Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Tips Membersihkan Wadah Bekal Makan dan Minum Anak Sesuai Jenisnya
ilustrasi anak makan bekal (pexels.com/ Yan Krukau)

Membersihkan wadah bekal makan dan minum anak penting dilakukan setiap hari untuk menjaga kenyamanan serta mencegah timbulnya penyakit. Daniel Ruderfer, Dokter Spesialis Anak Konsultan Penyakit Infeksi dan Tropis, melansir dari Parents, menjelaskan, pembersihan rutin dapat membantu mencegah bau dan jamur, menjaga korak makan dan tempat minum dalam kondisi baik, dan memperpanjang umur pakainya.

Namun, cara membersihkannya gak selalu sama karena setiap wadah memiliki bahan dan karakteristik yang berbeda. Mulai dari botol minum, kotak makan plastik, hingga wadah berbahan stainless steel, masing-masing membutuhkan perawatan yang tepat. Yuk, simak tips membersihkan wadah bekal makan dan minum anak sesuai jenisnya berikut ini!

1. Cara membersihkan kotak makan

ilustrasi kotak bekal (unsplash.com/The Design Lady)

Kotak makan anak perlu dibersihkan setiap hari. Namun, Tempe Chen, Dokter Spesialis Anak Konsultan Penyakit Infeksi dan Tropis, dikutip dari Parents, menjelaskan, selain pembersihan biasa yang dilakukan setiap hari, kotak makan juga perlu dibersihkan secara lebih mendalam setidaknya seminggu sekali.

Untuk pembersihan harian, Chen menyampaikan langkah-langkahnya, pertama kosongkan kotak bekal dengan membuang sisa makanan dan remah-remahnya yang menempel. Selanjutnya, gunakan sabun pembersih yang lembut atau tisu anti bakteri atau disinfektan yang aman untuk makanan. Terakhir, jangan langsung tutp kotak makan, biarkan terbukan sepenuhnya sampai benar-benar kering.

"Jangan menyimpannya dalam keadaan lembap, karena ini akan mempercepat pertumbuhan jamur," ucapnya.

Kemudian, untuk pembersihan mendalam, Chen membagikan langkah-langkahnya sebagai berikut:

  1. Isi wastafel dengan air hangat dan sedikit sabun cuci piring.

  2. Gunakan spons atau kain untuk membersihkan semua permukaan, berikan perhatian khusus pada sudut, dan kait tempat bakteri dapat bersembunyi.

  3. Usap dengan kain bersih yang lembap untuk menghilangkan sisa sabun.

  4. Biarkan kotak bekal tidak ditutup dan terbuka sepenuhnya sampai benar-benar kering.

  5. Jika kotak bekal anak kamu terbuat dari kain dan berlabel dapat dicuci dengan mesin, masukkan ke dalam mesin cuci dengan siklus lembut. Setelah itu, keringkan dengan cara diangin-anginkan.

  6. Jika bau membandel masih tetap ada, coba letakkan wadah berisi soda kue yang terbuka di dalam kotak bekal yang tertutup semalaman untuk menetralkan bau.

2. Cara membersihkan botol minum

ilustrasi botol minum (unsplash.com/ quokkabottles)

Layaknya kotak bekal makanan, botol minum anak juga perlu dibersihkan setiap hari. Untuk botol minum berbahan termos, pelatih kebersihan, Leslie Reichert, dikutip dari Today, menyebut, cukup cuci dengan sabun dan air menggunakan handuk mikrofiber dan sikat botol lalu biarkan terbuka sampai benar-benar kering. Botol termos gak boleh dimasukan ke dalam mesin cuci piring atau direndam menggunakan air panas.

Selanjutnya, untuk botol minum yang punya tutup ulir atau corong sedotan bisa dicuci dengan menggunakan air hangat dan sabun cuci piring setiap setelah digunakan. Gunakan juga kain mikrofiber dan sikat untuk menghilangkan lendir yang mungkin terbentuk. Terakhir, bilas dan biarkan sampai benar-benar kering sebelum digunakan kembali.

Jika botol minum anak masih tetap bau setelah dibersihkan, kamu bisa membersihakannya dengan menggunakan soda kue. Caranya, isi botol dengan air panas dan tambahkan soda kue sebanyak satu sendok makan, lalu biarkan semalaman. Saat pagi, bilas botol dan keringkan.

3. Kapan harus mengganti kotak makan dan botol minum anak?

ilustrasi kotak bekal (unsplash.com/Katerina Holmes)

Untuk menjaga keamanan, kotak bekal dan botol minum anak perlu diganti setelah beberapa waktu tertentu. Chen menyebut, kotak makan sebaiknya diganti setelah satu sampai dua tahun pemakaian. Namun, jika sudah rusak sebelum waktunya, orangtua perlu langsung mengganti kotak makan anak agar makanan gak mudah rusak atau basi.

“Kotak bekal makan siang harus diganti ketika lapisan isolasinya rusak (robek atau mengelupas), jamur gak dapat dihilangkan, bau tetap ada setelah dibersihkan, atau ketika ritsletingnya rusak,” kata Ruderfer.

Kemudian, untuk botol air frekuensi penggantinya bisa berbeda-beda tergantung pada bahannya. Berikut ketentuannya:

  • Botol air plastik: ganti setiap enam bulan hingga satu tahun, karena bahan ini mudah tergores dan rusak, menciptakan retakan mikro tempat bakteri dapat bersembunyi.

  • Botol air minum berbahan stainless steel: ganti setiap satu hingga dua tahun. Lapisan dalam botol jenis ini dapat aus atau penyok seiring waktu.

  • Botol air minum kaca: dua hingga tiga tahun. Kaca gak melepaskan bahan kimia atau menyimpan bau, yang menjadikannya pilihan paling tahan lama selama tidak retak atau pecah.

Selain batas waktu tersebut, botol juga perlu diganti jika sudah menunjukan kerusakan. Ruderfer mengatakan, ganti botol minum anak jika terdapat retakan atau goresan yang dalam, karena hal itu dapat menyebabkan pertumbuhan jamur lebih cepat. Selain itu, jika terdapat kerusakan pada corong atau segel, sebaiknya botol gak lagi digunakan.

Dengan cara membersihkan yang sesuai jenis bahan, wadah bekal anak dapat tetap bersih, awet, dan nyaman digunakan. Pastikan juga wadah benar-benar kering sebelum disimpan agar gak menjadi tempat berkembangnya bakteri dan bau tak sedap.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article