Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Daftar Kegiatan Weekend Keluarga yang Edukatif, Gak Cuma Jalan-jalan

Daftar Kegiatan Weekend Keluarga yang Edukatif, Gak Cuma Jalan-jalan
ilustrasi bermain bersama anak (pexels.com/Gustavo Fring)
Share Article

Weekend menjadi waktu yang paling ditunggu oleh banyak keluarga setelah menjalani rutinitas sekolah, pekerjaan, dan berbagai aktivitas lainnya selama sepekan. Momen ini bisa dimanfaatkan untuk mempererat hubungan antaranggota keluarga sekaligus memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak-anak.

Menariknya, kegiatan edukatif tidak harus identik dengan suasana belajar yang kaku. Banyak aktivitas sederhana yang dapat dilakukan bersama keluarga sambil tetap memberikan manfaat bagi perkembangan kognitif, sosial, dan emosional anak.

1. Berkebun bersama di rumah

Ilustrasi anak berkebun (pexels.com/maggiemyphotosalbum
Ilustrasi anak berkebun (pexels.com/maggiemyphotosalbum

Berkebun merupakan aktivitas sederhana yang dapat mengajarkan anak tentang alam, tanggung jawab, dan kesabaran. Orangtua dapat mengajak anak menanam sayuran, bunga, atau tanaman herbal di halaman maupun dalam pot. Melalui kegiatan ini, anak belajar memahami proses pertumbuhan tanaman dari waktu ke waktu.

Selain menambah wawasan tentang lingkungan, berkebun juga membantu anak mengembangkan keterampilan motorik dan meningkatkan kesehatan mental. Aktivitas menyentuh tanah, menyiram tanaman, dan mengamati perkembangan tanaman dapat memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus menenangkan.

"Saat berkebun, anak-anak prasekolah mengembangkan kontrol motorik halus dan juga melatih otot-otot besar: berkebun menggunakan hampir setiap otot dalam tubuh. Pelajaran sensorik dapat ditemukan di seluruh kebun; anak-anak prasekolah dapat berlatih pengenalan warna, mengidentifikasi aroma, dan mempelajari bagaimana rasa makanan segar," kata mantan guru montessori V. Kulikow dikutip dari  American Montessori Society.

2. Mengunjungi museum atau pameran edukatif

ilustrasi mengunjungi museum (pexels.com/Riccardo)
ilustrasi mengunjungi museum (pexels.com/Riccardo)

Museum sering kali dianggap sebagai tempat yang membosankan oleh sebagian anak. Padahal, banyak museum modern yang menghadirkan pengalaman interaktif sehingga anak dapat belajar sejarah, sains, budaya, dan teknologi dengan cara yang lebih menarik.

Saat mengunjungi museum, orangtua dapat mengajak anak berdiskusi mengenai benda-benda yang dilihat, menghubungkannya dengan pelajaran sekolah, atau mendorong anak untuk bertanya tentang hal-hal yang membuat mereka penasaran. Cara ini membantu meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan rasa ingin tahu.

3. Memasak bersama keluarga

ilustrasi ibu dan anak memasak di dapur (pexels.com/SHVETS production)
ilustrasi ibu dan anak memasak di dapur (pexels.com/SHVETS production)

Memasak bersama menjadi salah satu aktivitas edukatif yang sering diabaikan. Padahal, kegiatan ini mengajarkan berbagai keterampilan penting seperti membaca instruksi, menghitung takaran bahan, mengenal nutrisi makanan, serta melatih koordinasi dan kerja sama.

Anak-anak dapat dilibatkan dalam tugas-tugas sederhana seperti mencuci sayuran, mengaduk adonan, atau menghias makanan. Selain menambah pengalaman baru, mereka juga akan merasa lebih percaya diri karena terlibat langsung dalam proses pembuatan makanan.

"Pola yang terbentuk di masa kanak-kanak dapat membentuk hubungan orang dewasa dengan makanan dan meletakkan dasar untuk kebiasaan makan yang sehat,” kata ahli diet klinis dan penelitian yang mendukung manfaat kesehatan bagi orang dewasa dan anak-anak Jaclyn Rose, R.D.N., L.D.N. dikutip Hopkins Medicine.

"Makan bersama keluarga biasanya melibatkan lebih banyak buah dan sayuran daripada makanan cepat saji atau makanan restoran biasa. Banyak penelitian menunjukkan bahwa makan bersama keluarga secara teratur meningkatkan asupan keseluruhan makanan kaya kalsium, buah dan sayuran, serat, folat, dan vitamin A, C, E, dan B6,” tambahnya.

4. Hiking atau jelajah alam

ilustrasi pasangan yang bermain bersama anak kecil (Pexels.com/Mikhail Nilov)
ilustrasi pasangan yang bermain bersama anak kecil (Pexels.com/Mikhail Nilov)

Menghabiskan waktu di alam terbuka dapat menjadi pilihan aktivitas akhir pekan yang menyenangkan sekaligus edukatif. Keluarga dapat mengunjungi taman kota, hutan wisata, kebun raya, atau jalur trekking ringan yang ramah anak.

Selama perjalanan, anak dapat belajar mengenal berbagai jenis tumbuhan, serangga, burung, dan fenomena alam secara langsung. Pengalaman ini sering kali lebih membekas dibandingkan hanya membaca informasi dari buku atau internet.

5. Sesi membaca dan diskusi keluarga

ilustrasi anak membaca buku bersama orang tua (pexels.com/cottonbro studio)
ilustrasi anak membaca buku bersama orang tua (pexels.com/cottonbro studio)

Membaca bersama merupakan aktivitas sederhana yang memiliki manfaat besar bagi perkembangan anak. Orangtua dapat memilih buku cerita, ensiklopedia anak, atau buku pengetahuan populer sesuai usia dan minat anak.

Setelah membaca, keluarga dapat mengadakan sesi diskusi ringan mengenai isi buku. Anak dapat diajak menyampaikan pendapat, menceritakan kembali isi cerita, atau menghubungkan pelajaran dalam buku dengan kehidupan sehari-hari. Aktivitas ini membantu meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan komunikasi.

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa waktu berkualitas yang dihabiskan bersama keluarga berkontribusi terhadap kesehatan mental, kemampuan sosial, dan prestasi belajar anak. Karena itu, memanfaatkan akhir pekan dengan kegiatan edukatif dan menyenangkan bukan hanya menciptakan kenangan indah, tetapi juga menjadi investasi penting bagi masa depan seluruh anggota keluarga.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Pinka Wima Wima
EditorPinka Wima Wima

Related Articles

See More

5 Alasan Decluttering Bisa Membuat Pikiran Lebih Tenang

22 Jun 2026, 19:07 WIBLife