Jakarta, IDN Times - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyiapkan beasiswa bagi warga Jawa Barat, khususnya para siswa yang tidak lolos dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026. Menurutnya, terdapat lebih dari 70.000 siswa yang berpotensi tidak mendapatkan kursi di sekolah negeri.
Mereka akan menjadi sasaran program bantuan pendidikan dari pemerintah daerah. Program ini dibentuk sebagai solusi karena adanya gap ketersediaan daya tampung sekolah negeri dengan jumlah pendaftar.
"Ketika (mendaftar) ke sekolah swasta, dia harus mengeluarkan biaya. Maka solusinya sekarang saya buat, yang terdaftar di PCMB, karena kita sudah pemetaan, sisanya sekitar 70.000 lebih itu nanti ditanggung oleh pemerintah biayanya," kata Dedi Mulyadi dalam acara Indonesia Summit 2026 by IDN Times, Jakarta, Rabu (17/6/2026).
Dedi menegaskan, bantuan tersebut pada dasarnya merupakan program beasiswa pendidikan bagi warga Jawa Barat yang melanjutkan sekolah di lembaga pendidikan swasta.
"Kalau dalam bahasa umum, bahasa saya adalah beasiswa pendidikan untuk warga Jawa Barat yang sekolah di sekolah swasta," tuturnya.
IDN menggelar Indonesia Summit (IS) 2026, sebuah konferensi independen yang khusus diselenggarakan untuk dan melibatkan generasi Milenial dan Gen Z di Tanah Air. Dengan tema "The Next Us: Indonesia's Leap in the Algorithmic Age". Indonesia Summit 2026 bertujuan membentuk dan membangun masa depan Indonesia dengan menyatukan para pemimpin dan tokoh nasional dari seluruh nusantara.
Indonesia Summit 2026 diadakan di Tribrata Dharmawangsa, Jakarta, pada 17-18 Juni 2026. Dalam IS 2026, IDN juga meluncurkan Indonesia Millennial and Gen-Z Report 2027.
Survei ini dikerjakan oleh IDN Research Institute. Melalui survei ini, IDN Media menggali aspirasi dan DNA Milenial dan Gen Z, apa nilai-nilai yang mendasari tindakan mereka. Survei ini menjangkau responden Milenial dan Gen Z di sembilan wilayah di Indonesia, antara lain Sumatra Utara, Kepulauan Riau, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan, dan Sulawesi.
