5 Rekomendasi Buku Parenting yang Cocok untuk Calon Orangtua

Menjadi orangtua bukanlah sesuatu yang bisa dipelajari dalam semalam. Selain mempersiapkan kebutuhan fisik dan finansial, calon orangtua juga perlu membekali diri dengan pengetahuan tentang tumbuh kembang anak, komunikasi, hingga cara membangun hubungan yang sehat dalam keluarga. Salah satu cara terbaik untuk memulainya adalah dengan membaca buku parenting yang ditulis oleh para ahli maupun praktisi berpengalaman.
Buku parenting tidak memberikan rumus pasti dalam mengasuh anak, tetapi dapat membantu orangtua memahami berbagai pendekatan pengasuhan berdasarkan hasil riset dan pengalaman nyata. Dengan bekal tersebut, calon ayah dan ibu dapat lebih percaya diri menghadapi berbagai tantangan saat buah hati hadir. Berikut lima rekomendasi buku parenting yang layak dibaca sebelum memasuki fase menjadi orangtua.
1. The Whole-Brain Child – Daniel J. Siegel & Tina Payne Bryson

Jika ingin memahami cara kerja otak anak sejak dini, The Whole-Brain Child adalah pilihan yang tepat. Buku ini menjelaskan bagaimana perkembangan otak memengaruhi emosi, perilaku, dan kemampuan anak dalam menghadapi berbagai situasi. Meski membahas ilmu saraf, penjelasannya disampaikan dengan bahasa yang sederhana sehingga mudah dipahami oleh pembaca awam.
Selain teori, buku ini juga menawarkan berbagai strategi praktis yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. orangtua akan belajar cara membantu anak mengelola emosi, menghadapi tantrum, serta membangun hubungan yang hangat tanpa harus menggunakan hukuman yang berlebihan.
2. How to Talk So Kids Will Listen & Listen So Kids Will Talk – Adele Faber & Elaine Mazlish

Komunikasi merupakan fondasi penting dalam hubungan antara orangtua dan anak. Buku karya Adele Faber dan Elaine Mazlish ini menjadi salah satu referensi parenting paling populer di dunia karena mengajarkan teknik komunikasi yang menghargai perasaan anak tanpa mengabaikan batasan yang perlu diterapkan.
Melalui berbagai contoh kasus, ilustrasi, dan dialog sederhana, pembaca diajak memahami bagaimana pilihan kata orangtua dapat memengaruhi kepercayaan diri dan perkembangan emosional anak. Buku ini sangat bermanfaat bagi calon orangtua yang ingin membangun pola komunikasi yang sehat sejak dini.
3. Positive Discipline – Jane Nelsen

Banyak orang masih menganggap disiplin identik dengan hukuman. Padahal, disiplin yang efektif justru bertujuan membantu anak belajar bertanggung jawab, bukan membuatnya takut. Itulah yang dijelaskan Jane Nelsen dalam Positive Discipline.
Buku ini mengajarkan bagaimana orangtua dapat menerapkan batasan yang tegas sekaligus penuh empati. Berbagai strategi yang dibahas membantu anak belajar menyelesaikan masalah, mengembangkan rasa tanggung jawab, dan menghormati orang lain tanpa mengandalkan ancaman atau hukuman fisik.
4. Parenting with Love and Logic – Charles Fay & Foster Cline

Buku ini menawarkan pendekatan yang membantu anak belajar dari konsekuensi alami atas pilihan yang mereka buat. Alih-alih selalu menyelesaikan masalah anak, orangtua diajak menjadi pendamping yang membimbing mereka mengambil keputusan secara mandiri sesuai usia dan tahap perkembangannya.
Pendekatan ini dapat membantu membangun rasa tanggung jawab, kemandirian, dan kemampuan memecahkan masalah sejak kecil. Bagi calon orangtua, buku ini memberikan perspektif bahwa mengasuh anak bukan berarti mengendalikan setiap langkah mereka, melainkan membimbing mereka tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri.
5. The Montessori Toddler – Simone Davies

Bagi calon orangtua yang tertarik dengan metode Montessori, buku karya Simone Davies ini merupakan salah satu bacaan terbaik. Buku ini menjelaskan prinsip-prinsip Montessori yang dapat diterapkan di rumah, mulai dari menciptakan lingkungan belajar yang mendukung hingga melibatkan anak dalam aktivitas sehari-hari.
Selain membahas cara mendukung perkembangan anak, buku ini juga mengajarkan pentingnya menghargai rasa ingin tahu, kemandirian, dan kemampuan anak untuk belajar melalui pengalaman. Pendekatan yang ditawarkan tidak hanya membantu anak berkembang, tetapi juga mempererat hubungan antara orangtua dan buah hati.
Tidak ada orangtua yang langsung mahir mengasuh anak. Setiap keluarga memiliki tantangan dan dinamika yang berbeda. Namun, membaca buku parenting dapat menjadi bekal berharga untuk memahami kebutuhan emosional, psikologis, dan perkembangan anak sejak dini.
Selain memperluas wawasan, buku parenting juga membantu calon orangtua menyusun pola asuh yang sesuai dengan nilai-nilai keluarga. Pengetahuan yang diperoleh dapat menjadi dasar dalam mengambil keputusan saat menghadapi berbagai situasi, mulai dari mengelola emosi anak hingga membangun komunikasi yang penuh empati.




![[QUIZ] Pilih Kata-kata Kak Ros, Ini Batas Toleransi Kamu dalam Hubungan](https://image.idntimes.com/post/20260605/1000015303_08eeceec-948c-41d5-b90f-1a0d319b372d.jpg)


![[QUIZ] Dari Cara Kamu Bereaksi Saat Dikritik, Ini Ego Kamu yang Asli](https://image.idntimes.com/post/20260330/bukti-kita-sebenarnya-egois-berharap-diprioritaskan_1eefb1bd-e317-48a3-8857-bb90cef8a844.jpeg)






![[QUIZ] Dari Cara Kamu Scroll Medsos, Ini Insecurity Terbesarmu](https://image.idntimes.com/post/20260524/1000029599_f8c780b4-537e-424a-bf06-900bfbca5b3a.jpg)

![[QUIZ] Cek Tipe Murid Seperti Apa Kamu Sesuai Karakter di Upin & Ipin](https://image.idntimes.com/post/20250720/1000002799_4b5bb442-bbb9-4eb0-a793-3250c4ba4acd.jpg)

![[QUIZ] Cara Kamu Bereaksi Waktu Ditinggal, Ini Self-Worth Kamu](https://image.idntimes.com/post/20250318/screenshot-2025-03-18-152921-729cf6c4f291ffce1d7960e8c2669322-18407ca3d3806f090e5b9f79e4263ab4.png)


