ilustrasi saudara (pexels.com/Sunvani Hoàng)
Istilah saudara tiri dalam penggunaan sehari-hari sering merujuk pada anak-anak dari pasangan yang membentuk keluarga baru, tetapi masing-masing berasal dari orangtua biologis yang berbeda. Contohnya, seorang ibu tunggal dengan satu anak menikah dengan single father yang juga memiliki anak. Kedua anak itu menjadi saudara tiri melalui pernikahan orangtua mereka, tetapi tidak otomatis memiliki hubungan darah.
Namun, dalam percakapan sehari-hari, istilah saudara tiri juga kadang digunakan untuk menyebut saudara seayah atau seibu. Di sinilah kekeliruan bisa muncul. Jika dua orang berbagi satu orangtua biologis, mereka tetap memiliki hubungan darah; jika mereka hanya menjadi saudara karena pernikahan orangtua, hubungan darah belum tentu ada. Karena penggunaan istilah bisa berbeda menurut konteks, hubungan biologis kedua orang perlu diperjelas agar tidak salah memahami silsilah keluarga.
Tabel Perbedaan Saudara Berdasarkan Ayah dan Ibu Biologis
Jenis saudara | Ayah biologis | Ibu biologis | Ada hubungan darah? |
Sekandung | Sama | Sama | Ada |
Seayah | Sama | Berbeda | Ada |
Seibu | Berbeda | Sama | Ada |
Tiri | Berbeda | Berbeda | Tidak, jika tidak memiliki orangtua biologis yang sama |
Sepupu | Berbeda | Berbeda | Ada, melalui kakek atau nenek yang sama |
Keterangan: Hubungan darah dilihat dari garis keturunan biologis.Saudara sedarah dan sekandung memang berkaitan, tetapi keduanya gak bisa dipertukarkan begitu saja. Terdapat perbedaan saudara sedarah dan sekandung, yakni saudara sekandung memiliki ayah dan ibu biologis yang sama, sedangkan saudara sedarah mencakup hubungan biologis yang lebih luas. Selama ini, kamu paling sering mendengar istilah saudara tiri, saudara seayah, atau saudara sekandung digunakan secara keliru dalam situasi seperti apa?