5 Buku Cerita yang Menelanjangi Eksploitasi dan Perampasan Masa Kecil
Hari Anak Nasional kerap dirayakan dengan selebrasi yang riuh, panggung gembira, dan ucapan-ucapan seremonial tentang betapa berharganya generasi penerus. Namun di balik riuhnya selebrasi tersebut, ada realitas dingin yang kerap kita tutup mata: tidak semua anak lahir di ruang aman, dan tidak semua anak diizinkan menjadi anak-anak.
Dalam kenyataannya, masa kecil sering kali menjadi barang dagangan pertama yang dikorbankan. Anak-anak dituntut menjadi dewasa sebelum waktunya, memikul beban ekonomi keluarga, ditumbalkan demi gengsi kasta, hingga dijadikan komoditas di tengah kejamnya struktur sosial orang dewasa.
Melalui pendekatan naratif yang tajam dan emosional, 5 karya fiksi kurasi pilihan ini membongkar bagaimana sistem sosial, kemiskinan, dan ego orang dewasa secara sistematis merampas kedaulatan masa kecil anak-anak:
