Pernah gak sih kamu berada di situasi harus mengambil keputusan keluarga, lalu terpikir, 'Perlu gak ya anak dilibatkan?' Di satu sisi, kamu ingin mereka belajar bertanggung jawab dan merasa dihargai. Di sisi lain, ada kekhawatiran kalau mereka belum cukup matang untuk ikut menentukan sesuatu yang penting. Apalagi kalau keputusannya menyangkut hal besar, seperti pindah rumah atau memilih sekolah. Dari situ, muncul dilema yang bikin kamu ragu harus bersikap seperti apa.
Banyak orangtua tumbuh dalam pola di mana anak hanya mengikuti keputusan tanpa banyak bertanya. Namun, sekarang ada kesadaran baru tentang pentingnya sense of agency pada anak. Mereka bukan sekadar 'mengikuti', tapi juga belajar memahami, memilih, dan bertanggung jawab. Meski begitu, anak dilibatkan keputusan keluarga untuk sense of agency bukan berarti menyerahkan kendali pada mereka sepenuhnya. Ada batas dan cara yang perlu dipahami agar tetap sehat untuk semua pihak.
