Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Profil Jurusan Kuliah Artis Penerima LPDP, Ada Jurusan Impianmu?
Profil Jurusan Kuliah Artis Penerima LPDP (instagram.com/tasyakamila | Instagram.com/ maudyayunda)
  • Beasiswa LPDP menjadi peluang bergengsi bagi talenta Indonesia, termasuk sejumlah artis yang berhasil menempuh studi di universitas ternama dunia dengan jurusan beragam sesuai minat dan kontribusi mereka.
  • Tasya Kamila mengambil Master of Public Administration di Columbia University, Maudy Ayunda menempuh MA Pendidikan dan MBA di Stanford, sementara Namira Adjani fokus pada hukum komersial internasional.
  • Gita Gutawa melanjutkan studi MSc Culture and Society di LSE, memperdalam hubungan budaya dan masyarakat, menunjukkan bahwa penerima LPDP dari kalangan artis memiliki fokus akademik yang luas dan inspiratif.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Beasiswa LPDP dikenal sebagai salah satu program pendanaan pendidikan paling bergengsi di Indonesia, yang membuka peluang bagi putra-putri terbaik untuk melanjutkan studi ke kampus ternama dunia. Menariknya, tak sedikit artis atau seleb yang juga berhasil menjadi penerima LPDP.

Latar belakang jurusan yang mereka pilih pun beragam. Pilihan studi ini sering kali selaras dengan mina maupun kontribusi yang ingin mereka berikan setelah lulus. Lalu, siapa saja artis penerima LPDP dan apa jurusan kuliah yang mereka ambil? Simak profilnya berikut ini.

1. Tasya Kamila - Master of Public Administration (M.P.A.), Energy and Environment

Tasya Kamila. (instagram.com/tasyakamila)

Tasya Kamila menempuh studi Master of Public Administration di Columbia University melalui School of International and Public Affairs (Columbia SIPA), dengan konsentrasi Energy and Environment. Program ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan kepemimpinan, ekonomi kebijakan, analisis data, serta manajemen keuangan yang penting dalam merancang solusi kebijakan publik berbasis bukti.

Konsentrasi Energy and Environment secara khusus fokus pada tantangan energi, sumber daya alam, dan lingkungan hidup di tingkat dunia. Mahasiswa mempelajari keterkaitan antara sains, teknologi, kebijakan, finansial, dan aspek sosial dalam mengelola risiko serta peluang di sektor energi dan lingkungan. Lulusan program ini dipersiapkan menjadi pemimpin yang mampu merancang serta mengimplementasikan kebijakan berdampak, baik di sektor publik maupun swasta.

2. Maudy Ayunda - Master of Arts dan MBA

potret Maudy Ayunda saat lulus dari Stanford University (Instagram.com/ maudyayunda)

Maudy Ayunda melanjutkan studi di Stanford University dengan mengambil dua program sekaligus, yaitu Master of Arts di bidang pendidikan melalui Stanford Graduate School of Education serta Master of Business Administration (MBA) di Stanford Graduate School of Business. Program Master of Arts di Stanford GSE dirancang fleksibel dan berbasis rencana studi individual. Kurikulumnya menekankan pemahaman mendalam tentang pendidikan, riset, serta pengembangan perspektif lintas disiplin dalam waktu studi maksimal tiga tahun.

Sementara itu, program MBA Stanford GSB dikenal sebagai salah satu yang paling prestisius di dunia, dengan pendekatan pembelajaran kolaboratif dan lingkungan global yang kuat. Program dua tahun ini menitikberatkan pada pengembangan kepemimpinan, strategi bisnis, inovasi, serta kemampuan pengambilan keputusan.

3. Namira Adjani - Commercial Law

Namira Adjani (instagram.com/namiradjani)

Namira Adjani melanjutkan studi di bidang Commercial Law melalui program Master of Laws (LLM) in International Commercial Law. Program ini dirancang untuk memperdalam pemahaman mahasiswa mengenai hukum korporasi dan komersial, khususnya yang berkaitan dengan praktik bisnis serta dinamika regulasi global.

Selain itu, program ini menonjolkan perspektif internasional dan komparatif, baik dari sisi kurikulum maupun lingkungan belajarnya yang multinasional. Materi yang dipelajari mencakup beragam bidang seperti hukum keuangan, hak kekayaan intelektual, hukum maritim, hingga hukum perdagangan internasional. Lulusan diharapkan memiliki bekal analitis dan pemahaman hukum yang kuat untuk berkarier di sektor korporasi, lembaga keuangan, maupun praktik hukum lintas negara.

4. Gita Gutawa - MSc in Culture and Society

potret Gita Gutawa saat wisuda (Instagram.com/gitagut)

Program MSc Culture and Society di London School of Economics and Political Science (LSE) yang diambil Gita Gutawa berfokus pada bagaimana tren, nilai, dan praktik budaya saling memengaruhi dengan kehidupan sosial. Studi ini menggabungkan teori budaya mutakhir dengan pendekatan riset interdisipliner, memungkinkan mahasiswa meneliti isu seperti identitas, globalisasi, gender, hingga media dan masyarakat.

Kurikulumnya memadukan mata kuliah inti dan pilihan, sekaligus mengasah kemampuan riset kualitatif dan analisis sosial. Lulusan program ini dipersiapkan untuk berkarier di bidang akademik, industri kreatif, riset, maupun kebijakan publik.

Itu dia beberapa profil jurusan kuliah para artis yang menerima LPDP. Apakah ada jurusan impianmu?

Editorial Team