripada selusin aksesori yang ditata hanya demi dekorasi,” ujar Lauren Saab.
4. Stoples berlabel yang terlalu banyak

ilustrasi stoples berlabel (pexels.com/sarah-chai) Stoples bertuliskan “Coffee”, “Sugar”, atau “Tea” mungkin terlihat menarik saat baru ditata di dapur. Namun jika kamu membeli banyak stoples berlabel hanya untuk dekorasi, meja dapur bisa terlihat semakin penuh. Apalagi kalau wadah tersebut sebenarnya gak dibutuhkan untuk menyimpan bahan makanan.
Kalau memang membutuhkan wadah penyimpanan, pilih model yang simpel dan tanpa label. Tampilan ini tetap rapi sekaligus membuat fungsi utama meja dapur gak terganggu. Jadi, gak perlu membeli satu set stoples hanya karena tampilannya terlihat estetik.
“Awalnya selalu terlihat sederhana, dimulai dari satu stoples bertuliskan ‘Kopi’, lalu tiba-tiba kamu mulai mencari pasangan yang bertuliskan ‘Gula’, ‘Tepung’, dan ‘Teh’. Sebelum menyadarinya, meja dapurmu sudah berubah menjadi kumpulan dekorasi murah alih-alih ruang kerja yang fungsional,” ujar Ayten Nadeau, pendiri i-TEN Designs, dikutip dari The Spruce.
5. Dekorasi bertuliskan slogan

ilustrasi wall art (unsplash.com/garand) Papan kayu, vas, piring, atau aksesori dengan tulisan lucu memang mudah menarik perhatian saat berbelanja. Namun, terlalu banyak dekorasi dengan slogan atau kata-kata tertentu bisa membuat ruangan terasa ramai. Terlebih, jika setiap sudut rumah memiliki pesan yang berbeda-beda.
Kalau ingin menggunakan dekorasi bertuliskan kata-kata, pilih satu benda yang memang punya arti personal. Hindari memenuhi ruangan dengan aksesori yang hanya mengandalkan tulisan sebagai daya tarik. Dekorasi yang lebih sederhana justru bisa membuat tampilan rumah terasa lebih timeless.
“Papan dekorasi atau bendera berbahan kain dengan tulisan atau pernyataan yang mencerminkan kepribadianmu bisa menjadi tambahan yang bagus untuk rumah. Namun, papan dari kayu bekas yang sering kamu temukan di toko suvenir atau bagian diskon pada akhirnya justru terasa norak,” ujar Mary Kathryn Wells, pendiri Mary Kathryn Wells Interior Design, dikutip dari The Spruce.
6. Selimut sofa yang menumpuk

ilustrasi selimut (pexels.com/isabellequinn) Selimut atau throw blanket bisa menjadi pelengkap yang membuat sofa terlihat lebih cozy. Namun, terlalu banyak selimut dengan warna, motif, dan bahan berbeda justru membuat sofa terlihat penuh. Kalau jumlahnya sudah terlalu banyak, benda tersebut bisa lebih terlihat seperti tumpukan barang daripada dekorasi.
Cukup tampilkan satu atau dua selimut yang paling cocok dengan ruangan. Sisanya bisa disimpan di tempat tertutup agar sofa tetap terlihat rapi. Pilihan yang lebih sedikit juga membuat tekstur selimut lebih menonjol tanpa bersaing dengan dekorasi lainnya.
7. Pot tanaman kecil yang terlalu banyak

ilustrasi berbagai jenis tanaman dalam pot (pexels.com/kim-nguyen) Tanaman memang bisa membuat rumah terasa lebih segar dan hidup. Namun, terlalu banyak pot kecil yang tersebar di meja, rak, atau sudut ruangan justru dapat menciptakan kekacauan visual. Apalagi, jika setiap pot punya bentuk dan ukuran berbeda tanpa penataan yang jelas.
Daripada membeli banyak tanaman kecil, pilih beberapa tanaman yang benar-benar bisa memperkuat tampilan ruangan. Tanaman berukuran lebih besar juga bisa menjadi focal point sehingga kamu gak membutuhkan banyak dekorasi tambahan. Pastikan tetap ada jarak antartanaman supaya ruangan terasa lebih lega dan natural.
“Tanaman memang memberikan kehidupan, tetapi terlalu banyak tanaman kecil yang tersebar di mana-mana dapat membuat ruangan terasa kacau. Sebagai gantinya, fokuslah pada beberapa tanaman yang ditempatkan dengan baik untuk memperkuat estetika ruangan dan menciptakan suasana alami yang mengalir,” ujar Tehilla Bennett, pendiri sekaligus principal designer Teela Bennett Design, dikutip dari The Spruce.
Pada akhirnya, rumah yang nyaman gak harus dipenuhi banyak dekorasi yang sedang tren. Pilih barang yang benar-benar kamu suka, berguna, dan punya karakter supaya ruangan tetap rapi tanpa terasa membosankan.



![[QUIZ] Dari Kuis Upin & Ipin, Apa yang Diam-diam Paling Kamu Takutkan?](https://image.idntimes.com/post/20250530/020467400-1609062500-whatsapp-image-2020-12-27-at-101456-am-87f35002d1686dda73e55d82638c9f56-7c43264ad74d3a4f7b7c773d3f75ec85.jpeg)





![[QUIZ] Dari Cara Kamu Berpikir, Ternyata Ini Sumber Overthinking-mu](https://image.idntimes.com/post/20250518/pexels-prolificpeople-30669342-2e200d7631513956cc911c6b0712fbd7.jpg)


![[QUIZ] Seberapa Jauh Pikiran Buruk Mengendalikan Dirimu?](https://image.idntimes.com/post/20221228/pexels-andrea-piacquadio-3784302-b8bac0077b69de900bb7fa0a9fedbf01-83710fb81ab9a72d8777bb2d6a8c4ee4.jpg)









