ilustrasi wanita membuka kulkas (pexels.com/lulizler)
Kulkas termasuk perangkat elektronik yang bekerja nonstop selama 24 jam setiap hari. Karena itu, cara penggunaannya sangat berpengaruh terhadap konsumsi listrik bulanan. Salah satu kebiasaan yang sering gak disadari adalah terlalu sering membuka pintu kulkas atau membiarkannya terbuka terlalu lama.
Saat pintu kulkas terbuka, udara dingin di dalam akan keluar sehingga mesin pendingin harus bekerja lebih keras untuk menjaga suhu tetap stabil. Semakin sering kondisi ini terjadi, semakin besar pula listrik yang digunakan. Supaya lebih hemat, usahakan mengambil kebutuhan sekaligus saat membuka kulkas.
“Kalau tidak ada ruang untuk udara bersirkulasi, kulkas memang tetap bekerja, tetapi harus bekerja jauh lebih keras,” jelas Ashley Iredale, pakar produk konsumen dan produser konten asal Australia, dikutip dari The Guardian.
Selain itu, perubahan suhu di dalam kulkas juga bisa memengaruhi efisiensi pendinginan makanan. Dikutip dari laman yang sama, peneliti dari RMIT University, Dr Bhavna Middha, mengatakan bahwa suhu di dalam kulkas sering kali tidak stabil tanpa disadari pengguna. Kondisi inilah yang membuat kulkas bekerja lebih berat dan konsumsi listrik menjadi lebih besar.