Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
DIY Gantungan Tanaman dari Tali, Percantik Sudut Rumah!
Ilustrasi gantungan tanaman (generated image by ChatGPT/Robertus Ari)

Ingin punya tanaman hias di rumah tetapi mulai kehabisan tempat? Gantungan tanaman dari tali bisa menjadi solusi sederhana untuk memanfaatkan area vertikal sekaligus membuat ruangan terasa lebih hijau. Tidak perlu membeli macrame holder yang mahal, karena kamu bisa membuatnya sendiri dengan tali, pot kecil, dan beberapa simpul dasar.

Selain praktis, DIY gantungan tanaman juga bisa disesuaikan dengan gaya ruangan. Terpenting, konstruksinya harus cukup kuat untuk menahan pot, media tanam, dan air setelah tanaman disiram.

1. Siapkan bahan dan pilih tali yang tepat

Ilustrasi tanaman gantung di balkon (generated image by ChatGPT/Robertus Ari)

Bahan untuk membuat gantungan tanaman sebenarnya cukup sederhana. Kamu membutuhkan tali yang kuat, gunting, meteran atau penggaris, serta pot tanaman berukuran kecil hingga sedang. Jika ingin menggantungnya dari plafon atau kait dinding, siapkan juga pengait yang mampu menahan beban sesuai berat pot.

Untuk talinya, pilih bahan yang tidak mudah berbulu atau putus ketika terkena kelembapan. Tali katun, tali nilon, atau tali polyester dapat menjadi pilihan, tetapi pastikan ketebalannya sesuai dengan berat tanaman. Sebaiknya jangan hanya mempertimbangkan berat pot saat kosong karena setelah diisi tanah dan air, bobotnya akan bertambah.

 

2. Potong tali dengan ukuran yang sama

Ilustrasi tanaman artificial (unsplash.com/Photo by Christina Radevich)

Setelah bahan siap, potong beberapa utas tali dengan panjang yang sama. Untuk pot kecil, kamu bisa memulai dengan empat utas tali yang masing-masing panjangnya sekitar 1,5–2 meter. Jika ingin membuat gantungan yang lebih panjang atau memiliki banyak simpul dekoratif, tambahkan panjang tali sesuai kebutuhan.

Satukan seluruh tali pada salah satu ujungnya, kemudian buat simpul besar sebagai titik utama gantungan. Pastikan simpul benar-benar rapat karena bagian ini akan menerima beban dari seluruh tali dan pot. Kamu juga dapat menggunakan ring kayu atau ring logam sebagai titik penghubung agar hasilnya terlihat lebih rapi.

Setelah simpul bagian atas selesai, pisahkan tali menjadi beberapa kelompok. Setiap kelompok nantinya akan menjadi penyangga sisi pot. Prinsipnya mirip dengan hanging basket, yang memang dirancang untuk membawa tanaman pada posisi menggantung.

3. Buat simpul sederhana untuk menyangga pot

Ilustrasi gantungan tanaman (generated image by ChatGPT/Robertus Ari)

Bagian ini menjadi inti dari DIY gantungan tanaman. Ambil dua tali yang berdekatan lalu buat simpul sederhana pada jarak yang sama dari simpul utama. Ulangi proses tersebut pada pasangan tali lainnya sehingga terbentuk beberapa titik penyangga di sekeliling pot.

Berikutnya, ambil satu tali dari kelompok pertama dan satu tali dari kelompok di sebelahnya. Ikat keduanya menjadi satu pada posisi sedikit lebih rendah. Lakukan hal yang sama sampai seluruh tali saling terhubung. Pola ini akan membentuk semacam jaring yang nantinya menahan bagian bawah pot.

Sebelum memasukkan tanaman, lakukan uji kekuatan terlebih dahulu. Masukkan pot kosong, lalu tambahkan benda dengan berat yang kira-kira sama dengan pot berisi tanah dan tanaman. Jika simpul tidak bergeser dan tali tetap berada pada posisinya, kamu bisa melanjutkan ke tahap berikutnya. Jangan lupa mengecek simpul secara berkala setelah gantungan digunakan.

4. Masukkan pot dan atur posisi tanaman

Ilustrasi tanaman mint (pexels.com/ROMAN ODINTSOV)

Setelah struktur tali selesai, masukkan pot secara perlahan ke bagian tengah gantungan. Pastikan dasar pot ditopang oleh beberapa bagian tali, bukan hanya satu simpul. Atur posisi pot sampai terlihat seimbang dan tidak miring ke salah satu sisi.

Untuk tanaman, pilih jenis yang memiliki karakter menjuntai agar efek gantungannya lebih menarik. Pothos, spider plant, philodendron tertentu, atau tanaman dengan batang menjalar dapat menjadi pilihan.

5. Gantung di tempat yang aman dan rawat secara rutin

Ilustrasi gantungan tanaman (generated image by ChatGPT/Robertus Ari)

Tahap terakhir adalah menentukan lokasi pemasangan. Gunakan kait yang kokoh dan pastikan bagian yang menjadi tumpuan mampu menahan berat keseluruhan. Hindari memasang gantungan tepat di atas perangkat elektronik, furnitur yang mudah rusak karena air, atau area yang sering dilewati jika struktur belum benar-benar teruji.

Perhatikan juga sistem drainase pot. Air setelah penyiraman harus bisa keluar sehingga akar tidak terus-menerus terendam. Setelah digantung, periksa kondisi tali, simpul, kait, dan pot secara rutin. Gantungan juga perlu disesuaikan jika tanaman semakin besar dan berat.

Membuat gantungan tanaman dari tali ternyata tidak harus rumit atau membutuhkan banyak peralatan. Dengan beberapa utas tali, simpul sederhana, dan pot yang sesuai, kamu sudah bisa membuat dekorasi tanaman yang fungsional sekaligus mempercantik ruangan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article