Pernah punya rencana besar yang terasa begitu menjanjikan, tetapi gak kunjung terlaksana karena terlalu lama mempertimbangkan berbagai kemungkinan? Awalnya, menyusun strategi memang terasa menyenangkan karena ada banyak ide yang bisa dikembangkan dan peluang yang dapat dipertimbangkan. Namun, ketika setiap keputusan terus dianalisis tanpa diikuti tindakan nyata, rencana yang seharusnya menjadi langkah menuju perubahan justru berakhir sebagai angan-angan.
Kebiasaan berpikir berlebihan atau overthinking sering muncul karena seseorang ingin menghindari kesalahan, menghadapi ketidakpastian, dan memastikan semuanya berjalan sesuai harapan. Sayangnya, semakin banyak skenario yang dipertimbangkan, semakin sulit menentukan langkah pertama karena pikiran terus mencari kepastian yang belum tentu tersedia. Supaya rencana gak terus menjadi wacana, yuk kenali lima jebakan overthinking yang diam-diam menghambat langkahmu dan cara mengatasinya!
