- "5 Teknik Menggoreng Ayam agar Tetap Juicy dan Matang Sempurna"
- "5 Trik Membuat Ayam Goreng Bawang Putih yang Renyah dan Gurih Banget!"
- "5 Trik Bikin Minyak Ayam Kampung yang Gurih dan Wangi Maksimal"
- "5 Trik Rahasia Bikin Saus Sambal Tanpa Pengawet, Begini Caranya!"
- "5 Tips Membuat Chocolate Mocha Cupcake yang Moist dan Wangi Kopi"
Berawal dari Iseng, Desi Sukses Jadi Community Writer of the Month IDN Times

- Desi Nur Fauziyah, lulusan D3 Akuntansi asal Magelang, mulai menulis di IDN Times Community pada 2022 setelah awalnya menjadi pembaca artikel KPop.
- Ia konsisten menggarap topik Food dan Health melalui riset jurnal serta sumber resmi, hingga menerbitkan sekitar 709 artikel dengan sejumlah tulisan meraih ratusan ribu views.
- Meski menghadapi revisi, keterlambatan terbit, dan writer’s block, Desi membangun portofolio serta penghasilan tambahan, lalu terpilih sebagai Community Writer of the Month Agustus 2026.
Menjadi penulis mungkin bukan sesuatu yang sejak awal direncanakan oleh Desi Nur Fauziyah. Lulusan D3 Akuntansi ini justru mengenal dunia kepenulisan dari rasa penasaran setelah menjadi pembaca artikel IDN Times. Dari yang awalnya hanya iseng mencoba, Desi perlahan menemukan passion di bidang ini hingga berhasil menghasilkan ratusan artikel.
Keputusan Desi untuk menyelami dunia kepenulisan di IDN Times ternyata membuahkan hasil. Setelah melalui berbagai revisi dan penolakan, ia berhasil terpilih menjadi Community Writer of the Month (CWOTM) periode Agustus 2026.
Bagi Desi, pencapaian ini menjadi salah satu bentuk apresiasi atas konsistensi yang dibangunnya dalam beberapa tahun terakhir. Ia pun membagikan kisah dan perjalanannya menjadi Community Writer di IDN Times. Yuk, simak kisahnya!
1. Desi adalah seorang lulusan D3 Akuntansi yang menemukan hobi di bidang kepenulisan

Community Writer of the Month Agustus 2026, Desi Nur Fauziyah (dok. pribadi/Desi Nur Fauziyah) Desi Nur Fauziyah merupakan content writer sekaligus affiliate marketer asal Magelang, Jawa Tengah. Perempuan berusia 29 tahun ini memiliki latar belakang pendidikan D3 dengan jurusan Akuntansi.
Meski tidak menempuh pendidikan di bidang kepenulisan, Desi justru menemukan ketertarikan pada dunia content writing dan mulai menjadikannya bagian dari aktivitas sehari-hari. Selain menulis artikel dan mencari ide konten, Desi juga menghabiskan waktu dengan melakukan riset dan membaca untuk kepentingan tulisannya.
2. Berawal dari iseng-iseng, Desi memutuskan untuk ikut menyumbangkan karyanya di IDN Times Community

Community Writer of the Month Agustus 2026, Desi Nur Fauziyah (dok. pribadi/Desi Nur Fauziyah) Perjalanan Desi bersama IDN Times Community bermula pada 2022. Saat itu, ia cukup sering membaca artikel IDN Times, terutama berita seputar dunia hiburan Korea yang banyak ditemuinya di platform ini. Dari sekadar menjadi "konsumen", muncul rasa penasaran untuk mencoba membuat tulisan sendiri.
"Awalnya hanya iseng saja, karena waktu itu saya cukup sering membaca artikel IDN Times, terutama berita seputar KPop yang sering muncul di internet. Lama-kelamaan saya jadi penasaran dan berpikir, 'Kenapa gak coba ikut menulis juga?'" cerita Desi saat diwawancarai IDN Times Community.
Bermodalkan keberanian, Desi mengirim artikel pertamanya di kanal Food. Tulisan berjudul "Resep Ayam Kukus ala Devina Hermawan, Praktis dan Ekonomis" itu menandai langkah awal perjalanannya sebagai Community Writer.
Ia mengatakan, "Rasanya tentu senang karena tulisan pertama akhirnya berhasil tayang, meski perjalanan setelah itu ternyata tidak semudah yang dibayangkan."
Di awal bergabung di IDN Times Community, perempuan berusia 29 tahun ini mengaku cukup kesulitan membagi waktu antara bekerja dan menulis. Saat itu, ia akhirnya belum bisa konsisten mengirimkan artikel.
Namun sekitar setahun terakhir ini, Desi mulai lebih berkomitmen untuk rutin menulis. Selain ingin menambah penghasilan, ia juga melihat aktivitas ini sebagai kesempatan untuk memperkaya portofolio sekaligus terus mengasah kemampuannya.
3. Desi mulai konsisten menulis hingga menemukan minat pada topik Food dan Health

Community Writer of the Month Agustus 2026, Desi Nur Fauziyah (dok. pribadi/Desi Nur Fauziyah) Seiring perjalanan tersebut, Desi menemukan dua topik yang paling menarik baginya, yakni Food dan Health. Menurutnya, kedua topik tersebut memiliki kedekatan dengan kehidupan sehari-hari dan selalu relevan bagi pembaca.
Ketertarikan terhadap makanan sebenarnya sudah muncul dari kebiasaannya mencari informasi seputar resep, bahan masakan, hingga berbagai tips memasak. Sementara itu, ketertarikannya pada topik kesehatan berkembang ketika ia mulai membaca berbagai jurnal dan artikel kesehatan saat melakukan riset.
"Mulai dari resep, bahan masakan, sampai tips memasak, rasanya selalu menarik buat dipelajari. Dari situ saya jadi kepikiran untuk menulis topik makanan karena memang dekat dengan keseharian," tuturnya.
Ia melanjutkan, "Kalau topik kesehatan, awalnya berhubungan juga dengan makanan. Waktu riset, saya jadi sering membaca jurnal dan artikel kesehatan, lalu makin tertarik untuk membahasnya. Menurut saya, dua topik ini selalu relevan karena pasti dibutuhkan banyak orang, jadi saya senang kalau tulisan yang saya buat bisa menambah informasi atau membantu pembaca."
4. Riset mendalam hingga pengalaman memasak sendiri menjadi kunci Desi menghasilkan artikel yang informatif

Community Writer of the Month Agustus 2026, Desi Nur Fauziyah (dok. pribadi/Desi Nur Fauziyah) Desi mulai mengembangkan tulisannya di kanal Food dan Health dengan memperhatikan hal-hal yang sedang ramai diperbincangkan. Ia bisa mendapatkan ide dari video di TikTok dan YouTube, berita terbaru, artikel yang sedang viral, hingga pengalaman pribadinya. Ia juga melakukan proses riset yang konsisten dan teliti, terutama untuk artikel kesehatan yang membutuhkan sumber-sumber terpercaya.
Desi biasanya membandingkan informasi dari beberapa sumber sebelum mulai menulis. Ia sering menggunakan jurnal open access sebagai referensi, kemudian melakukan pengecekan kembali melalui situs resmi seperti World Health Organization (WHO) atau Kementerian Kesehatan.
"Kalau datanya saya rasa cukup, baru saya mulai menulis dengan bahasa yang lebih ringan dan mudah dipahami. Soalnya, menurut saya, informasi kesehatan itu penting, tapi akan lebih bermanfaat kalau disampaikan dengan cara yang sederhana dan gak bikin pembaca bingung," jelas Desi.
Sementara untuk artikel makanan, pengalaman pribadi juga kerap menjadi sumber inspirasi. Salah satu artikel yang menurutnya paling membanggakan berjudul "5 Trik Membuat Ayam Goreng Bawang Putih yang Renyah dan Gurih Banget!". Ada alasan menarik di baliknya, lho! Ternyata, ide artikel ini muncul setelah Desi mencoba membuat hidangan itu sendiri di rumah.
Ia mengungkapkan, "Setelah lihat beberapa video di TikTok dan langsung saya praktikkan, ternyata hasilnya enak banget. Karena berhasil, saya langsung kepikiran untuk membagikan tipsnya lewat artikel. Rasanya senang karena tulisan itu benar-benar berasal dari pengalaman sendiri, jadi proses menulisnya juga lebih mengalir."
5. Ratusan artikel dan ratusan ribu views diperolehnya sebagai buah dari konsistensi

Community Writer of the Month Agustus 2026, Desi Nur Fauziyah (dok. pribadi/Desi Nur Fauziyah) Konsistensi yang dibangun Desi untuk menulis di IDN Times Community akhirnya menghasilkan pencapaian yang cukup signifikan. Hingga wawancara ini dilakukan, ia telah memiliki sekitar 709 artikel yang telah terbit.
Sejumlah tulisannya bahkan berhasil meraih ratusan ribu views. Lima artikel dengan jumlah pembaca tertinggi yang ia bagikan adalah sebagai berikut:
Bagi Desi, notifikasi ketika artikel resmi tayang menjadi salah satu momen yang selalu membuatnya senang. Rasa puas tersebut semakin besar ketika artikel yang dibuatnya berhasil memperoleh jumlah pembaca tinggi karena berarti tulisannya bisa memberikan manfaat bagi orang lain.
Selain pencapaian dari sisi performa artikel, Desi juga merasakan manfaat finansial dari aktivitas menulisnya di IDN Times Community. Baginya, pemasukan tambahan ini bisa membantunya untuk kehidupan sehari-hari.
"Bagi saya, penghasilan dari IDN Times Community sangat membantu, terutama sebagai tambahan pemasukan. Selain mendapatkan manfaat finansial, menulis juga membantu saya membangun portofolio dan mengembangkan kemampuan menulis," kata Desi.
6. Walau sempat muncul keinginan untuk berhenti, Desi bisa temukan kembali semangat untuk berkarya

Community Writer of the Month Agustus 2026, Desi Nur Fauziyah (dok. pribadi/Desi Nur Fauziyah) Di balik ratusan artikel yang telah terbit, perjalanan Desi tentu tidak selalu berjalan mulus. Salah satu tantangan yang paling sering dihadapinya adalah ketika artikel membutuhkan waktu cukup lama untuk terbit. Kondisi tersebut terkadang membuatnya mempertanyakan kembali apa yang masih kurang dari tulisannya, terlebih ketika harus melakukan revisi.
Desi juga beberapa kali mengalami writer's block. Ketika ide mulai terasa buntu, semangat menulis pun ikut menurun. Bahkan, ia sempat berpikir untuk berhenti ketika merasa usaha yang dilakukan belum menunjukkan hasil seperti yang diharapkan.
"Sempat kepikiran buat berhenti dulu karena merasa usaha yang sudah dilakukan belum menunjukkan hasil. Namun, setelah dipikir lagi, saya sadar kalau proses setiap penulis memang gak selalu sama," ungkapnya.
Untungnya ketika gejolak demotivasi ini muncul, Desi memilih untuk tidak memaksakan diri. Ia biasanya beristirahat sejenak, menonton drama Korea atau bermain game, kemudian kembali mencari inspirasi dari artikel yang sedang ramai atau media sosial. Dari situ, ia bisa kembali bangkit dan semangat menghasilkan karya barunya.
7. Baginya, konsistensi dan semangat untuk selalu berkembang adalah hal paling krusial dalam pencapaiannya

Community Writer of the Month Agustus 2026, Desi Nur Fauziyah (dok. pribadi/Desi Nur Fauziyah) Kini, berbagai proses di atas mengantarkan Desi menjadi Community Writer of the Month. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas semangatnya dalam menghasilkan karya di IDN Times Community. Bukan cuma sekadar titel, menjadi bagian dari IDN Times Community adalah pengalaman berkesan dalam perjalanan Desi.
Ia mengatakan, "Sejak aktif menulis di IDN Times Community, saya mendapatkan banyak manfaat, mulai dari menambah pengalaman, membangun portofolio, mengasah kemampuan menulis, hingga mendapatkan penghasilan tambahan."
Untuk mencapai titik ini, bagi Desi, yang paling penting adalah konsistensi dan keinginan untuk terus belajar. Penting pula untuk tidak mudah menyerah ketika menghadapi berbagai kesulitan dan tantangan.
Menutup perjalanannya sebagai Community Writer of the Month Desember 2025, Windi pun membagikan pesan sederhana bagi sesama Community Writer.
"Tetap semangat dan jangan mudah menyerah untuk terus menulis. Menurut saya, yang paling penting adalah konsisten dan terus memperbaiki kualitas tulisan, baik dari segi riset, penyampaian informasi, maupun cara mengemas artikel agar semakin menarik untuk pembaca," pungkas Desi.





















