Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Cara Membuat Morning Routine Zone agar Pagi Lebih Rapi dan Gak Stres

Cara Membuat Morning Routine Zone agar Pagi Lebih Rapi dan Gak Stres
ilustrasi perempuan bercermin (pexels.com/karolinagrabowska)
Share Article

Pagi hari sering terasa terburu-buru karena banyak hal harus disiapkan dalam waktu berdekatan. Menyiapkan kopi, membuat sarapan, mencari vitamin, hingga merapikan perlengkapan yang berserakan bisa bikin suasana pagi kurang nyaman. Untuk mengatasinya, kamu bisa membuat morning routine zone, yaitu area khusus untuk menyimpan berbagai kebutuhan pagi.

Konsep ini diperkenalkan Ashley Murphy dan Marissa Hagmeyer, pendiri NEAT Method sekaligus penulis The NEAT Method Organizing Recipe Book. Dengan menempatkan kebutuhan pagi di satu area, rutinitas pun bisa terasa lebih praktis dan teratur. Nah, kalau kamu ingin mencobanya di rumah, berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan.

  1. 1. Kumpulkan barang yang paling sering digunakan pada pagi hari

    ilustrasi lemari pakaian (pexels.com/anastasiashuraeva)
    ilustrasi lemari pakaian (pexels.com/anastasiashuraeva)

    Langkah pertama, tentukan barang yang memang sering kamu gunakan setiap pagi, seperti kopi, krimer, vitamin, protein powder, gelas, atau bahan smoothie. Pilih yang benar-benar dibutuhkan agar area ini gak dipenuhi barang yang jarang terpakai.

    Selanjutnya, kelompokkan barang sesuai rutinitasnya. Letakkan perlengkapan kopi berdekatan, sementara vitamin atau bahan smoothie bisa ditempatkan di area lain agar semuanya lebih mudah ditemukan.

    “Rutinitas pagimu menentukan suasana sepanjang hari, tetapi bisa dengan mudah terganggu oleh barang yang berantakan dan tidak terorganisir,” ujar Ashley Murphy, co-founder NEAT Method, dikutip dari Real Simple.

  2. 2. Gunakan wadah dan label agar lebih rapi

    ilustrasi storage dan kursi
    ilustrasi storage dan kursi (pexels.com/dada-_design)

    Barang-barang kecil seperti kopi, vitamin, protein powder, atau bahan smoothie bisa dipindahkan ke dalam wadah yang sesuai. Beri label pada setiap wadah agar kamu lebih mudah mengetahui isinya tanpa perlu membuka satu per satu. Cara sederhana ini juga membantu mengurangi barang yang berserakan di area morning routine zone.

    Barang yang paling sering digunakan sebaiknya diletakkan di tempat yang mudah dijangkau. Kamu juga bisa menggunakan turntable untuk menyimpan beberapa wadah kecil, sementara barang cadangan atau yang jarang dipakai bisa dimasukkan ke dalam satu wadah dan disimpan di rak bagian atas. Dengan begitu, area utama tetap rapi tanpa mengurangi kemudahan saat mengambil barang.

    “Pengaturan barang sering terasa melelahkan ketika disampaikan sebagai konsep yang luas. Format seperti resep mengubahnya dengan memberikan daftar bahan yang jelas dan langkah demi langkah untuk setiap proyek,” ujar Marissa Hagmeyer, co-founder NEAT Method, dikutip dari Real Simple.

  3. 3. Pilih area yang mudah dijangkau

    ilustrasi wanita bercermin (pexels.com/jillwellington)
    ilustrasi wanita bercermin (pexels.com/jillwellington)

    Setelah menentukan barang yang dibutuhkan, pilih area yang paling sesuai dengan rutinitas pagimu. Dapur bisa menjadi pilihan jika kamu biasanya membuat kopi, menyiapkan sarapan, atau membuat smoothie di pagi hari. Pastikan tempat tersebut cukup luas sehingga kamu bisa mengambil dan menggunakan barang tanpa harus memindahkan banyak benda.

    Kamu gak perlu menyediakan ruang khusus untuk membuat morning routine zone. Yang terpenting, pilih lokasi yang sesuai dengan alur aktivitasmu sehari-hari agar berbagai kebutuhan pagi berada di tempat yang mudah dijangkau. Dengan begitu, kamu bisa menjalani rutinitas dengan lebih praktis tanpa harus bolak-balik mencari barang.

    “Cobalah berhenti sejenak dan amati pola serta kebiasaan alamimu,” ujar Ashley Murphy.

  4. 4. Sesuaikan penataan dengan kebiasaanmu

    ilustrasi wanita bercermin (pexels.com/karolinagrabowska)
    ilustrasi wanita bercermin (pexels.com/karolinagrabowska)

    Setiap orang tentu memiliki rutinitas pagi yang berbeda, sehingga isi dan penataan morning routine zone gak harus sama. Kalau kamu selalu membuat kopi sebelum beraktivitas, misalnya, letakkan kopi, krimer, gula, dan perlengkapannya dalam satu area. Sementara itu, bahan smoothie atau vitamin bisa ditempatkan di bagian lain sesuai dengan kebutuhanmu.

    Perhatikan juga urutan aktivitas yang biasanya kamu lakukan pada pagi hari. Barang yang digunakan setiap hari sebaiknya berada di bagian yang paling mudah dijangkau, sedangkan barang yang hanya sesekali dipakai bisa disimpan di tempat lain. Penataan berdasarkan kebiasaan ini akan membuat area terasa lebih fungsional, bukan sekadar terlihat rapi.

    “Dengan menempatkan semua barang yang kamu perlukan untuk melakukan aktivitas tersebut secara bersamaan di tempat yang memang secara alami kamu gunakan, akan lebih mudah untuk menjaga rumah tetap teratur sekaligus mempertahankan kebiasaan yang baik,” ujar Barb Mickits, pendiri Edit & Organize, dikutip dari Good House Keeping.

  5. 5. Jangan memenuhi area dengan terlalu banyak barang

    ilustrasi meja kerja (freepik.com/tara-winstead)
    ilustrasi meja kerja (freepik.com/tara-winstead)

    Membuat morning routine zone bukan berarti semua kebutuhan pagi harus diletakkan dalam satu tempat. Terlalu banyak barang justru bisa membuat area kembali penuh dan menyulitkanmu saat mengambil sesuatu. Karena itu, simpan barang yang benar-benar sering digunakan dan pindahkan barang lainnya ke tempat penyimpanan yang sesuai.

    Setelah menggunakan barang, biasakan mengembalikannya ke tempat semula agar area tetap teratur. Kamu juga bisa mengecek isinya secara berkala dan menyingkirkan barang yang sudah jarang digunakan. Dengan cara ini, morning routine zone tetap sederhana, rapi, dan mudah digunakan setiap pagi.

    Membuat morning routine zone gak harus membutuhkan banyak ruang atau perlengkapan mahal. Cukup atur barang yang sering digunakan sesuai kebiasaan agar rutinitas pagi terasa lebih praktis dan gak terburu-buru.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More