Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Persyaratan Beasiswa LPDP S2 Dalam Negeri, Apa Saja?

Persyaratan Beasiswa LPDP S2 Dalam Negeri, Apa Saja?
ilustrasi persyaratan Beasiswa LPDP S2 Dalam Negeri (pexels.com/Andrea Piacquadio)
Intinya Sih
  • Beasiswa LPDP S2 dalam negeri ditujukan bagi WNI maksimal berusia 35 tahun dengan ijazah D4 atau S1, serta memenuhi syarat administratif dan akademik yang telah ditetapkan.
  • Pendaftar wajib menyiapkan dokumen lengkap seperti KTP, ijazah, transkrip nilai, surat sehat, sertifikat bahasa Inggris minimal TOEFL ITP 500 atau IELTS 6.0, dan LoA Unconditional dari kampus tujuan.
  • Proses seleksi meliputi tahap administrasi, tes berbasis komputer, dan wawancara; kesiapan akademik serta kejelasan tujuan studi menjadi faktor penting untuk lolos beasiswa ini.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk program magister (S2) di dalam negeri adalah kesempatan emas bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang ingin melanjutkan pendidikan. Untuk dapat mendaftar, ada beberapa persyaratan umum dan dokumen yang perlu kamu siapkan dengan cermat. Memahami setiap detail persyaratan ini akan sangat membantu kamu dalam proses aplikasi.

Syarat beasiswa LPDP S2 dalam negeri penting kamu ketahui sejak awal agar proses pendaftaran berjalan lancar. Mulai dari persyaratan administratif, akademik, hingga kemampuan bahasa, semuanya memiliki standar tersendiri. Disimak, ya.


1. Persyaratan umum yang harus kamu ketahui

ilustrasi KTP (pixabay.com/Udik_Art)
ilustrasi KTP (pixabay.com/Udik_Art)

Persyaratan umum ini merupakan fondasi utama yang harus dipenuhi oleh setiap calon pendaftar beasiswa LPDP S2 dalam negeri. Tanpa memenuhi kriteria dasar ini, aplikasi kamu mungkin gak dapat diproses lebih lanjut, lho. Pastikan kamu memeriksa setiap poin dengan teliti sebelum melangkah ke tahap persiapan dokumen, ya.

  1. Kewarganegaraan: Kamu harus seorang Warga Negara Indonesia (WNI).
  2. Usia: Batas usia maksimal untuk pendaftar program magister adalah 35 tahun per 31 Desember pada tahun pendaftaran.
  3. Kualifikasi Pendidikan:
    1. Untuk program magister (S2), kamu harus memiliki ijazah D4 atau S1.
    2. Jika kamu berencana untuk langsung melanjutkan ke program doktor (S3) dari D4/S1, Anda wajib memiliki Letter of Acceptance (LoA) Unconditional dari perguruan tinggi tujuan.

2. Persyaratan dokumen dan akademik tujuan

ilustrasi membuat surat rekomendasi LPDP 2025 (pixabay.com/Pexels)
ilustrasi membuat surat rekomendasi LPDP 2025 (pixabay.com/Pexels)

Kelengkapan dan keabsahan dokumen adalah kunci penting dalam proses pendaftaran beasiswa LPDP. Setiap dokumen memiliki perannya masing-masing dalam memverifikasi identitas, riwayat pendidikan, dan kemampuan kamu. Pastikan semua dokumen yang kamu siapkan adalah asli, terbaru, dan telah dilegalisir jika diperlukan.

  1. Dokumen Identitas:
    1. Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Keluarga (KK).
    2. Pas foto terbaru.
  2. Kesehatan: Surat Keterangan Sehat yang menyatakan kondisi kesehatan.
  3. Akademik:
    1. Scan asli ijazah S1/D4 (untuk pendaftar S2) yang telah dilegalisir.
    2. Transkrip nilai asli.
  4. Kemampuan Bahasa Inggris: Sertifikat kemampuan bahasa Inggris dengan skor minimal:
    1. TOEFL ITP minimal 500, atau
    2. TOEFL iBT minimal 61, atau
    3. IELTS minimal 6.0.
    4. (Pastikan sertifikat masih berlaku, yaitu maksimal 2 tahun sebelum tanggal pendaftaran).
  5. Penerimaan Perguruan Tinggi: Letter of Acceptance (LoA) Unconditional dari perguruan tinggi tujuan kamu. Ini adalah surat penerimaan yang gak bersyarat, kok.
  6. Surat Rekomendasi: Surat rekomendasi dari tokoh masyarakat atau akademisi.
  7. Untuk PNS/TNI/Polri: Surat usulan dari pejabat SDM institusi mu.
  8. Dokumen Pendukung Lainnya: Siapkan dokumen tambahan sesuai dengan persyaratan jalur beasiswa yang kamu pilih, seperti proposal penelitian untuk pendaftar program doktor.

3. Kemampuan bahasa dan Tes Potensi Akademik

ilustrasi melakukan test TOEFL PBT (unsplash.com/Nguyen Dang Hoang Nhu)
ilustrasi melakukan test TOEFL PBT (unsplash.com/Nguyen Dang Hoang Nhu)

Meskipun mendaftar untuk studi dalam negeri, kemampuan bahasa tetap menjadi hal penting, lho. Kamu wajib melampirkan sertifikat kemampuan bahasa Inggris dengan skor minimum TOEFL ITP 500, TOEFL iBT 61, atau IELTS 6.0. Beberapa kampus mungkin memiliki standar yang lebih tinggi, jadi pastikan kamu cek persyaratan kampus tujuanmu juga, ya.

Selain itu, kamu juga harus mengikuti Tes Potensi Akademik (TPA) atau tes sejenis seperti GRE/GMAT (jika diminta kampus). Tes ini bertujuan untuk mengukur kemampuan logika, verbal, dan numerik kamu. Skor minimal TPA yang diterima LPDP adalah 550. Pastikan kamu mempersiapkan diri dengan mengikuti simulasi atau kursus jika diperlukan, lho.


4. Proses seleksi dan tips lolos beasiswa

ilustrasi interview LPDP (pexels.com/Resume Genius)
ilustrasi interview LPDP (pexels.com/Resume Genius)

Seleksi LPDP terdiri dari beberapa tahapan, yaitu seleksi administrasi, seleksi berbasis komputer (tes bakat skolastik), dan wawancara. Seleksi administrasi akan menilai kelengkapan dan kesesuaian dokumen kamu. Jika lolos, kamu akan mengikuti tes tulis berbasis komputer yang menguji kemampuan akademik dasar.

Tahap akhir adalah wawancara dengan panelis yang biasanya terdiri dari akademisi, profesional, dan perwakilan LPDP. Pada tahap ini, kejujuran, semangat kontribusi, dan kejelasan tujuan studi kamu akan diuji. Latihan wawancara dan membaca frequently asked questions dari alumni LPDP bisa sangat membantumu melewati tahap ini dengan baik.

Kamu yang ingin mendaftar beasiswa ini sudah seharusnya mulai menyiapkan diri dari sekarang. Nah, dengan memahami syarat beasiswa LPDP S2 dalam negeri secara menyeluruh, kamu akan memiliki peluang lebih besar untuk lolos dan memulai perjalanan studimu tanpa kendala biaya. Semangat!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Siantita Novaya
EditorSiantita Novaya
Follow Us

Latest in Life

See More