Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

7 Kegiatan Mengisi Waktu Luang saat Blackout, Anti Bosan Bosan Club!

7 Kegiatan Mengisi Waktu Luang saat Blackout, Anti Bosan Bosan Club!
ilustrasi pemadaman listrik/mati lampu (yourpowerpro.com)
Intinya Sih
  • Artikel menekankan pentingnya menjaga keamanan rumah, mematikan perangkat berisiko, dan memastikan makanan tetap aman selama pemadaman listrik berlangsung.
  • Masyarakat disarankan memantau informasi resmi, menghemat daya baterai, serta menyesuaikan kondisi rumah dan tubuh agar tetap nyaman sesuai cuaca.
  • Blackout dapat dimanfaatkan untuk aktivitas non-listrik seperti bermain bersama keluarga, mempererat hubungan dengan tetangga, hingga mengelola stres agar tetap tenang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Blackout atau pemadaman listrik dalam skala besar bisa terjadi tiba-tiba dan membuat banyak aktivitas sehari-hari terhenti. Mulai dari internet yang mati, baterai perangkat yang terbatas, hingga suasana rumah yang gelap sering membuat orang merasa cepat bosan atau tidak nyaman. Gak sedikit juga yang akhirnya hanya menunggu listrik kembali menyala tanpa tahu harus melakukan apa selama pemadaman berlangsung.

Padahal, blackout bisa menjadi kesempatan untuk mencoba aktivitas sederhana yang tetap menyenangkan tanpa bergantung pada perangkat elektronik. Selama kondisi rumah aman dan kebutuhan dasar sudah dipastikan tersedia, ada banyak kegiatan yang dapat dilakukan untuk membantu mengurangi rasa bosan sekaligus menjaga suasana tetap nyaman. Berikut beberapa ide kegiatan yang bisa dicoba saat blackout berlangsung!

1. Tetap utamakan keamanan selama blackout

Listrik padam
Listrik padam (unsplash.com/parth0384)

Sebelum mencari kegiatan untuk mengisi waktu selama blackout, kita harus memastikan kondisi rumah dan keluarga aman terlebih dahulu. Ketika listrik padam, segera laporkan gangguan ke penyedia jaringan listrik setempat atau hubungi layanan darurat kalau terdapat risiko yang membahayakan masyarakat, seperti kabel listrik putus atau kerusakan listrik di sekitar lingkungan.

Laman British Red Cross mengenai Power cuts: prepare for and stay safe during an outage, mengingatkan untuk mematikan peralatan elektronik yang gak boleh ditinggalkan tanpa pengawasan, namun usahakan lemari es dan freezer tetap tertutup supaya makanan di dalamnya tetap dingin lebih lama. Laman Edwards Air Force Base tentang Blackouts: How to Prepare for Power Outages, juga menyarankan untuk membiarkan agar pintu kulkas dan freezer tetap tertutup, karena kulkas yang gak dibuka akan menjaga makanan tetap dingin selama sekitar 4 jam, dan freezer yang penuh akan menjaga makanan tetap dingin selama sekitar 48 jam.

2. Evaluasi situasi dan pantau informasi resmi

Memantau informasi
Memantau informasi (unsplash.com/rexcuando)

Tetap mengevaluasi situasi saat terjadi blackout. Selama pemadaman berlangsung, penting untuk terus memantau informasi resmi dari pihak berwenang maupun perusahaan listrik agar mengetahui perkembangan kondisi dan langkah yang perlu dilakukan.

Gunakan radio bertenaga baterai untuk mendengarkan berita lokal atau pantau akun media sosial resmi jika koneksi internet masih tersedia. Selain itu, batasi penggunaan ponsel agar daya baterai tetap hemat dan aktifkan mode hemat daya pada perangkat elektronik. Sebaiknya hindari perjalanan yang gak perlu karena lampu lalu lintas bisa saja gak berfungsi selama pemadaman listrik terjadi.

3. Jaga suhu tubuh dan kondisi rumah tetap nyaman

Jaga kondisi tubuh dan suhu rumah
Jaga kondisi tubuh dan suhu rumah (unsplash.com/kellysikkema)

Sesuaikan pakaian dan kondisi rumah dengan cuaca selama blackout berlangsung. Jika cuaca panas, gunakan pakaian yang ringan dan berwarna terang, serta usahakan tetap banyak minum air meski gak merasa haus. Jika rumahmu terdiri dari dua lantai, kamu juga bisa berpindah ke lantai terbawah rumah karena udara sejuk cenderung berkumpul di area yang lebih rendah.

Jangan lupa menyediakan cukup air segar untuk hewan peliharaan agar tetap nyaman selama listrik padam. Sementara itu, saat cuaca terasa dingin, gunakan pakaian hangat berlapis-lapis dan tutup pintu maupun jendela agar suhu ruangan tetap terjaga.

4. Lakukan aktivitas non-listrik

Bermain permainan papan
Bermain permainan papan (unsplash.com/judahwester)

Blackout bisa menjadi kesempatan untuk beristirahat sejenak dari penggunaan perangkat elektronik yang biasanya mendominasi aktivitas sehari-hari. Meski internet, televisi, atau komputer gak dapat digunakan, masih ada banyak kegiatan sederhana yang tetap menyenangkan untuk dilakukan bersama keluarga maupun sendiri di rumah. Bisa sekaligus untuk bonding!

John Sims, Bachelor of Science di bidang Teknik Kimia dari University of Missouri yang bekerja sebagai insinyur profesional selama lebih dari empat dekade, dalam laman Critter Guard berjudul Fun Activities to Do During a Blackout menjelaskan,

"Pemadaman listrik gak harus selalu terasa membosankan. Beberapa aktivitas yang bisa dilakukan antara lain memainkan permainan papan, membaca buku yang sudah lama ingin diselesaikan, hingga mencoba kegiatan kreatif seperti menggambar, melukis, atau menghias ruangan. Momen blackout juga dapat dimanfaatkan untuk mempelajari hal baru atau sekadar menikmati waktu tanpa gangguan layar elektronik."

5. Berbincang dengan tetangga

berbincang dengan tetangga
berbincang dengan tetangga (unsplash.com/the_meaning_of_love)

Blackout dapat menjadi momen untuk kembali terhubung dengan orang-orang di sekitar, termasuk tetangga. Di tengah aktivitas sehari-hari yang sering sibuk dengan gadget dan pekerjaan masing-masing, pemadaman listrik justru bisa membuka kesempatan untuk saling menyapa, berbincang santai, atau sekadar memastikan kondisi satu sama lain tetap aman.

Laman Adelphi Psych Medicine Clinic menjelaskan bahwa pemadaman listrik yang memutus komunikasi juga bisa menyebabkan isolasi sosial. Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa blackout juga bisa menjadi kesempatan untuk membangun koneksi sosial dan menghabiskan waktu bersama orang-orang di sekitar.

6. Berkemah di dalam ruangan bersama anak

membawa sleeping bag untuk camping
ilustrasi membawa sleeping bag untuk camping (pexels.com/cottonbro studio)

Bagi anak-anak, blackout bisa terasa membingungkan atau bahkan menakutkan, terutama ketika rumah tiba-tiba gelap dan aktivitas sehari-hari berubah. Namun, kita bisa mengubah situasi ini menjadi pengalaman yang lebih menyenangkan sekaligus mengajarkan anak atau mungkin adik untuk tetap tenang dan beradaptasi dalam kondisi tak terduga.

Kita sebagai orang dewasa bisa membuat benteng dari selimut, menggelar kantong tidur, hingga menggunakan lampu kepala atau senter untuk bermain bayangan di dinding. Keluarga juga bisa berkumpul sambil bercerita, menikmati minuman hangat, atau memanggang marshmallow bersama. Aktivitas sederhana ini bisa membantu anak merasa lebih nyaman dan melihat blackout sebagai pengalaman yang seru, bukan menakutkan.

7. Kelola stres dan kecemasan selama blackout

Anxiety
Anxiety (pexels.com/ www.kaboompics.com)

Blackout gak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi emosional seseorang. Laman Adelphi Psych Medicine Clinic menjelaskan bahwa banyak orang sudah terbiasa hidup dengan bantuan listrik, sehingga pemadaman dapat memicu stres dan kecemasan. Kekhawatiran tentang makanan yang mudah rusak, keterbatasan akses air atau air panas, hingga potensi kehilangan pendapatan akibat tempat kerja tutup dapat membuat situasi terasa semakin berat, terutama bagi keluarga yang kondisi ekonominya terbatas.

Penting untuk mencoba menenangkan diri dan mengelola kecemasan secara perlahan selama blackout berlangsung. Psikolog Zena Yarde dalam laman The Thought Co mengatakan:

“Langkah pertama adalah menghadapi diri sendiri dengan kesadaran, bukan penghakiman. Sesuatu sesederhana mengatakan pada diri sendiri, ‘Tubuhku sedang dalam mode terancam. Otakku sedang berusaha sebaik mungkin untuk melindungiku. Tapi aku aman saat ini,’ bisa mengurangi intensitasnya, dan ruang kecil itu dapat membuat perbedaan besar.”

Mengakui rasa cemas tanpa menyalahkan diri sendiri dapat membantu tubuh dan pikiran terasa lebih tenang saat menghadapi situasi yang tidak nyaman seperti blackout.

Meski blackout dapat terasa merepotkan, situasi ini gak selalu harus diisi dengan rasa panik atau kebosanan. Dengan memilih aktivitas yang tepat, waktu selama pemadaman listrik justru bisa dimanfaatkan untuk beristirahat dari layar elektronik, menghabiskan waktu bersama keluarga, atau melakukan hal-hal sederhana yang jarang dilakukan sehari-hari!

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Pinka Wima Wima
EditorPinka Wima Wima

Related Articles

See More