Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Homes Reset, Rutinitas Kecil yang Membuat Rumah Terasa Lebih Nyaman
ilustrasi membersihkan rak buku (pexels.com/cottonbro)

Rumah yang nyaman gak harus dibersihkan secara besar-besaran setiap hari. Home reset adalah kebiasaan sederhana untuk mengembalikan rumah tetap rapi setelah digunakan, berbeda dari cleaning yang berfokus menghilangkan kotoran.

Konsep ini sejalan dengan micro-reset, yaitu rutinitas singkat dan konsisten untuk mencegah kekacauan menumpuk. Bahkan, meluangkan sekitar 10 menit setiap hari bisa membantu menjaga rumah tetap tertata tanpa terasa berat. Yuk, ketahui apa itu home reset dan bagaimana cara melakukannya!

1. Bedakan cleaning dan resetting agar tugas lebih ringan

ilustrasi pasangan sedang membersihkan rumah (pexels.com/annushka-ahuja)

Cleaning dan resetting memiliki tujuan yang berbeda meski sama-sama membantu menjaga rumah tetap nyaman. Cleaning berfokus pada debu, noda, kotoran, dan berbagai penumpukan, sedangkan resetting berarti mengembalikan barang ke tempatnya serta menata kembali ruangan setelah digunakan.

Memahami perbedaan ini bisa membuat pekerjaan rumah terasa lebih ringan karena gak semua kondisi membutuhkan pembersihan menyeluruh. Saat ruang keluarga hanya dipenuhi buku, remote, bantal, atau pakaian yang berserakan, kamu cukup melakukan reset tanpa harus langsung menyapu dan mengepel.

2. Kembalikan barang ke tempatnya setelah digunakan

ilustrasi membersihkan rak buku (pexels.com/cottonbro)

Salah satu prinsip utama resetting adalah memastikan setiap barang memiliki tempat yang jelas. Buku, pakaian, tas, remote, peralatan makan, hingga mainan sebaiknya dikembalikan ke tempatnya setelah digunakan agar gak menumpuk di area lain. Cara ini juga membuat proses merapikan lebih cepat karena kamu gak perlu menentukan lagi tempat penyimpanan setiap barang.

Kebiasaan ini bisa dimulai dari aktivitas yang paling sering dilakukan setiap hari. Setelah pulang, misalnya, gantung jaket, simpan sepatu, dan letakkan tas di tempatnya, lalu kembalikan buku atau remote setelah selesai digunakan. Jika dilakukan konsisten, aktivitas kecil ini akan terasa otomatis dan membantu rumah tetap rapi tanpa sesi beres-beres khusus.

3. Mulai reset dari area pintu masuk

ilustrasi membuka pintu (pexels.com/pixabay)

Area pintu masuk menjadi bagian pertama yang dilihat saat tiba di rumah sehingga dapat memengaruhi suasana keseluruhan ruang. Menurut Marie Diamond, ahli feng shui dan organisasi rumah, dikutip dari House Beautiful, area ini sering diabaikan, padahal sebaiknya tetap bersih, terang, dan bebas dari barang yang menghalangi jalan.

“Area ini menentukan suasana untuk seluruh rumahmu. Kamu ingin area ini seterang mungkin untuk menyambut semua energi positif!,” ujar Marie Diamond.

Karena itu, rutinitas reset bisa dimulai dengan mengembalikan sepatu, tas, jaket, dan barang bawaan ke tempatnya setiap kali masuk rumah. Manfaatkan juga ruang penyimpanan tertutup agar area tersebut tetap terlihat lapang dan gak terasa penuh. Kebiasaan sederhana ini membuat pintu masuk lebih rapi sekaligus memudahkan kamu menemukan barang saat hendak keluar.

4. Rapikan rumah setelah aktivitas selesai

ilustrasi menutup sofa dengan kain (pexels.com/bluebird)

Home reset gak harus menunggu malam atau akhir pekan, tetapi bisa dilakukan segera setelah aktivitas selesai. Misalnya, simpan belanjaan, lipat pakaian, atau kembalikan mainan setelah digunakan agar barang gak menumpuk dan rumah tetap rapi.

Kebiasaan ini bisa dilakukan setelah makan dengan menyimpan sisa makanan dan membereskan peralatan makan, lalu mengembalikan bantal atau buku di ruang keluarga. Dengan begitu, setiap aktivitas langsung diakhiri dengan reset sehingga rumah gak mudah berantakan.

6. Kurangi barang yang sudah gak digunakan

ilustrasi decluttering (pexels.com/olly)

Rutinitas reset akan lebih mudah jika barang di rumah gak berlebihan. Karena itu, lakukan decluttering secara berkala dan coba metode “Five Bag” dari Marie Diamond dengan memilah barang untuk disimpan, didonasikan, diperbaiki, dibuang, atau dikembalikan jika merupakan barang pinjaman.

“Ketika kamu mempertahankan barang-barang yang sudah gak lagi berguna, mulai dari pakaian yang hampir gak pernah dipakai, benda yang rusak, hingga surat cinta lama, tanpa sadar kamu mempertahankan masa lalu tetap hidup dan membatasi masa depan,” ujar Marie Diamond.

Gak perlu langsung membongkar seluruh rumah, cukup pilih satu ruangan dan tanyakan apakah barang tersebut masih akan digunakan dalam satu tahun ke depan. Semakin sedikit barang yang perlu ditata, semakin mudah rumah di-reset dan tetap rapi.

7. Kembalikan setiap ruangan ke fungsi semula

ilustrasi kamar minimalis (pexels.com/ibrahimdogan)

Reset bukan hanya soal merapikan ruangan, tetapi juga mengembalikan setiap area ke fungsi semula. Misalnya, meja makan kembali digunakan untuk makan dan perlengkapan kerja disimpan setelah selesai digunakan agar batas antara bekerja dan beristirahat tetap jelas.

“Penyatuan ‘energi tidur’ dengan ‘energi kerja’ dapat menyebabkan ketidakharmonisan energi,” ujar Marie Diamond.

Karena itu, biasakan menyimpan laptop, dokumen, dan perlengkapan kerja setelah selesai digunakan, terutama jika bekerja dari rumah. Cara sederhana ini membantu ruangan kembali terasa sesuai dengan fungsi dan suasana yang ingin kamu ciptakan.

8. Jadikan reset sebagai kebiasaan bersama

ilustrasi membersihkan karpet (pexels.com/ketutsubiyanto)

Menjaga rumah tetap rapi gak harus menjadi tugas satu orang. Setiap anggota keluarga bisa bertanggung jawab mengembalikan barang pribadi, merapikan tempat tidur, atau membereskan mainan setelah digunakan.

Kebiasaan ini juga bisa dikenalkan kepada anak dengan menjelaskan bahwa reset berarti mengembalikan barang ke tempatnya. Dengan pembagian tugas yang jelas, home reset menjadi rutinitas bersama yang lebih ringan dan mudah dilakukan.

Rumah yang terasa nyaman gak selalu lahir dari rutinitas bersih-bersih yang panjang, tetapi juga dari kebiasaan kecil untuk mengembalikan ruang ke kondisi semula. Jadi, coba mulai home reset beberapa menit setiap hari agar rumah tetap rapi, nyaman, dan lebih enak ditempati.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article