Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Cara Bantu Anak Siap Masuk Sekolah Setelah Liburan Akhir Tahun

ilustrasi anak sekolah
ilustrasi anak sekolah (pexels.com/Pavel Danilyuk)
Intinya sih...
  • Mengembalikan jadwal tidur dan rutinitas harian.
  • Melibatkan anak menyiapkan perlengkapan sekolah.
  • Membangun komunikasi positif tentang sekolah.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Liburan akhir tahun memang momen paling ditunggu anak-anak. Bangun siang, main sampai malam, dan bebas dari rutinitas sekolah jadi kebiasaan baru yang sulit dilepas. Sayangnya, ketika waktu masuk sekolah tiba, banyak anak yang mengalami kesulitan menyesuaikan diri kembali dengan jadwal belajar.

Transisi dari masa liburan ke hari-hari sekolah butuh persiapan yang matang. Orangtua punya peran besar untuk membantu anak kembali ke rutinitas dengan lebih lancar. Berikut lima cara efektif yang bisa diterapkan agar si kecil siap menghadapi hari pertama sekolah dengan semangat dan percaya diri.

1. Mengembalikan jadwal tidur dan rutinitas harian

ilustrasi sedang tidur
ilustrasi sedang tidur (pexels.com/Ketut Subiyanto)

Liburan sering kali mengacaukan jam biologis anak karena waktu tidur yang lebih larut. Mulailah membiasakan anak untuk tidur dan bangun lebih awal setidaknya tiga hingga lima hari sebelum sekolah dimulai agar tubuh mereka tidak terkejut saat hari pertama masuk.

Kurangi durasi penggunaan gawai di malam hari dan ganti dengan aktivitas tenang seperti membaca buku bersama. Rutinitas pagi yang konsisten, mulai dari mandi hingga sarapan tepat waktu, akan membantu jam biologis anak kembali stabil dan siap menghadapi jadwal sekolah yang disiplin.

2. Melibatkan anak menyiapkan perlengkapan sekolah

ilustrasi menyiapkan perlengkapan sekolah
ilustrasi menyiapkan perlengkapan sekolah (pexels.com/Gustavo Fring)

Ajak si kecil untuk memeriksa kembali kondisi tas, sepatu, dan seragamnya secara bersama-sama. Melibatkan mereka dalam proses persiapan ini dapat memicu rasa antusias serta memberikan kesan bahwa kembali ke sekolah adalah momen penting yang patut disambut dengan semangat.

Jika ada alat tulis yang habis atau perlu diganti, ajak mereka untuk memilihnya sendiri. Hal sederhana seperti memilih buku tulis atau kotak pensil baru terbukti efektif meningkatkan motivasi belajar dan rasa memiliki anak terhadap kegiatan sekolah yang akan mereka jalani.

3. Membangun komunikasi positif tentang sekolah

ilustrasi membangun komunikasi positif tentang sekolah
ilustrasi membangun komunikasi positif tentang sekolah (pexels.com/Ketut Subiyanto)

Diskusikan hal-hal menyenangkan yang akan mereka temui di sekolah, seperti bermain dengan teman lama atau bertemu guru favorit. Fokus pada aspek sosial yang positif membantu mengurangi kecemasan atau rasa enggan yang sering muncul setelah masa libur panjang yang santai.

Tanyakan apa yang mereka harapkan atau hal baru apa yang ingin mereka pelajari di semester baru ini. Mendengarkan perasaan mereka membuat anak merasa didukung secara emosional, sehingga mereka merasa lebih percaya diri dan mantap untuk kembali beraktivitas di ruang kelas.

4. Meninjau materi pelajaran secara ringan

ilustrasi meninjau materi pelajaran
ilustrasi meninjau materi pelajaran (pexels.com/cottonbro studio)

Hindari memaksa anak melakukan belajar berat, cukup ajak mereka membaca sekilas catatan terakhir atau buku bacaan favorit. Tujuannya adalah untuk memicu kembali fungsi kognitif dan daya ingat mereka tanpa membuat mereka merasa tertekan sebelum kegiatan belajar mengajar resmi dimulai.

Gunakan permainan edukatif atau teka-teki singkat yang berkaitan dengan literasi dan numerasi dasar. Aktivitas santai namun bermakna ini membantu otak anak berpindah dari mode liburan ke mode belajar dengan transisi yang jauh lebih halus dan menyenangkan bagi mereka.

5. Menjaga kebugaran fisik dan asupan nutrisi

ilustrasi menjaga kebugaran fisik dan asupan nutrisi
ilustrasi menjaga kebugaran fisik dan asupan nutrisi (pexels.com/Alex Green)

Pastikan anak mendapatkan asupan makanan bergizi seimbang untuk menjaga energi dan daya tahan tubuhnya tetap optimal. Nutrisi yang baik sangat krusial agar mereka tetap fokus, konsentrasi terjaga, dan tidak mudah merasa lelah saat menjalani rutinitas sekolah yang padat.

Ajak anak melakukan aktivitas fisik ringan seperti bersepeda atau jalan santai di sekitar rumah pada pagi hari. Tubuh yang bugar secara langsung akan membuat suasana hati anak lebih stabil, sehingga proses adaptasi dari liburan menuju kedisiplinan sekolah menjadi jauh lebih mudah dilakukan.

Membantu anak kembali ke rutinitas sekolah setelah liburan memang butuh kesabaran dan strategi yang tepat. Dengan menerapkan kelima cara di atas secara konsisten, transisi dari masa liburan ke hari-hari sekolah bisa berjalan lebih lancar. Ingat, setiap anak punya tempo adaptasi yang berbeda, jadi berikan dukungan dan pengertian selama proses ini. Semangat untuk para orangtua yang sedang mempersiapkan si kecil menghadapi semester baru!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya
Follow Us

Latest in Life

See More

Inner Child Belum Sembuh? Ini 6 Dampaknya pada Kariermu

09 Jan 2026, 10:15 WIBLife