5 Jenis Terong yang Wajib Kamu Tahu, Gak Cuma Terong Ungu!
- Terong dikenal sebagai sayuran kaya nutrisi dengan beragam warna, bentuk, dan rasa yang membuatnya populer di berbagai masakan Nusantara maupun dunia.
- Lima jenis terong yang dibahas meliputi terung ungu, hijau, gelatik, belanda, dan telur putih—masing-masing memiliki tekstur serta cita rasa khas untuk olahan berbeda.
- Mengenal variasi terong membantu memilih bahan sesuai kebutuhan masakan, dari lalapan segar hingga hidangan panggang atau jus asam manis yang menyegarkan.
Terong merupakan salah satu sayuran yang sangat populer dalam kuliner Nusantara maupun dunia. Di balik teksturnya yang lembut setelah dimasak, sayuran ini menyimpan kaya nutrisi seperti serat, vitamin, dan antioksidan yang baik untuk tubuh. Keunikan dari sayuran ini terletak pada keragamannya yang luar biasa, mulai dari perbedaan warna, bentuk, hingga cita rasa yang dihasilkan saat diolah.
Banyak orang mengira bahwa terung hanya berwarna ungu dan berbentuk lonjong saja. Padahal, dunia kuliner mengenal berbagai varietas terung dengan karakteristik yang sangat kontras satu sama lain. Mengenal berbagai jenis terung akan membantu kamu memilih bahan baku yang paling tepat untuk jenis masakan yang ingin dihidangkan di meja makan. Berikut ini sederet jenis terung yang perlu kamu tahu. Sering digunakan dalam berbagai masakan, lho!
1. Terung ungu

Terung ungu merupakan varietas yang paling sering dijumpai di pasar tradisional maupun swalayan. Jenis ini memiliki bentuk silinder yang panjang dengan kulit berwarna ungu tua yang berkilau serta daging buah yang empuk. Karakteristik rasanya cenderung manis alami dengan tekstur yang sangat lembut dan mudah menyerap bumbu masakan di sekitarnya.
Dalam dunia kuliner Indonesia, varietas ini menjadi primadona untuk diolah menjadi balado terung yang pedas manis. Selain itu, karena kulitnya yang cenderung tipis, terung ungu juga sangat cocok untuk dipanggang, digoreng tepung, atau dimasukkan ke dalam sayur lodeh. Kamu tidak perlu mengupas kulitnya saat memasak karena kulit tersebut memberikan tekstur yang pas saat digigit.
2. Terung hijau
Secara fisik, terung hijau memiliki bentuk lonjong yang mirip dengan terung ungu, namun dibalut oleh kulit berwarna hijau muda terang. Dari segi tekstur, varietas ini cenderung sedikit lebih padat dan renyah dibandingkan dengan terung ungu. Cita rasa yang ditawarkan juga sangat segar dengan sedikit sentuhan rasa manis yang lembut setelah melalui proses pematangan.
Masyarakat Indonesia sering memanfaatkan terung hijau untuk hidangan tumisan sederhana atau campuran sayur kuah santan. Keunggulan utama dari jenis ini adalah kemampuannya mempertahankan bentuknya dengan baik sehingga tidak mudah hancur atau lembek saat dimasak dalam waktu yang agak lama. Hal ini membuatnya ideal bagi kamu yang menyukai tekstur sayur yang masih agak gigit.
3. Terung gelatik
Terung gelatik memiliki tampilan yang sangat unik karena berbentuk bulat kecil menyerupai bola pingpong dengan warna hijau bercak putih. Berbeda dengan jenis lainnya, terung ini memiliki tekstur yang sangat renyah, kadar air yang rendah, dan rasa yang sedikit getir namun segar. Bagian bijinya cenderung lebih banyak dan padat di dalam daging buahnya yang mini.
Karakteristik renyah tersebut membuat terung gelatik sangat populer dikonsumsi secara mentah sebagai lalapan pendamping sambal terasi. Selain dimakan mentah, varietas bulat ini juga sering dimasukkan utuh ke dalam masakan berkuah seperti karedok atau sayur asem untuk memberikan variasi tekstur yang seru saat dikunyah.
4. Terung belanda

Meskipun menyandang nama terung, terung belanda sebenarnya lebih dekat kekerabatannya dengan keluarga buah-buahan yang tumbuh di dataran tinggi. Bentuknya menyerupai telur ayam dengan kulit kemerahan atau keunguan serta memiliki aroma khas yang sangat tajam. Daging buahnya keemasan dengan biji kehitaman yang dikelilingi oleh lendir berasa asam segar yang dominan.
Karena rasanya yang asam manis dan menyegarkan, jenis ini hampir tidak pernah diolah sebagai sayur pendamping nasi. Terung belanda lebih sering disulap menjadi minuman jus segar, sirup, selai, atau topping hidangan pencuci mulut yang mewah. Kandungan vitamin C yang sangat tinggi di dalamnya membuat buah ini sangat diburu untuk menjaga imunitas tubuh.
5. Terung telur putih
Sesuai dengan namanya, terung telur putih tampil mencolok dengan kulit berwarna putih bersih dan bentuk yang cenderung bulat oval. Varietas yang awalnya populer di wilayah Mediterania ini memiliki kulit yang sedikit lebih tebal dibandingkan terung ungu tradisional. Namun, daging buah di dalamnya dikenal sangat lembut, padat, dan memiliki rasa yang jauh lebih manis serta tidak getir.
Keistimewaan rasa manis tersebut membuat terung putih sangat digemari untuk diolah dengan cara dipanggang menggunakan minyak zaitun. Sifat dagingnya yang padat juga membuatnya sangat lihai dalam menyerap kelembapan dan saus kental tanpa menjadi hancur berantakan. Mengolahnya dengan cara ditumis bersama herba segar akan memunculkan aroma terbaik dari varietas elegan ini.
Mengeksplorasi berbagai jenis terung membuka peluang baru untuk menciptakan hidangan yang bervariasi dan tidak membosankan di rumah. Setiap varietas membawa keunikan tersendiri, baik dari segi tekstur yang renyah hingga lembut maupun rasa yang manis hingga asam segar. Dengan pemilihan jenis yang tepat, masakan sederhana pun bisa berubah menjadi hidangan yang menggugah selera.


















![[QUIZ] Dari Karakter Ehsan, Ini Insecurity Terbesarmu dalam Hubungan](https://image.idntimes.com/post/20250602/img-20250602-232143-a4e4cddefdae713cd1a3efe97f21f1d1-c55cb88189ac8880f9c09a13a7d39963.jpg)