5 Istilah Bahasa Inggris di Media Sosial yang Wajib Kamu Tahu

Pernah membaca komentar di TikTok atau Instagram yang menggunakan istilah seperti lowkey, relatable, atau random, tetapi kamu masih bingung dengan maksudnya? Bahasa Inggris yang digunakan di media sosial memang sering berbeda dari bahasa yang dipelajari di sekolah. Selain singkatan, ada banyak istilah populer yang muncul dalam percakapan digital untuk menggambarkan perasaan, pengalaman, atau reaksi terhadap sesuatu.
Menariknya, istilah-istilah tersebut gak selalu bisa dipahami hanya dengan menerjemahkan setiap kata ke bahasa Indonesia. Kamu perlu mengetahui konteks penggunaannya agar gak salah menangkap maksud sebuah komentar atau unggahan. Kalau kamu ingin lebih mudah memahami tren di media sosial sekaligus menambah kosakata bahasa Inggris, berikut lima istilah yang wajib kamu tahu!
1. Lowkey: Diam-diam atau sebenarnya

ilustrasi istilah Bahasa Inggris di sosial media (freepik.com/freepik) Lowkey merupakan istilah informal yang sering digunakan untuk menyampaikan perasaan, pendapat, atau keinginan secara gak terlalu terang-terangan. Dalam konteks tertentu, kata ini bisa berarti diam-diam, agak, atau sebenarnya, bergantung pada kalimat yang digunakan. Istilah ini cukup populer di media sosial ketika seseorang ingin mengungkapkan sesuatu tanpa terdengar terlalu berlebihan. Misalnya, seseorang mungkin menggunakan lowkey untuk mengakui bahwa ia menyukai sesuatu, meskipun sebelumnya gak terlalu menunjukkan ketertarikan tersebut.
Contohnya, 'I lowkey want to go on vacation right now.' Kalimat ini berarti sebenarnya aku ingin banget liburan sekarang, meskipun keinginannya disampaikan dengan nada santai. Contoh lainnya, 'I’m lowkey obsessed with this song,' yang menunjukkan bahwa seseorang diam-diam atau sebenarnya sangat menyukai lagu tersebut. Kamu juga bisa menemukan istilah ini dalam komentar tentang makanan, film, pakaian, hingga kebiasaan sehari-hari. Namun, lowkey merupakan bahasa informal sehingga lebih cocok digunakan dalam percakapan santai daripada tulisan akademik atau dokumen resmi.
2. Relatable: Terasa dekat dengan pengalaman sendiri

ilustrasi istilah Bahasa Inggris di sosial media (pexels.com/Cedric Fauntleroy) Pernah melihat unggahan tentang seseorang yang menunda pekerjaan sampai mendekati tenggat, lalu kamu merasa, 'Wah, ini aku banget!' Nah, istilah bahasa Inggris yang cocok untuk menggambarkan perasaan tersebut adalah relatable. Kata ini digunakan untuk menyatakan bahwa suatu cerita, pengalaman, pendapat, atau situasi terasa dekat dengan kehidupan seseorang. Istilah tersebut sering muncul dalam komentar video, meme, dan unggahan yang menggambarkan kejadian sehari-hari.
Sebagai contoh, seseorang berkomentar, 'This video is so relatable!' Artinya, video ini sangat menggambarkan pengalaman yang juga pernah ia rasakan. Kamu juga bisa mengatakan, 'That feeling is relatable,' ketika seseorang menceritakan pengalaman yang mirip dengan pengalamanmu. Istilah ini gak selalu berarti kamu mengalami kejadian yang persis sama, tetapi kamu bisa memahami perasaan atau situasi yang digambarkan. Karena itu, relatable sering digunakan untuk menunjukkan rasa terhubung dengan konten yang dibagikan orang lain.
3. Random: Acak atau gak terduga

ilustrasi istilah Bahasa Inggris di sosial media (pexels.com/EVG Kowalievska) Kata random sebenarnya sudah cukup dikenal dalam bahasa Inggris dan berarti acak atau gak memiliki pola tertentu. Namun, dalam percakapan sehari-hari dan media sosial, istilah ini juga sering digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang muncul tiba-tiba, gak terduga, atau terasa gak berhubungan dengan pembicaraan sebelumnya. Misalnya, temanmu sedang membahas pekerjaan, lalu tiba-tiba mengirim foto kucing dengan keterangan yang sama sekali gak berkaitan. Kamu mungkin akan menyebut tindakan tersebut random karena muncul di luar konteks percakapan.
Contoh penggunaannya adalah, 'That was such a random question.' Artinya, pertanyaan itu benar-benar tiba-tiba atau gak terduga. Kamu juga bisa menemukan komentar, 'This video is so random, but it made me laugh,' yang berarti video ini sangat gak terduga, tetapi berhasil membuatku tertawa. Dalam konteks tersebut, random gak selalu memiliki makna negatif. Bahkan, sesuatu yang random justru bisa dianggap lucu atau menarik karena muncul di luar dugaan.
4. Vibe: Suasana atau kesan yang terasa

ilustrasi istilah Bahasa Inggris di sosial media (pexels.com/Plann) Istilah vibe digunakan untuk menggambarkan suasana, kesan, atau energi yang dirasakan seseorang ketika melihat tempat, orang, musik, maupun situasi tertentu. Dalam bahasa Indonesia, maknanya bisa mendekati kata suasana atau kesan, tetapi terjemahan yang paling tepat tetap bergantung pada konteks. Di media sosial, istilah ini sering muncul dalam unggahan foto, video, rekomendasi tempat, dan konten gaya hidup. Misalnya, seseorang mengunggah foto kafe yang tenang dengan tulisan 'cozy vibes' untuk menggambarkan suasana yang nyaman.
Contoh lainnya adalah, 'I love the vibe of this place,' yang berarti aku suka suasana tempat ini. Kamu mungkin juga pernah membaca komentar, 'This song gives me summer vibes,' yang menunjukkan bahwa lagu tersebut mengingatkan seseorang pada suasana musim panas. Selain itu, istilah good vibes sering digunakan untuk menggambarkan suasana atau energi positif. Kamu bisa menggunakan kata vibe ketika ingin menyampaikan kesan terhadap sesuatu tanpa harus menjelaskan setiap detail yang kamu rasakan.
5. Glow up: Perubahan menjadi lebih baik

ilustrasi istilah Bahasa Inggris di sosial media (pexels.com/cottonbro studio) Glow up merupakan istilah informal yang menggambarkan perubahan positif pada penampilan, kepercayaan diri, kebiasaan, atau kondisi kehidupan seseorang. Istilah ini sering digunakan di media sosial untuk membicarakan transformasi dari masa lalu hingga sekarang. Banyak konten glow up menampilkan perubahan gaya berpakaian, perawatan diri, kebugaran, atau perkembangan pribadi. Meski begitu, glow up gak harus selalu berkaitan dengan penampilan fisik karena perubahan sikap dan kemampuan juga bisa dianggap sebagai bagian dari perkembangan diri.
Misalnya, seseorang menulis, 'She had an amazing glow up!' Kalimat ini berarti dia mengalami perubahan positif yang luar biasa. Kamu juga bisa mengatakan, 'My glow up is not just about my appearance,' untuk menjelaskan bahwa perubahan positif dalam hidupmu bukan hanya soal penampilan. Istilah ini sering digunakan dalam unggahan sebelum dan sesudah seseorang mengalami perubahan tertentu. Namun, penting untuk memahami bahwa glow up gak harus mengikuti standar kecantikan atau tren tertentu karena perkembangan positif setiap orang bisa memiliki bentuk yang berbeda.
Mengenal istilah bahasa Inggris yang populer di media sosial bisa membuatmu lebih mudah memahami komentar, meme, dan percakapan digital. Lowkey membantu menyampaikan perasaan secara santai, relatable menggambarkan pengalaman yang terasa dekat, random menjelaskan sesuatu yang gak terduga, vibe menggambarkan suasana, sedangkan glow up merujuk pada perubahan positif. Kelima istilah ini sering digunakan dalam konteks informal sehingga kamu bisa mempelajarinya melalui contoh percakapan sehari-hari.
Kamu gak harus langsung menggunakan semua istilah tersebut dalam setiap percakapan. Mulailah dengan memperhatikan bagaimana orang menggunakannya, kemudian cobalah membuat kalimat sederhana yang sesuai dengan konteksnya. Kamu juga bisa mencatat istilah baru yang ditemukan saat menonton video berbahasa Inggris atau membaca komentar di media sosial. Cara ini bisa membantu menambah kosakata sekaligus membiasakanmu memahami bahasa Inggris yang benar-benar digunakan dalam kehidupan sehari-hari.























