Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Jenis Genre Buku Aneh yang Ternyata Punya Banyak Penggemar

5 Jenis Genre Buku Aneh yang Ternyata Punya Banyak Penggemar
ilustrasi perempuan membaca buku (unsplash.com/jmuniz)
Intinya Sih
  • Cli-Fi menyoroti dampak perubahan iklim terhadap kehidupan manusia, dari kenaikan suhu hingga kelangkaan air, lewat cerita bertahan hidup di masa kini, masa depan, atau dunia lain.
  • Bizarro fiction menyajikan cerita absurd dan sulit ditebak untuk mengkritik sosial, budaya populer, atau psikologi manusia; sementara LitRPG memakai level, misi, dan statistik ala game RPG.
  • Cozy mystery menawarkan teka-teki kriminal dengan suasana santai dan minim kekerasan eksplisit, sedangkan slipstream mencampurkan realisme, fantasi, psikologi, dan fiksi ilmiah secara ambigu.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Kalau diminta menyebutkan genre buku, mungkin yang langsung terlintas di kepalamu adalah romance, thriller, fantasi, horor, atau misteri. Genre-genre tersebut memang sudah sangat populer dan mudah ditemukan di toko buku atau platform digital. Namun, dunia literasi ternyata jauh lebih luas daripada itu.

Ada banyak genre buku yang terdengar aneh, tidak biasa, bahkan membuat orang bertanya-tanya, "Memangnya ada yang suka membaca cerita seperti ini?" Menariknya, genre-genre yang dianggap nyeleneh justru memiliki komunitas pembaca yang loyal. Kalau kamu sedang mencari bacaan yang unik, genre-genre ini bisa kamu pertimbangkan.

1. Cli-Fi, ketika krisis iklim menjadi cerita yang menegangkan

Novel The Water Knife karya Paolo Bacigalupi
Novel The Water Knife karya Paolo Bacigalupi (amazon.com)

Pernah membayangkan bagaimana kehidupan manusia jika suhu bumi terus meningkat, kota-kota tenggelam, atau sumber air bersih semakin langka? Semua itu menjadi inti dari genre Cli-Fi atau Climate Fiction. Sekilas, memang terdengar seperti fiksi ilmiah. Namun, fokus utamanya bukan teknologi canggih, melainkan dampak perubahan iklim terhadap kehidupan manusia.

Ceritanya bisa berlatar masa depan, masa kini, atau dunia lain yang menggambarkan bagaimana manusia bertahan menghadapi bencana lingkungan. Saat membaca Cli-Fi, kamu diajak membayangkan konsekuensi dari berbagai persoalan lingkungan yang sedang terjadi saat ini. Contohnya ada The Water Knife, Flight Behavior, dan The Fifth Season.

2. Bizarro fiction, semakin aneh justru semakin menarik

Novel John Dies at The End karya David Wong
Novel John Dies at The End karya David Wong (amazon.com)

Kalau biasanya novel berusaha masuk akal, bizarro fiction justru kebalikannya. Genre ini sengaja menghadirkan cerita yang absurd, aneh, dan sulit ditebak. Kamu mungkin menemukan tokoh utama berupa benda mati yang bisa berbicara, kota yang dihuni makhluk dengan aturan hidup tidak masuk akal, atau alur cerita yang terasa seperti mimpi.

Meski terdengar kacau, bizarro fiction bukan sekadar kumpulan ide aneh. Banyak penulis menggunakan keanehan tersebut untuk menyampaikan kritik sosial, menyindir budaya populer, atau mengeksplorasi sisi psikologis manusia. Contoh bukunya adalah The Haunted Vagina, John Dies at The End dan HELP! A Bear is Eating Me!

3. LitRPG, ketika dunia game menjadi sebuah novel

Novel Dungeon Crawler Carl by Matt Dinniman
Novel Dungeon Crawler Carl by Matt Dinniman (amazon.com)

Kalau kamu menyukai game role-playing atau RPG, genre LitRPG mungkin akan terasa sangat familiar. Dalam genre ini, karakter utama hidup di dunia yang memiliki sistem layaknya video game. Ada level, poin pengalaman, misi, statistik karakter, hingga proses naik level seperti yang biasa ditemukan dalam permainan.

Yang menarik, semua elemen tersebut menjadi bagian alami dari alur cerita. Pembaca bisa mengikuti perkembangan tokoh utama seolah-olah sedang memainkan sebuah game. Genre ini berkembang pesat karena banyak pembacanya berasal dari kalangan gamer. Kamu bisa menikmatinya dalam buku seperti Chugong, Dungeon Crawler Carl dan The Land: Chaos Seeds.

4. Cozy mystery, misteri tanpa teror berlebihan

Novel The Thursday Murder Club by Richard Osman
Novel The Thursday Murder Club by Richard Osman (amazon.com)

Biasanya novel misteri identik dengan pembunuhan sadis, kejar-kejaran, atau adegan penuh darah. Namun, cozy mystery justru menawarkan pengalaman yang jauh lebih santai. Dalam genre ini, misteri tetap menjadi pusat cerita, tapi kekerasan dan adegan yang terlalu menyeramkan biasanya tidak digambarkan secara eksplisit.

Tokoh utamanya sering kali adalah orang biasa yang tanpa sengaja terlibat dalam sebuah kasus. Latar ceritanya pun sering berada di kota kecil yang tenang sehingga suasana membaca terasa lebih hangat. Genre ini cocok untuk kamu yang menyukai teka-teki. Buku yang bisa kamu nikmati di antaranya adalah The Thursday Murder Club dan Vera Wong's Unsolicited Advice for Murderers.

5. Slipstream, ketika kamu sulit menentukan genre ceritanya

The Wind-Up Bird Cronicle by Haruki Murakami
Novel The Wind-Up Bird Cronicle by Haruki Murakami (amazon.com)

Slipstream merupakan salah satu genre yang sering membuat pembaca kebingungan. Bukan karena ceritanya sulit dipahami, tapi karena sangat sulit dimasukkan ke dalam satu kategori. Novel slipstream biasanya menggabungkan berbagai unsur sekaligus, seperti realisme, fantasi, psikologi, hingga fiksi ilmiah tanpa benar-benar menjadi salah satu di antaranya.

Saat membacanya, kamu mungkin bertanya-tanya apakah tokoh utama sedang bermimpi, mengalami hal supernatural, atau memang hidup di dunia yang berbeda. Perasaan tidak yakin inilah yang justru menjadi ciri khas genre slipstream. Banyak penulis menggunakan pendekatan ini untuk menciptakan suasana yang ganjil, tapi tetap terasa emosional. The Wind-Up Bird Chronicle, Piranesi dan Beloved adalah buku-buku di genre ini.

Dunia literasi jauh lebih beragam daripada sekadar romance, horor, atau fantasi. Kalau selama ini kamu merasa bosan dengan bacaan yang itu-itu saja, mungkin sekarang saatnya mencoba sesuatu yang berbeda. Siapa tahu, justru dari genre yang paling tidak biasa itulah kamu menemukan cerita yang paling sulit dilupakan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More