The Walking Bookstore! Ini 7 Buku yang Pernah Dibaca Sungchan RIIZE

- Sungchan RIIZE dikenal sebagai idol yang gemar membaca berbagai genre buku, dari pengembangan diri hingga filsafat, sehingga dijuluki penggemar sebagai 'The Walking Bookstore'.
- Tujuh buku favoritnya mencakup karya reflektif, novel thriller, puisi, hingga filsafat yang menekankan nilai introspeksi diri, kebiasaan positif, dan keberanian menjadi pribadi autentik.
- Daftar bacaan tersebut menunjukkan bahwa bagi Sungchan, membaca bukan sekadar hobi tetapi sarana untuk belajar, berkembang, dan memperluas cara pandang di tengah kesibukan dunia hiburan.
Sungchan RIIZE dikenal bukan hanya karena kemampuan menari, rap, dan visualnya yang mencuri perhatian, tetapi juga karena kecintaannya pada dunia literasi. Di tengah jadwal yang padat sebagai idol, ia kerap menghabiskan waktu luang dengan membaca buku dari berbagai genre, mulai dari pengembangan diri, filsafat, hingga novel.
Kebiasaan tersebut membuat penggemar menjulukinya sebagai "The Walking Bookstore", karena koleksi buku yang pernah ia baca cukup beragam dan sering ia rekomendasikan. Penasaran buku apa saja yang pernah menemani waktu luang Sungchan? Yuk, simak daftar bacaannya berikut ini!
1. I May Be Wrong oleh Björn Natthiko Lindeblad

I May Be Wrong merupakan buku refleksi karya Björn Natthiko Lindeblad, mantan eksekutif yang meninggalkan kariernya untuk menjadi biksu di Thailand selama hampir dua dekade. Melalui pengalaman hidupnya, ia mengajak pembaca menerima bahwa manusia tidak selalu benar dan tidak bisa mengendalikan semua hal yang terjadi.
Buku ini mengajarkan pentingnya hidup dengan rendah hati, menerima ketidakpastian, dan melepaskan beban yang tidak perlu. Dengan bahasa yang hangat dan penuh makna, I May Be Wrong menjadi bacaan yang mampu menghadirkan ketenangan di tengah kehidupan yang serba cepat.
2. Central Park oleh Guillaume Musso
Central Park adalah novel thriller psikologis yang menceritakan Alice, seorang polisi asal Paris, yang tiba-tiba terbangun di Central Park, New York, dalam keadaan terborgol dengan seorang pria asing. Keduanya tidak mengetahui bagaimana mereka bisa berada di sana, hingga akhirnya harus mengungkap misteri yang penuh teka-teki.
Novel ini menawarkan alur cerita yang cepat dengan plot twist yang sulit ditebak. Selain menghadirkan ketegangan, Guillaume Musso juga menyisipkan pesan tentang trauma, kepercayaan, dan pentingnya berdamai dengan masa lalu.
3. The Heart That Saves The Best For Last oleh Na Taeju
Ditulis oleh penyair Korea Selatan, Na Taeju, The Heart That Saves The Best For Last berisi kumpulan puisi dan refleksi tentang cinta, harapan, kehilangan, serta makna kehidupan. Setiap tulisannya sederhana, tetapi mampu menyentuh emosi pembaca.
Keunggulan buku ini terletak pada pilihan katanya yang lembut dan penuh makna. Melalui setiap puisinya, Na Taeju mengingatkan bahwa hal-hal terbaik dalam hidup sering kali datang kepada mereka yang mampu bersabar dan tetap menjaga harapan.
4. How To Respect Myself oleh Yoon Hongkyun

Dalam How To Respect Myself, psikiater Yoon Hongkyun membahas pentingnya membangun harga diri yang sehat. Buku ini menjelaskan, bahwa rasa percaya diri bukan berasal dari penilaian orang lain, melainkan dari kemampuan menerima dan menghargai diri sendiri.
Penulis juga membagikan berbagai cara untuk mengatasi rasa rendah diri, menetapkan batasan yang sehat, serta membangun hubungan yang lebih baik dengan diri sendiri. Buku tersebut cocok bagi siapa saja yang sedang belajar mencintai dirinya apa adanya.
5. Good Habits That Change Myself oleh Han Chanwook

Good Habits That Change Myself membahas bagaimana kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten dapat membawa perubahan besar dalam hidup. Han Chanwook menjelaskan, bahwa kesuksesan tidak selalu dimulai dari langkah besar, tetapi dari rutinitas sederhana yang dilakukan setiap hari.
Buku ini dipenuhi berbagai tips praktis yang mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pesan utamanya mengajak pembaca untuk membangun disiplin, mengelola waktu dengan lebih baik, dan terus berkembang melalui kebiasaan positif.
6. Übermensch oleh Friedrich Nietzsche

Übermensch merupakan salah satu gagasan paling terkenal dari filsuf Jerman, Friedrich Nietzsche. Konsep ini menggambarkan manusia yang mampu melampaui batas dirinya sendiri dengan terus berkembang, berpikir mandiri, dan tidak terikat pada nilai-nilai yang membatasi potensinya.
Meski termasuk bacaan filsafat, pesan yang disampaikan tetap relevan hingga saat ini. Buku tersebut mengajak pembaca untuk berani menentukan tujuan hidupnya sendiri, bertanggung jawab atas setiap pilihan, serta tidak takut menjadi pribadi yang berbeda.
7. Habitus oleh Doris Martin

Dalam Habitus, Doris Martin menjelaskan bahwa kebiasaan, pola pikir, dan lingkungan memiliki peran besar dalam membentuk karakter seseorang. Buku ini menunjukkan bahwa kesuksesan bukan hanya ditentukan oleh bakat, tetapi juga oleh cara seseorang membangun kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui pembahasan yang ringan dan mudah dipahami, pembaca diajak mengevaluasi kebiasaan yang dimiliki sekaligus membentuk pola hidup yang lebih positif. Buku ini menjadi pilihan yang tepat bagi siapa saja yang ingin terus berkembang, baik dalam karier maupun kehidupan pribadi.
Daftar bacaan Sungchan RIIZE membuktikan bahwa membaca bukan sekadar hobi, tetapi juga cara untuk terus belajar dan memperluas cara pandang. Jika ingin memulai kebiasaan membaca, ketujuh buku di atas bisa menjadi pilihan menarik sekaligus inspiratif untuk menemani waktu luangmu.
![[QUIZ] Rancang Buket Bungamu Sendiri dan Temukan Artinya](https://image.idntimes.com/post/20251015/premium_photo-1661292203903-3dd6a57f8066_f21a8674-369c-4ead-9084-520e044b4fb0.jpeg)
![[QUIZ] Ini Tipe Pasangan yang Cocok denganmu dari Golongan Darah](https://image.idntimes.com/post/20260627/pexels-katerina-holmes-5910833_6997e2b4-38c8-4453-9f61-23aa68bcd7b1.jpg)


![[QUIZ] Kalau Lagi Bertengkar, Kamu Tipe Silent Treatment atau Maunya Cepat Selesai?](https://image.idntimes.com/post/20260604/2148954499_2cd5d23d-6339-4b83-9cb3-a0db34d2df61.jpg)


![[QUIZ] Pilih Lagu dalam Upin & Ipin, Kamu Jago Matematika atau Bahasa?](https://image.idntimes.com/post/20251223/upload_f4f1df8e3817abc303ecdd901de1d6c9_94dacbd7-dba1-4234-89f1-4739513d52bd.png)






![[QUIZ] Ketika Sayang Seseorang, Kamu Tipe yang Ekspresif atau Lebih ke Menunjukkan Aksi Nyata?](https://image.idntimes.com/post/20250612/Screenshot 2025-06-12 003522.png)



