Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

7 Cara Merawat Buku Fisik agar Bebas Jamur dan Yellowing

7 Cara Merawat Buku Fisik agar Bebas Jamur dan Yellowing
ilustrasi membuka buku (pexels.com/cottonbro studio)
Share Article

Punya koleksi buku fisik memang menyenangkan, apalagi kalau rak mulai dipenuhi judul-judul favorit. Namun, ada satu masalah yang sering bikin pencinta buku geleng-geleng kepala: halaman mulai menguning, berbau apek, atau bahkan muncul bintik-bintik jamur. Kondisi ini biasanya bukan sekadar karena usia buku, tetapi juga dipengaruhi oleh kelembapan, cahaya, sirkulasi udara, dan cara penyimpanannya.

Kabar baiknya, merawat buku supaya tetap bersih dan awet sebenarnya tidak terlalu rumit. Kamu hanya perlu memperhatikan tempat penyimpanan dan beberapa kebiasaan kecil saat memperlakukan buku. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan agar koleksi buku fisik tetap nyaman dibaca dan kondisinya terjaga lebih lama.

  1. 1. Simpan buku di tempat yang kering dan tidak lembap

    Rak buku kayu bergaya minimalis dengan susunan buku untuk melengkapi ruang baca yang rapi dan nyaman di rumah.
    ilustrasi rak buku minimalis untuk ruang baca (pexels.com/Alena Darmel)

    Kelembapan adalah salah satu musuh utama buku fisik. Lingkungan yang terlalu lembap membuat kertas lebih mudah menyerap air dari udara sehingga menjadi tempat yang ideal bagi pertumbuhan jamur. Selain menimbulkan bintik-bintik pada halaman, kelembapan juga dapat membuat buku berbau apek dan teksturnya berubah.

    Karena itu, hindari menyimpan buku di area yang mudah terkena rembesan air atau memiliki kelembapan tinggi, seperti dekat kamar mandi, dapur, atau dinding yang sering terasa basah. Jika ruangan memang cenderung lembap, penggunaan dehumidifier atau silica gel di sekitar rak buku bisa membantu mengurangi kelembapan. Pastikan silica gel tidak bersentuhan langsung dengan halaman buku.

  2. 2. Jangan menyimpan buku terlalu rapat

    Sejumlah buku tertata rapi berjajar di rak, membentuk tampilan koleksi bacaan yang terorganisasi dan mudah dijangkau.
    ilustrasi buku yang tertata rapi di rak (pexels.com/Polina Zimmerman)

    Menyusun buku dengan rapi memang membuat rak terlihat lebih cantik, tetapi jangan sampai setiap buku dijejalkan terlalu rapat. Celah kecil di antara buku dibutuhkan agar udara tetap dapat bergerak. Jika buku terlalu padat dan sirkulasi udara buruk, kelembapan dapat terperangkap di antara sampul dan halaman.

    Berikan sedikit ruang ketika menyusun buku, terutama jika rak berada di ruangan yang lembap. Sesekali keluarkan buku dari rak untuk diangin-anginkan di ruangan yang kering dan memiliki sirkulasi udara baik. Hindari menjemur buku langsung di bawah sinar matahari karena panas dan paparan UV justru dapat mempercepat perubahan warna kertas.

  3. 3. Jauhkan buku dari sinar matahari langsung

    Tangan membuka halaman buku tebal di atas permukaan kayu, menggambarkan aktivitas membaca dan belajar.
    ilustrasi membuka halaman buku (pexels.com/Efrem Efre )

    Pernah melihat buku yang bagian sampul atau pinggir halamannya berubah warna karena terlalu lama berada di dekat jendela? Paparan sinar matahari langsung dapat mempercepat proses oksidasi pada kertas dan membuat warnanya lebih cepat menguning. Sinar UV juga dapat memudarkan warna sampul dan ilustrasi.

    Sebaiknya letakkan rak buku di area yang tidak terkena cahaya matahari langsung. Jika tidak memungkinkan, gunakan tirai atau blind untuk mengurangi intensitas cahaya. Lampu ruangan juga sebaiknya tidak terlalu dekat dengan buku, terutama jika menggunakan pencahayaan yang menghasilkan panas.

  4. 4. Bersihkan rak dan buku secara berkala

    Seseorang membersihkan debu pada rak buku menggunakan kemoceng, dengan deretan buku tersusun rapi di rak kayu.
    ilustrasi membersihkan rak buku dari debu (pexels.com/Polina Tankilevitch)

    Debu yang menumpuk bukan hanya membuat koleksi terlihat kusam, tetapi juga dapat menjadi masalah jika bercampur dengan kelembapan. Karena itu, jangan hanya membersihkan bagian luar rak. Sampul, bagian atas buku, dan sela-sela rak juga perlu diperhatikan secara rutin.

    Gunakan kain lembut atau kemoceng untuk membersihkan permukaan buku. Untuk debu yang menempel di bagian tepi halaman, kamu bisa menggunakan kuas berbulu lembut dan menyapukannya secara perlahan. Hindari menggunakan kain atau tisu yang basah pada halaman karena tambahan kelembapan justru dapat meningkatkan risiko jamur.

  5. 5. Hindari menyimpan buku dalam plastik terlalu lama

    Ilustrasi buku yang terbuka sebagai simbol aktivitas membaca, belajar, dan membuka wawasan melalui halaman bacaan.
    ilustrasi membuka buku (pexels.com/https://kaboompics.com/)

    Membungkus buku dengan plastik memang terlihat seperti cara praktis untuk melindunginya dari debu. Namun, jika buku langsung dibungkus ketika kondisi udara lembap, kelembapan bisa ikut terperangkap di dalamnya. Kondisi tersebut justru dapat menciptakan lingkungan yang kurang ideal bagi buku.

    Jika ingin melindungi koleksi dari debu, gunakan tempat penyimpanan yang memiliki sirkulasi udara baik. Untuk buku yang jarang dibaca, pastikan kondisinya benar-benar kering dan bersih sebelum disimpan. Yang paling penting, jangan membungkus buku yang sudah lembap atau baru terkena air lalu langsung menutupnya rapat-rapat.

  6. 6. Jangan membaca buku dengan tangan basah atau berminyak

    Seorang wanita membaca buku dalam ilustrasi yang dikreditkan kepada fotografer Maddy Freddie dari Pexels.
    ilustrasi seorang wanita membaca buku (pexels.com/Maddy Freddie)

    Kebiasaan kecil saat membaca juga bisa memengaruhi kondisi buku dalam jangka panjang. Tangan yang basah dapat membuat halaman lembap, sedangkan minyak, lotion, atau sisa makanan bisa meninggalkan noda dan membuat permukaan kertas lebih mudah kotor.

    Biasakan mencuci dan mengeringkan tangan sebelum membaca, terutama jika buku tersebut ingin kamu simpan sebagai koleksi dalam waktu lama. Hindari pula makan dan minum terlalu dekat dengan buku. Kalau terjadi tumpahan air, segera pisahkan halaman yang basah dan keringkan dengan metode yang tepat, jangan langsung menutup buku dalam keadaan lembap.

  7. 7. Periksa koleksi secara rutin

    Seorang perempuan membersihkan dan mengecek kebersihan rak buku kayu yang penuh buku di dalam ruangan.
    ilustrasi mengecek kebersihan rak buku (pexels.com/cottonbro studio)

    Jangan menunggu sampai jamur terlihat jelas baru mengecek kondisi buku. Luangkan waktu secara berkala untuk melihat apakah ada perubahan warna, bintik-bintik, bau apek, atau halaman yang terasa lebih lembap dari biasanya. Pemeriksaan rutin membantu kamu menemukan masalah sejak awal sebelum menyebar ke buku lain.

    Jika menemukan buku yang terindikasi berjamur, segera pisahkan dari koleksi lainnya agar tidak berisiko menyebarkan spora. Hindari menggosok jamur secara sembarangan, terutama jika jumlahnya banyak. Untuk koleksi yang bernilai atau kerusakannya cukup parah, pertimbangkan meminta bantuan konservator buku atau profesional restorasi agar penanganannya tidak semakin merusak kertas.

    Merawat buku fisik sebenarnya dimulai dari hal-hal sederhana: menjaga ruangan tetap kering, memberikan sirkulasi udara yang cukup, menjauhkannya dari sinar matahari langsung, dan rutin membersihkan rak. Perlu diingat, menguningnya kertas tidak selalu berarti buku tidak terawat, karena kertas memang dapat mengalami perubahan warna secara alami akibat proses oksidasi seiring waktu. Yang bisa kita lakukan adalah memperlambat proses tersebut dan mencegah kerusakan lain seperti jamur, kelembapan, dan noda.

    Jadi, sebelum koleksi buku mulai berbau apek atau penuh bintik, coba cek kembali kondisi rak dan kebiasaan menyimpan bukumu. Sedikit perhatian sekarang bisa membuat buku-buku kesayangan tetap nyaman dibaca dan menemani kamu jauh lebih lama. Selamat mencoba!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team
Atqo Sy
EditorAtqo Sy

Related Articles

See More