Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
DIY Lampu Tidur dari Toples Bekas, Kamar Jadi Estetik!
Ilustrasi DIY lampu tidur dari toples (generated image by ChatGPT/Robertus Ari)

Toples bekas tidak harus langsung dibuang setelah isinya habis. Dengan sedikit kreativitas, benda sederhana ini bisa diubah menjadi lampu tidur yang memberikan cahaya lembut sekaligus menjadi dekorasi kamar. Proyek DIY ini juga cukup mudah karena tidak membutuhkan banyak bahan.

Agar lebih aman, lampu tidur dari toples sebaiknya menggunakan lampu LED berdaya rendah, terutama jenis LED yang menggunakan baterai. Dengan pilihan lampu yang tepat, toples bekas bisa menjadi dekorasi estetik yang cocok untuk kamar tidur, meja kerja, maupun sudut baca.

1. Siapkan toples bekas dan bahan yang dibutuhkan

Ilustrasi lampu gantung dari toples kaca bekas (pexels.com/小和尚 温柔的)

Pilih toples kaca bekas yang masih dalam kondisi baik, tidak retak, pecah, atau memiliki bagian yang tajam. Ukuran toples bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Toples kecil cocok untuk lampu meja, sedangkan toples berukuran lebih besar dapat menghasilkan efek cahaya yang lebih dramatis.

Cuci toples hingga bersih dan keringkan seluruh permukaannya. Jangan lupa lepaskan label atau sisa lem yang masih menempel agar cahaya dari dalam dapat terlihat lebih maksimal. Jika menggunakan tutup toples, bersihkan bagian dalam dan luarnya sebelum digunakan.

Bahan utamanya cukup sederhana, yaitu toples bekas dan lampu LED string atau LED tealight bertenaga baterai. Kamu juga bisa menambahkan kertas kalkir, kain tipis, pita, tali rami, stiker, atau cat khusus kaca untuk mempercantik tampilannya.

2. Pilih lampu LED yang aman untuk lampu tidur

Ilustrasi candle holder dari toples kaca bekas (pexels.com/Anete Lusina)

Bagian paling penting dalam DIY ini adalah memilih sumber cahaya yang tepat. Untuk lampu tidur, gunakan LED string atau LED tealight berdaya rendah yang menghasilkan panas relatif kecil. Model bertenaga baterai juga lebih praktis karena tidak membutuhkan instalasi kabel listrik.

Hindari menggunakan lilin sungguhan di dalam toples, apalagi jika lampu tersebut akan diletakkan di kamar tidur. U.S. Fire Administration secara langsung tidak menyarankan dengan api menyala untuk pencahayaan, karena ini cukup berbahaya jika tidak tepat penggunaannya.

"Lilin merupakan bagian dari berbagai perayaan, namun nyala api terbuka membuatnya berbahaya jika lilin terjatuh atau diletakkan terlalu dekat dengan benda yang mudah terbakar. Berikan informasi kepada komunitas kamu mengenai bahaya penggunaan lilin yang tidak tepat dan ajak mereka untuk mempertimbangkan penggunaan lilin tanpa api yang bertenaga baterai," demikian laporan dari laman U.S. Fire Administration.

Jadi, untuk proyek DIY ini, LED tealight atau fairy light berbaterai merupakan pilihan yang lebih masuk akal daripada memasukkan api sungguhan ke dalam toples. Kamu pun bisa dengan mudah mendapatkannya di toko online.

3. Hias bagian dalam atau luar toples

ilustrasi toples kaca dengan lampu (unsplash.com/Andrew Bui)

Setelah bahan siap, tentukan konsep dekorasi yang ingin dibuat. Untuk tampilan minimalis, kamu bisa membiarkan kaca tetap transparan lalu memasukkan rangkaian fairy light ke dalamnya. Cahaya kecil yang tersebar di seluruh bagian toples akan memberikan efek seperti bintang.

Kalau ingin cahaya lebih lembut, kamu dapat menambahkan kertas tipis atau bahan diffuser yang aman di sekitar bagian dalam toples, tetapi jangan sampai menutupi atau menempel langsung pada sumber cahaya. Alternatif lainnya adalah menghias bagian luar menggunakan stiker, pita, tali rami, atau gambar sederhana.

Untuk gaya kamar Japandi atau minimalis, warna putih, krem, cokelat muda, dan transparan bisa menjadi pilihan. Sementara itu, warna pastel atau motif bintang dan bulan cocok untuk menciptakan suasana kamar yang lebih dreamy. Kamu juga bisa membuat beberapa toples dengan ukuran berbeda untuk dijadikan dekorasi satu set.

4. Masukkan fairy light dan rapikan kabel

Ilustrasi DIY lampu tidur dari toples (generated image by ChatGPT/Robertus Ari)

Jika menggunakan fairy light, masukkan rangkaian lampu secara perlahan ke dalam toples. Sebarkan kabel dan titik lampu agar tidak menumpuk di satu bagian. Tempatkan kotak baterai di luar toples atau pada bagian yang mudah dijangkau sehingga baterai dapat diganti tanpa harus membongkar dekorasi.

Kamu tidak perlu membuat lubang-atau sebaliknya-pada tutup jika menggunakan lampu LED bertenaga baterai dengan kotak baterai terpisah. Cara ini justru membuat proses DIY lebih sederhana dan mengurangi kebutuhan untuk memotong atau mengebor tutup toples. Pastikan kabel tidak terjepit terlalu kuat ketika tutup dipasang.

 

5. Letakkan di kamar dan ciptakan suasana estetik

Ilustrasi dekorasi kamar kos (generated image by ChatGPT/Robertus Ari)

Setelah semua selesai, letakkan lampu tidur di meja samping tempat tidur, meja kerja, rak buku, atau sudut kamar. Cahaya warm white biasanya cocok jika kamu ingin menciptakan suasana yang hangat dan tenang. Jangan menempatkan lampu di lokasi yang mudah tersenggol atau jatuh.

Kalau ingin kamar terlihat lebih estetik, kamu bisa membuat dua atau tiga lampu dari toples dengan ukuran berbeda. Susun bersama buku, tanaman kecil, foto, atau dekorasi lainnya. Kombinasi cahaya redup dan elemen dekorasi sederhana dapat membuat sudut kamar terasa lebih cozy tanpa harus melakukan renovasi besar.

Membuat lampu tidur dari toples bekas bisa menjadi proyek DIY sederhana untuk mengubah barang yang sudah tidak terpakai menjadi dekorasi kamar yang menarik. Kamu hanya membutuhkan toples bersih, lampu LED yang sesuai, dan sedikit kreativitas untuk menghasilkan tampilan yang personal.

Curated For You

Editorial Team

Related Article