"Lampu gantung atau lampu tanam dapat menciptakan focal point. Jika lampu tersebut menciptakan sedikit permainan bayangan di dinding, itu akan lebih baik lagi, karena menambah suasana daripada menekankan kesan sempit," kata Leisha Norman, desainer interior dan pendiri LNDesigns, mengutip dari laman The Spruce.
5 Hal yang Perlu Dihindari agar Hallway Lebih Terbuka di Rumah

Lorong (hallway) di rumah bisa menjadi area yang sulit untuk didesain, mengingat ukurannya yang kecil. Namun, bukanlah dengan tidak mendekorasinya sama sekali.
Kita menghabiskan banyak waktu berjalan masuk, melalui, dan keluar dari hallway. Lebih tepatnya, mendesain area ini dengan baik adalah untuk melengkapi desain interior di rumah. Apalagi, kamu ingin punya hallway yang tidak terasa sesak, bukan? Kalau begitu, ketahui berbagai hal yang perlu dihindari agar hallway lebih terbuka alias anti sempit!
1. Pencahayaan yang hanya di atas kepala

Banyak hallway hanya dilengkapi dengan deretan lampu sorot lurus yang letaknya langit-langit atau di atas kepala. Seperti ruangan lain di rumah, pencahayaan sangat penting, maka, jangan hanya mengandalkan lampu gantung.
Masalahnya adalah lampu ini hanya mengarahkan pandangan langsung ke sepanjang koridor, sehingga membuatnya terlihat panjang dan sempit. Jadi, hadirkan beberapa variasi.
Kamu dapat layering pencahayaan dengan lampu dinding atau strip LED untuk menciptakan kedalaman. Di sisi lain, cermin atau permukaan reflektif juga dapat membantu memantulkan cahaya dan membuat ruangan terasa lebih luas.
2. Warna karpet yang gelap

Memfokuskan perhatian pada pencahayaan pada hallway mungkin menjadi prioritas utama tetapi jangan abaikan area lantai. Memasang karpet panjang yang bergaya sama pentingnya.
Tetapi, hindari karpet atau permadani berwarna gelap dapat membuat lorong tampak lebih pendek dan lebih sempit.
"Karpet berwarna terang dapat secara visual memperluas atau memperpanjang ruang dan menambah kehangatan di bawah kaki, membuat transisi antar ruangan terasa lebih terencana," kata Marie Cloud dari Indigo Pruitt Design Studio, mengutip laman Good Housekeeping.
3. Membiarkan dinding kosong dan berwarna putih

Meskipun dinding yang "penuh" akan membuat hallway sempit, dinding yang benar-benar kosong dapat memberikan efek yang sama buruknya.
"Ketika tidak ada pewarnaan dinding, lis, atau panel dinding, mata kita tidak memiliki natural stopping points. Kurangnya variasi ini membuat ruangan terasa lebih seperti terowongan," kata desainer interior Susie Novak, mengutip The Spruce.
Sebagai gantinya, tambahkan rak, gantungan, atau karya seni sedikit di atas ketinggian mata untuk membantu membuat ruangan tampak lebih luas.
Sementara itu, hindari juga menggunakan cat putih. Cat putih sering dianggap dapat membuat ruangan terasa lebih besar secara instan, tetapi itu hanya berlaku jika ada cahaya alami yang dipantulkan dari dinding.
Gunakan warna-warna hangat untuk menciptakan suasana nyaman di ruangan, atau bahkan berkreasi dengan area langit-langit sebagai alternatif. Misalnya memakai warna kontras, wallpaper, atau bahkan sedikit detail arsitektur dapat menarik perhatian ke atas dan mengubah nuansa lorong sepenuhnya.
4. Furnitur bernuansa gelap

Furniture bernuansa gelap adalah salah satu penyebab utama masalah di ruangan sempit. Ketika hallway sudah sempit, menempatkan lemari sepatu atau rak mantel yang berat berwarna hitam atau kayu gelap, hanya akan memakan ruang lantai dan mengurangi cahaya.
Sebaliknya, pilihlah furniture dengan desain sederhana yang memungkinkan mata bergerak leluasa di dalam ruangan. Kamu bisa menghadirkan sesuatu yang lebih ringan seperti sebuah meja dengan permukaan kaca, furnitur ramping dan memanjang, atau bahkan furnitur vertikal untuk memaksimalkan ruang.
5. Meja konsol terlalu besar

Hal yang perlu dihindari agar hallway lebih terbuka lainnya, hindari meja konsol yang ukurannya terlalu besar. Meskipun konsol besar tampak seperti solusi penyimpanan yang cepat, ini dapat membuat lorong terasa sempit dan membatasi pergerakan.
Sebagai gantinya, kamu dapat menggunakan rak gantung, yang menawarkan penyimpanan tanpa memakan ruang lantai yang berharga. Jangan lupa untuk mengukut ketinggiannya juga, misalnya untuk rak gantung, letakkanlah sejajar dengan mata.
Itulah beberapa hal yang perlu dihindari agar hallway lebih terbuka di rumah. Jadi, jangan abaikan desain lorong dalam rumah karena ini bagian yang juga membutuhkan perhatian secara fungsi maupun estetika. Semoga pengetahuanmu bertambah, ya!


















