Ketika anak mencetak prestasi baik di dalam maupun di luar sekolah, tentu bukan hanya ia sendiri yang senang. Sekolah ikut bangga. Orangtua sebagai pihak yang setiap hari mendampingi anak dan memfasilitasinya apalagi.
Bahkan kerap kali prestasi anak dimulai dari dorongan orangtua agar ia mengikuti berbagai les lalu lomba. Memang anak perlu diarahkan ke jalur prestasi. Akan tetapi, jangan lupa untuk secara konsisten menanamkan mental juara atau pemenang dalam dirinya.
Hindari orangtua hanya sibuk mengasah kemampuan anak di bidang yang akan dilombakan tanpa membangun mental pemenang. Mental pemenang tidak berarti anak harus selalu menjuarai kompetisi. Justru mental juara yang perlu ditanamkan pada anak agar berprestasi dan ia siap bila pun mesti kalah dalam pertandingan. Berikut poin-poin penting yang wajib dipahami anak.
