5 Dinamika Kehidupan Mahasiswa Semester Akhir, Bikin Galau

- Intensitas bertemu dengan teman berkurang karena prioritas masing-masing
- Menemukan passion butuh waktu dan terkadang kejenuhan menghampiri
- Menjaga pola tidur dan makan sehat menjadi tantangan, tapi penting untuk performa
Dunia perkuliahan berhasil memberikan banyak momen dan pelajaran bagi mahasiswa sejak awal semester. Tanpa disadari, semakin bertambahnya semester, semakin banyak juga hal yang berubah. Kenyataan tersebut menyumbang sensasi atau perasaan yang sulit dijelaskan oleh mahasiswa.
Apalagi saat menjadi mahasiswa semester akhir, hal-hal terasa tidak biasa. Mulai dari perubahan fokus pada tugas akhir atau skripsi, kesibukan dalam merintis masa depan, tujuan hidup yang mulai dipertanyakan kembali, dan lain sebagainya. Untuk memahami lebih dalam, berikut adalah lima dinamika kehidupan mahasiswa semester akhir yang bikin mixed feelings maupun galau. Apakah kamu sedang mengalaminya?
1. Intensitas bertemu dengan teman jadi lebih sedikit karena prioritas masing-masing

Saat sudah masuk semester yang semakin tua, apalagi semester akhir, banyak mahasiswa lebih sibuk dengan prioritas masing-masing. Mulai dari berjuang menyelesaikan tugas akhir, ikut magang, menyusun portofolio untuk melamar pekerjaan, menyusun esai beasiswa S2, dan lain-lain. Para mahasiswa semakin serius menata masa depannya.
Di fase inilah pertemuanmu dengan teman-teman akan semakin jarang. Bukannya sudah tidak saling menyayangi, tetapi mimpi dan rencana menyita lebih banyak fokus dan waktu. Pahami saja hal itu dan sesekali cukup kirim pesan singkat untuk saling memastikan keadaan.
2. Menemukan passion yang tepat selalu butuh waktu dan terkadang kejenuhan menghampirimu

Setiap eksplorasi yang kamu lakukan sejak awal semester pelan-pelan akan menemukanmu pada passion sesungguhnya. Mulai dari mengikuti organisasi tertentu dan mendapatkan posisi tertentu. Lalu, mengikuti lomba, mengikuti seminar dan pelatihan, menjadi relawan, bahkan melakukan penelitian bersama dosen. Semua itu butuh waktu yang tidak sebentar.
Kemampuan yang kamu asah di sana membuatmu yakin pada apa yang ingin kamu perjuangkan selanjutnya. Namun, fakta ini juga akan membuatmu jenuh di tengah perjalanannya. Jika hal ini terjadi, tidak ada salahnya untuk memperluas zona nyaman untuk mencari potensi lainnya. Hidup selalu punya banyak pilihan untuk dicoba.
3. Menjaga pola tidur dan pola makan sehat menjadi hal yang menantang

Banyaknya kegiatan yang kamu lakukan saat berkuliah terkadang menyita waktu tidur dan mengganggu pola makan. Kamu mungkin senang menjalaninya. Namun, perlahan seiring bertambahnya semester, kamu harus menjaga lagi kedua hal itu karena berpengaruh pada performamu selanjutnya.
Kamu akan sadar bahwa bisa saja ketidakmahiran mengatur waktu dan energi menjadi pemicu stres yang kamu rasakan. Banyaknya impianmu memang pantas diperjuangkan. Di sela-sela itu, jangan lupa untuk istirahat dan makan teratur agar lebih semangat berjuang dalam jangka panjang. Tidak mudah memang untuk dilakukan, tapi bukan berarti tidak mungkin untuk dicoba pelan-pelan.
4. Semakin sadar bahwa kesulitan yang dialami selama ini dapat membantu berkembang

Setiap mahasiswa pasti pernah mengalami malam-malam overthinking dan kesulitan. Entah itu kesulitan memahami potensi diri, kesulitan memahami materi kuliah, kesulitan dalam seleksi organisasi, atau yang lain. Tanpa sadar, dari kesulitan itulah kegigihanmu untuk belajar dan berkembang akan meningkat.
Kamu jadi mencari tahu segala cara yang baik untuk bisa mendapatkan sesuatu. Kamu lebih memahami kelemahan dan kelebihan diri. Semua itu kamu perlukan sebagai batu loncatan agar bisa lebih baik lagi. Kamu akan menyadari hal ini saat semester akhir menghampiri.
5. Hidup membawamu lebih dekat pada fase pendewasaan sebenarnya

Tidak terasa sudah banyak momen yang terlewati di perkuliahan. Segala suka, duka, dan kompleksitas lainnya berhasil mengisi kenangan dan menjadi bagian penting kehidupan. Setelah ini, fase dewasa yang sebenarnya akan dimulai.
Ada hal yang lebih besar dan siap memberikanmu lebih banyak tantangan serta pembelajaran. Baik itu di lingkungan pekerjaanmu atau di jenjang pendidikanmu selanjutnya. Pastikan kamu sudah memahami hal ini dan memiliki persiapan yang matang agar bisa menjalaninya dengan baik.
Pada akhirnya, kamu akan menyadari banyak hal setelah kamu melangkah jauh. Fase semester akhir berhasil menjadi bukti bahwa kamu sudah cukup tangguh dalam bertahan di perkuliahan. Dari lima dinamika kehidupan mahasiswa semester akhir di atas, poin mana yang paling relate denganmu?


















