Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
21 September Hari Perdamaian Internasional: Sejarahnya
(Ilustrasi pasukan perdamaian PBB Indonesia bertemu Menteri Luar Negeri Retno Marsudi) ANTARA FOTO/Galih Pradipta
  • Hari Perdamaian Internasional diperingati setiap 21 September untuk mendorong perdamaian dunia, mengakhiri perang, dan menekan kekerasan melalui 24 jam tanpa kekerasan serta gencatan senjata.
  • PBB menggagas peringatan ini; pertama kali digelar pada 1982, tercantum dalam Resolusi 55/282 tahun 1991, dan pada 2013 difokuskan pula pada peningkatan pendidikan perdamaian.
  • Peringatan dibuka dengan pembunyian Lonceng Perdamaian PBB di New York, sementara berbagai negara menggelar kegiatan bertema kebaikan, kedamaian, dan harapan perdamaian global.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Setiap 21 September ada Hari Perdamaian Internasional. PBB membuat hari ini supaya orang-orang di dunia tidak berperang dan tidak saling menyakiti. PBB mengajak semua orang diam dari kekerasan selama 24 jam. Di New York, Lonceng Perdamaian dibunyikan. Banyak negara juga membuat acara baik agar dunia jadi damai.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Hari Perdamaian Internasional atau World Peace Day diperingati setiap 21 September. Peringatan ini diadakan untuk perdamaian dunia, berakhirnya perang, dan kekerasan yang ada di dunia.

Majelis umum PBB menyatakan bahwa peringatan ini dapat meningkatkan perdamaian dan mengadakan 24 jam anti kekerasan dan gencatan senjata. Untuk lebih lengkapnya, berikut sejarah, tujuan, dan cara memperingatinya.

1. Sejarah Hari Perdamaian Internasional

ilustrasi tim kerja yang akur (pexels.com/fauxels)

Sejarah Hari Perdamaian Internasional pertama kali digagas oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk memperkuat perdamaian dunia dan mengurangi peperangan. Momen ini masuk ke dalam Resolusi Nomor 55/282 Tahun 1991.

Namun, peringatan ini pertama kali digelar pada tahun 1982. Saat itu, beberapa negara, kelompok militer, politik, dan masyarakat merayakan Hari Perdamaian Internasional. Lalu, pada tahun 2013, Sekretasi Jendral PBB menetapkan peringatan ini untuk meningkatkan pendidikan perdamaian di dunia.

2. Tujuan Hari Perdamaian Internasional: Sejarahnya

Ilustrasi toleransi agama (IDN Times/Mardya Shakti)

Sebagai upaya meningkatkan perdamaian dunia, Hari Perdamaian Internasional memiliki cita-cita yang luhur agar penduduk di dunia dapat merasakan kedamaian. Berikut tujuannya.

  • Memperkuat cita-cita perdamaian dengan 24 jam tanpa kekerasan
  • Meningkatkan komitmen perdamaian di atas segala perbedaan
  • Membangun budaya perdamaian di dunia
  • Meski berbeda ras, warna kulit, agama, dan cara hidup, diharapkan budaya perdamaian dapat terwujud secara global.

3. Cara memperingati Hari Perdamaian Internasional: Sejarahnya

Ilustrasi toleransi (IDN Times/Sukma Shakti)

Pada Hari Perdamaian Internasional, pembunyian Lonceng Perdamaian PBB di Markas Besar PBB, New York dilakukan untuk membuka Hari Perdamaian Internasional. Lonceng ini memiliki tulisan "Long Live Absolute World Peace” atau panjang umur perdamaian dunia sepenuhnya.

Selain itu, setiap negara memiliki tradisi perayaan yang berbeda-beda. Namun, secara garis besar mereka akan mengadakan lomba-lomba atau perayaan yang mengandung pesan-pesan kebaikan, damai, dan harapan untuk perdamaian dunia.

Nah, itu dia sejarah, tujuan, dan juga cara memperingati Hari Perdamaian Internasional yang diadakan setiap 21 September. Sebuah momen untuk terus menanamkan perdamaian di dunia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article