Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Apa Itu Sekolah Maung yang Digagas Dedi Mulyadi? Ini Daftarnya
ilustrasi siswa SMA (pexels.com/Airlangga Jati)

  • Sekolah Maung adalah program pendidikan SMA/SMK dari Pemprov Jawa Barat yang menekankan pengembangan akademik, non-akademik, dan karakter berbasis nilai budaya lokal.

  • Seleksi masuk Sekolah Maung tergolong ketat dengan syarat kreativitas tinggi, komitmen belajar kuat, serta kemampuan numerasi dan literasi baik.

  • Program ini diterapkan di puluhan SMA dan SMK unggulan di berbagai kabupaten dan kota Jawa Barat.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Sekolah Maung menjadi salah satu program pendidikan yang belakangan menarik perhatian masyarakat Jawa Barat. Dalam sesi Hyperlocal Hyper-Growth: The Rise of the "Second Tier" pada Indonesia Summit 2026, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), turut menjelaskan lebih jauh mengenai konsep dan tujuan dari program pendidikan tersebut.

Lantas, apa itu Sekolah Maung? Program ini dirancang untuk mengembangkan potensi akademik, non-akademik, serta karakter siswa melalui sistem pendidikan yang lebih selektif. Buat kamu yang tertarik mendaftar, yuk, simak penjelasan lengkapnya berikut ini!

1. Apa itu Sekolah Maung?

Sekolah Maung atau Sekolah Manusia Unggul (Maung) adalah program pendidikan jenjang SMA/SMK yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mencetak siswa dengan kemampuan unggul bidang akademik maupun non-akademik. Konsep Sekolah Maung pada dasarnya merupakan pengembangan dari sekolah favorit yang sebelumnya dikenal memiliki standar penerimaan dan kualitas pendidikan tinggi. Bedanya, program ini tidak hanya berfokus pada prestasi akademik, tetapi juga pengembangan berbagai potensi siswa agar siap bersaing di tingkat nasional maupun global.

Melalui Sekolah Maung, siswa dibekali kompetensi bidang sains, teknologi, vokasi, serta kemampuan global yang didukung dengan pendidikan karakter. Program ini mengusung filosofi "Gapura Pancawaluya" yang mencakup nilai cageur (sehat), bageur (baik), bener (benar), pinter (cerdas), dan singer (tangkas serta kreatif). Dengan pendekatan tersebut, Sekolah Maung diharapkan mampu melahirkan generasi “manusa waluya”, yaitu individu yang berkembang secara seimbang dari sisi jasmani, intelektual, emosional, sosial, dan spiritual tanpa melupakan nilai budaya Jawa Barat.

2. Syarat masuk Sekolah Maung

ilustrasi siswa SMA (unsplash.com/Ed Us)

Untuk bisa menjadi siswa Sekolah Maung, calon peserta didik harus memenuhi sejumlah persyaratan khusus. Pasalnya, program ini dirancang untuk menjaring siswa dengan kemampuan akademik dan potensi unggul sehingga proses seleksinya lebih ketat dibandingkan sekolah reguler. Berikut beberapa syarat masuk Sekolah Maung:

  • Memiliki IQ minimal 130 berdasarkan skala Wechsler. Hasil tes IQ harus diterbitkan oleh psikolog yang terdaftar di Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) atau perguruan tinggi penyelenggara psikotes yang telah terakreditasi

  • Memiliki tingkat kreativitas yang tinggi sebagai salah satu indikator potensi peserta didik

  • Menunjukkan komitmen yang kuat terhadap tugas dan proses belajar

  • Mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai bagian dari tahapan seleksi

  • Memiliki kemampuan numerasi dan literasi yang baik.

3. Jalur masuk Sekolah Maung

Sekolah Maung membuka beberapa jalur penerimaan peserta didik dengan kuota berbeda-beda. Pembagian jalur ini bertujuan memberikan kesempatan bagi siswa yang memiliki keunggulan akademik maupun non-akademik agar dapat mengikuti pendidikan di Sekolah Maung. Berikut rincian jalur masuk Sekolah Maung:

Jalur potensi akademik

Jalur ini diperuntukkan bagi siswa yang memiliki potensi intelektual tinggi. Kuotanya sebesar 10 persen dari total daya tampung sekolah dan umumnya mensyaratkan kemampuan akademik yang unggul, termasuk hasil tes IQ sesuai ketentuan.

Jalur kompetensi akademik

Jalur Kompetensi Akademik menjadi jalur dengan kuota terbesar, yakni 70 persen dari total penerimaan siswa baru. Kuota tersebut terbagi menjadi:

  • 50 persen berdasarkan nilai rapor dan hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA).

  • 20 persen berdasarkan prestasi akademik atau kejuaraan yang dimiliki calon siswa.

Untuk mengikuti jalur ini, peserta wajib memiliki rata-rata nilai rapor minimal 85 dari semester 1 hingga semester 5.

Jalur kompetensi non-akademik

Jalur ini ditujukan bagi siswa yang memiliki prestasi di luar bidang akademik dengan kuota sebesar 20 persen. Beberapa bidang yang dapat menjadi dasar seleksi antara lain:

  • Seni

  • Olahraga

  • Pramuka

  • Paskibra

  • Kepemimpinan, seperti Ketua OSIS.

Calon peserta yang mendaftar melalui jalur non-akademik juga harus memiliki rata-rata nilai rapor minimal 80 dari semester 1 sampai semester 5.

4. Daftar Sekolah Maung

Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menetapkan sejumlah SMA dan SMK sebagai Sekolah Maung. Sekolah-sekolah ini diproyeksikan menjadi satuan pendidikan yang menampung siswa unggulan di berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat. Melansir ANTARA, berikut daftar Sekolah Maung yang telah ditetapkan:

  • SMA Negeri 2 Cibinong – Kabupaten Bogor

  • SMA Negeri 1 Bogor – Kota Bogor

  • SMA Negeri 1 Depok – Kota Depok

  • SMA Negeri 1 Bekasi – Kota Bekasi

  • SMA Negeri 1 Sukatani – Kabupaten Bekasi

  • SMA Negeri 1 Subang – Kabupaten Subang

  • SMA Negeri 1 Purwakarta – Kabupaten Purwakarta

  • SMA Negeri 5 Karawang – Kabupaten Karawang

  • SMA Negeri 2 Kota Sukabumi – Kota Sukabumi

  • SMA Negeri 1 Pelabuhanratu – Kabupaten Sukabumi

  • SMA Negeri 1 Cisarua – Kabupaten Bandung Barat

  • SMA Negeri 1 Cianjur – Kabupaten Cianjur

  • SMA Negeri 3 Bandung – Kota Bandung

  • SMA Negeri 5 Bandung – Kota Bandung

  • SMA Negeri 3 Cimahi – Kota Cimahi

  • SMA Negeri 1 Soreang – Kabupaten Bandung

  • SMA Negeri 1 Sumedang – Kabupaten Sumedang

  • SMA Negeri 1 Majalengka – Kabupaten Majalengka

  • SMA Negeri 1 Sindang – Kabupaten Indramayu

  • SMA Negeri 2 Cirebon – Kota Cirebon

  • SMA Negeri 1 Palimanan – Kabupaten Cirebon

  • SMA Negeri 2 Kuningan – Kabupaten Kuningan

  • SMA Negeri 6 Garut – Kabupaten Garut

  • SMA Negeri 1 Tasikmalaya – Kota Tasikmalaya

  • SMA Negeri 1 Singaparna – Kabupaten Tasikmalaya

  • SMA Negeri 1 Ciamis – Kabupaten Ciamis

  • SMA Negeri 1 Banjar – Kota Banjar

  • SMA Negeri 1 Parigi – Kabupaten Pangandaran

  • SMK Negeri 1 Cibinong – Kabupaten Bogor

  • SMK Negeri 3 Bogor – Kota Bogor

  • SMK Negeri 2 Bekasi – Kota Bekasi

  • SMK Negeri Manusia Unggul (MAUNG) – Kabupaten Purwakarta

  • SMK Negeri 1 Cibadak – Kabupaten Sukabumi

  • SMK Negeri 1 Pacet – Kabupaten Cianjur

  • SMK Negeri 1 Cimahi – Kota Cimahi

  • SMK Negeri 1 Katapang – Kabupaten Bandung

  • SMK Negeri 1 Majalengka – Kabupaten Majalengka

  • SMK Negeri 1 Mundu – Kabupaten Cirebon

  • SMK Negeri 1 Garut – Kabupaten Garut

  • SMK Negeri 2 Tasikmalaya – Kota Tasikmalaya

  • SMK Negeri 1 Pangandaran – Kabupaten Pangandaran

Itulah penjelasan mengenai apa itu Sekolah Maung, mulai dari konsep, daftar, syarat pendaftaran, hingga jalur masuk yang tersedia. Buat kamu yang tertarik mendaftar, jangan lewatkan informasi terbaru terkait proses seleksinya, ya.

FAQ seputar apa itu Sekolah Maung

Apa itu Sekolah Maung?

Sekolah Maung atau Sekolah Manusia Unggul (Maung) adalah program pendidikan SMA/SMK di Jawa Barat yang dirancang untuk mencetak siswa unggul dalam bidang akademik, vokasi, teknologi, dan karakter.

Apa tujuan dibentuknya Sekolah Maung?

Tujuan Sekolah Maung adalah menyiapkan generasi yang mampu bersaing secara global sekaligus tetap menjunjung nilai budaya dan kearifan lokal Jawa Barat.

Apa perbedaan Sekolah Maung dengan sekolah reguler?

Sekolah Maung menerapkan seleksi yang lebih ketat dan memiliki program khusus untuk mengembangkan kompetensi unggul serta karakter siswa.

Editorial Team

Related Article