Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

DIY Anak Kos: 5 Barang yang Bisa Kamu Bikin Sendiri daripada Beli Baru

DIY Anak Kos: 5 Barang yang Bisa Kamu Bikin Sendiri daripada Beli Baru
Ilustrasi tote bag dari kaus bekas (generated image by ChatGPT/Robertus Ari)
  • Anak kos dapat menekan pengeluaran dengan memanfaatkan barang bekas layak pakai untuk kebutuhan sederhana, alih-alih membeli perlengkapan baru satu per satu.
  • Stoples dan kardus bekas bisa diolah menjadi tempat alat tulis serta organizer kabel, membantu meja dan kamar kos tetap lebih rapi.
  • Kaleng, kaos lama, dan botol plastik dapat dijadikan pot, tas serbaguna, atau wadah penyimpanan, dengan perhatian pada drainase dan keamanan konstruksi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Hidup sebagai anak kos sering kali membuat kita harus pintar mengatur pengeluaran. Barang kecil seperti tempat alat tulis, organizer kabel, wadah penyimpanan, sampai dekorasi kamar memang terlihat murah jika dibeli satu per satu. Namun, kalau semuanya dibeli sekaligus, pengeluarannya bisa diam-diam menguras uang bulanan.

Padahal, tidak semua kebutuhan harus berakhir di keranjang belanja. Barang bekas yang masih layak pakai bisa diubah menjadi sesuatu yang lebih berguna dengan sedikit kreativitas.

  1. 1. Stoples bekas jadi tempat alat tulis

    ilustrasi DIY kaleng bekas (freepik.com/freepik)
    ilustrasi DIY kaleng bekas (freepik.com/freepik)

    Kalau kamu punya stoples bekas selai, kopi, saus, atau makanan lainnya, jangan buru-buru membuangnya. Setelah dicuci dan dikeringkan dengan baik, stoples tersebut bisa digunakan sebagai tempat pulpen, pensil, gunting, penggaris, atau alat tulis lainnya.

    Kamu juga bisa menghias bagian luarnya dengan kain bekas, kertas kado, atau tali rami supaya tampilannya lebih menarik. Ide ini sederhana, tetapi cukup berguna untuk kamar kos yang ruang mejanya terbatas. Daripada membeli tempat pensil baru, kamu bisa memanfaatkan wadah yang sudah tersedia.

  2. 2. Kardus bekas jadi organizer kabel

    Ilustrasi organizer kabel (generated image by ChatGPT/Robertus Ari)
    Ilustrasi organizer kabel (generated image by ChatGPT/Robertus Ari)

    Kabel charger yang berserakan di meja atau masuk ke dalam tas bisa bikin kamar terlihat berantakan. Kamu bisa memanfaatkan kardus bekas paket sebagai organizer sederhana. Potong kardus sesuai ukuran yang dibutuhkan, buat beberapa sekat atau lubang untuk kabel, lalu lapisi dengan kertas atau kain bekas agar lebih rapi.

    Supaya lebih praktis, kamu bisa membuat beberapa ruang kecil untuk charger HP, kabel laptop, earphone, power bank, dan kabel lainnya. Kalau tidak ingin menggunakan lem atau dekorasi tambahan, kardus polos pun sebenarnya sudah cukup selama konstruksinya kuat.

  3. 3. Kaleng bekas jadi pot tanaman mini

    ilustrasi vas bunga yang dibuat dari kaleng bekas (unsplash.com/Julietta Watson)
    ilustrasi vas bunga yang dibuat dari kaleng bekas (unsplash.com/Julietta Watson)

    Kaleng bekas biskuit, susu, atau makanan bisa diubah menjadi pot kecil untuk tanaman. Bersihkan kaleng terlebih dahulu, lalu buat lubang kecil di bagian bawah agar air tidak menggenang. Setelah itu, kamu bisa mengecat bagian luarnya atau membiarkannya dengan tampilan industrial yang sederhana.

    Pot seperti ini cocok untuk tanaman kecil yang tidak membutuhkan banyak ruang. Kamu bisa meletakkannya di dekat jendela, meja belajar, atau sudut kamar yang mendapat cukup cahaya. Selain membuat kamar terasa lebih hidup, memanfaatkan kaleng juga membuatmu tidak perlu membeli pot baru.

  4. 4. Kaos lama jadi tas belanja atau kantong serbaguna

    Ilustrasi tote bag dari kaus bekas (generated image by ChatGPT/Robertus Ari)
    Ilustrasi tote bag dari kaus bekas (generated image by ChatGPT/Robertus Ari)

    Punya kaos lama yang sudah jarang dipakai tetapi kondisinya masih cukup baik? Daripada memenuhi lemari, kamu bisa mengubahnya menjadi tas kain sederhana. Bagian lengan dapat dipotong, kemudian bagian bawah kaos dijahit atau diikat sehingga membentuk ruang penyimpanan.

    Tas tersebut dapat digunakan untuk membawa belanjaan ringan, pakaian, buku, atau barang-barang kecil ketika pergi dari kos. Kalau kamu tidak memiliki mesin jahit, versi tanpa jahitan juga bisa dibuat dengan teknik mengikat bagian bawah kain. Hasilnya mungkin tidak sempurna seperti tote bag dari toko, tetapi justru di situlah bagian menarik dari DIY.

  5. 5. Botol plastik jadi tempat penyimpanan atau pot gantung

    Self-watering pot (generated image by ChatGPT/Robertus Ari)
    Self-watering pot (generated image by ChatGPT/Robertus Ari)

    Botol plastik bekas juga bisa mendapatkan kehidupan kedua sebagai tempat penyimpanan. Kamu dapat memotong bagian atasnya, menghaluskan bagian tepinya, kemudian menggunakannya untuk menyimpan benda kecil seperti klip, karet rambut, kabel pendek, atau perlengkapan DIY.

    Botol yang lebih besar juga dapat dimanfaatkan sebagai pot untuk tanaman tertentu. Kalau ingin membuatnya lebih menarik, kamu bisa menggunakan tali untuk menggantung botol yang sudah dimodifikasi sebagai pot kecil.

    Namun, pastikan konstruksinya kuat dan tidak mudah jatuh, terutama jika digantung di tempat yang bisa membahayakan orang lain. Untuk penggunaan sebagai pot, lubang drainase juga perlu dibuat agar air tidak menggenang.

     

    DIY untuk anak kos bukan berarti semua barang harus dibuat sendiri atau setiap barang bekas wajib diubah menjadi kerajinan. Tujuannya lebih sederhana: belajar melihat fungsi lain dari barang yang sudah kamu punya sebelum memutuskan membeli sesuatu yang baru.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More