5 Buku Grounded agar Luka Masa Kecilmu Tak Diteruskan ke Anak
Menjelang Hari Anak Nasional, lini masa kerap dipenuhi wacana manis tentang perlindungan anak dan idealisme pengasuhan. Namun di realitas lapangan, banyak calon orang tua maupun orang tua muda usia 20–30-an yang sebenarnya sedang dilanda ketakutan tak kasatmata:
“Bagaimana jika tanpa sadar aku mengulangi cara marah, membentak, atau mengabaikan anak persis seperti yang dilakukan orang tuaku dulu?”
Ketakutan itu valid. Dalam ilmu psikologi, fenomena ini dikenal sebagai intergenerational trauma, rantai luka emosional yang terus diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya karena tak pernah benar-benar diproses dan disembuhkan.
Memutus rantai ini tidak cukup hanya dengan niat "ingin jadi orang tua baik". Kamu butuh pemahaman ilmiah, keberanian membedah ego, dan kesadaran neurobiologis atas reaksi emosionalmu sendiri.
Jika kamu berkomitmen untuk berhenti mereplikasi luka masa lalu, berikut 5 rekomendasi buku kurasi pilihan yang akan membantumu memutus rantai trauma tersebut.
