Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Profil Kampus Luar Negeri Tempat Kuliah Artis Penerima LPDP

Profil Kampus Luar Negeri Tempat Kuliah Artis Penerima LPDP
Foto Stanford University Campus (Unsplash/Roberth Gareth)

Banyak artis Indonesia tak hanya dikenal lewat karya di dunia hiburan, tetapi juga lewat pilihan pendidikan mereka di kampus luar negeri bergengsi. Melalui beasiswa LPDP, sejumlah figur publik berkesempatan melanjutkan studi di universitas internasional dengan beragam bidang.

Menariknya, kampus-kampus tujuan para artis penerima LPDP ini bukan hanya populer secara global, tetapi juga memiliki kekuatan akademik dan pendekatan riset yang khas. Ada Stanford University (Maudy Ayunda) hingga Tasya Kamila (Columbia SIPA). Ini dia profil singkat kampus luar negeri tempat studi artis penerima LPDP!

1. Namira Adjani - University College London

Namira Adjani (instagram.com/namiradjani)
Namira Adjani (instagram.com/namiradjani)

Namira Adjani merupakan penerima LPDP di bidang Commercial Law. University College London (UCL) merupakan salah satu universitas multidisiplin terkemuka di London yang berdiri sejak 1826, berlokasi di jantung kota dan dikenal dengan komunitas internasionalnya yang besar.

Sejak awal berdiri, UCL dikenal berani menantang pemikiran konvensional dan berfokus pada pengembangan ilmu yang berdampak bagi masyarakat. Saat ini UCL konsisten masuk jajaran universitas terbaik dunia, termasuk peringkat 9 dunia versi QS World University Rankings 2026. Dengan keunggulan di berbagai fakultas seperti Arts & Humanities, Laws, Engineering Sciences, Life Sciences, hingga Social & Historical Sciences. Reputasi akademik yang kuat serta kontribusi besar terhadap ekonomi dan perkembangan ilmu pengetahuan menjadikan UCL salah satu tujuan studi bergengsi di Inggris.

2. Gita Gutawa - London School of Economics and Political Science (LSE)

Gita Gutawa (instagram.com/gitagut)
Gita Gutawa (instagram.com/gitagut)

London School of Economics and Political Science (LSE) dikenal sebagai salah satu universitas spesialis ilmu sosial terkemuka di dunia. Berdiri pada 1895 dengan misi 'the betterment of society', kampus yang berada di pusat kota London ini berkembang menjadi komunitas global yang mempertemukan mahasiswa dan akademisi dari berbagai negara untuk membahas berbagai isu.

Reputasi akademiknya juga sangat kuat, dengan LSE dinobatkan sebagai peringkat 1 di Inggris untuk 2025 dan 2026 versi The Times and Sunday Times Good University Guide, sekaligus meraih gelar University of the Year 2025. Kampus ini menawarkan beragam program mulai dari bachelor, master, MBA hingga PhD di bidang seperti Arts and Humanities, Business and Management, Engineering and Technology, Life Sciences and Medicine, hingga Natural Sciences. Gita Gutawa lulus dari London School of Economics and Political Science (LSE) bergelar MSc Culture and Society.

3. Maudy Ayunda - Stanford University

potret Maudy Ayunda saat lulus dari Stanford University
potret Maudy Ayunda saat lulus dari Stanford University (Instagram.com/ maudyayunda)

Ada juga Maudy Ayunda yang lulus dari Stanford University dengan mengambil dua program sekaligus, yaitu Master of Arts di bidang pendidikan melalui Stanford Graduate School of Education serta Master of Business Administration (MBA) di Stanford Graduate School of Business. Stanford University merupakan universitas swasta yang berdiri sejak 1885 dan konsisten masuk jajaran kampus terbaik dunia. Pada edisi Best Colleges 2026, Stanford menempati peringkat 4 National Universities sekaligus dikenal memiliki tingkat penerimaan yang sangat rendah.

Stanford menawarkan pilihan akademik yang sangat luas, mulai dari undergraduate, graduate, hingga program pembelajaran sepanjang hayat, dengan fakultas seperti Medicine, Law, Engineering, Humanities and Sciences, Education, Earth, dan Business. Terdapat lebih dari 69 program sarjana dan sekitar 200 program pascasarjana, didukung fasilitas lengkap seperti 20 perpustakaan dengan jutaan koleks. Kombinasi kekuatan riset, fasilitas, dan jaringan global inilah yang menjadikan Stanford sebagai salah satu destinasi studi prestisius bagi penerima beasiswa LPDP, termasuk Maudy Ayunda.

4. Tasya Kamila - Columbia School of International and Public Affairs (Columbia SIPA)

potret Tasya Kamila
potret Tasya Kamila (Instagram.com/tasyakamila)

Tasya Kamila lulus dengan gelar Master of Public Administration di Columbia University melalui School of International and Public Affairs (Columbia SIPA), konsentrasi Energy and Environment Columbia School of International and Public Affairs (SIPA) merupakan sekolah pascasarjana kebijakan publik di bawah naungan Columbia University, New York, yang telah lebih dari 75 tahun mencetak profesional di ragam sektor. Kampus ini dikenal dengan pendekatan yang menggabungkan riset ilmu sosial yang kuat dengan praktik langsung di lapangan.

SIPA menawarkan beragam program master bergengsi, seperti Master of International Affairs, Master of Public Administration (MPA), hingga spesialisasi seperti Environmental Science and Policy, Development Practice, Economic Policy Management, dan Global Leadership. Selain itu, tersedia pula program doktoral, dual degree, dan joint degree lima tahun yang memberi fleksibilitas akademik sekaligus perspektif internasional.

Demikian berbagai profil singkat kampus luar negeri tempat studi para artis Indonesia penerima LPDP. Kampus impianmu yang mana, nih?

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Pinka Wima Wima
EditorPinka Wima Wima
Follow Us

Latest in Life

See More

4 Tips Memilih Pensil Alis Sesuai Warna Rambut agar Terlihat Natural

24 Feb 2026, 18:45 WIBLife