ilustrasi anak kecil menabung (vecteezy.com/Pitsanu Jaroenpipitaphorn)
Saat anak mendapatkan uang, kamu bisa mengenalkan kebiasaan membaginya berdasarkan tujuan. Salah satu cara yang sederhana adalah menggunakan tiga kategori, yaitu uang untuk dibelanjakan, uang untuk ditabung, dan uang untuk berbagi. Anak tetap memiliki kesempatan menikmati uangnya, tapi pada saat yang sama mereka belajar bahwa sebagian uang sebaiknya disimpan untuk kebutuhan atau keinginan di kemudian hari. Pola sederhana ini bisa dibuat menggunakan tiga celengan atau wadah berbeda supaya konsepnya lebih mudah dipahami.
Kamu juga bisa mengajak anak membicarakan alasan mengapa menabung diperlukan. Misalnya, ada barang yang ingin dibeli tapi harganya cukup mahal sehingga mereka perlu menyimpan uang selama beberapa minggu atau bulan. Ketika anak berhasil mencapai target, mereka bisa melihat secara langsung manfaat dari kebiasaan menyisihkan uang. Perlahan, mereka akan memahami bahwa uang gak selalu harus habis dibelanjakan dan sebagian bisa digunakan untuk tujuan yang sudah direncanakan.
Mengajarkan nilai uang kepada anak sebenarnya bisa dimulai dari kebiasaan yang sangat sederhana di rumah. Kamu bisa mengajak mereka membedakan kebutuhan dan keinginan, belajar menerima penolakan, menunggu sebelum membeli, memahami hubungan antara usaha dan uang, hingga membiasakan diri menabung.
Gak perlu menunggu anak cukup besar untuk mulai mengenalkan konsep tersebut karena pengalaman sehari-hari justru bisa menjadi media belajar yang paling mudah dipahami. Semakin sering anak mendapatkan contoh dan kesempatan untuk mempraktikkannya, semakin terbiasa pula mereka melihat uang sebagai sesuatu yang perlu digunakan dengan bijak.