Psikolog anak dan penulis Dr. Becky Kennedy juga menyarankan orangtua untuk lebih memperhatikan proses perkembangan anak daripada menjadikannya bersaing dengan orang lain. “Bandingkan anak dengan dirinya sendiri, bukan dengan anak lain,” tulisnya dalam Psychology Today.
Sering Dibandingkan Sejak Kecil? Kebiasaan Ini Bisa Terbawa Dewasa!

Anak yang sering dibandingkan dapat membawa pola meragukan kemampuan diri hingga dewasa, karena fokusnya lebih tertuju pada pencapaian orang lain daripada perkembangan pribadi.
Perbandingan dari orang tua berkaitan dengan kecenderungan anak mencari validasi eksternal, membandingkan diri, dan memiliki self-esteem lebih rendah pada masa remaja.
Orang tua dianjurkan menyoroti proses serta kemajuan anak dibanding dirinya sendiri, agar anak belajar menghargai pencapaian tanpa menjadikan orang lain sebagai ukuran keberhasilan.
Setiap anak punya kecepatan dan kelebihannya masing masing. Namun, ketika terus dibandingkan dengan saudara, teman, atau anak lain, mereka bisa belajar bahwa dirinya baru dianggap cukup ketika mampu menyamai orang lain.
Pola tersebut bisa terbawa lebih lama dari yang disadari. Saat dewasa, seseorang mungkin masih sibuk melihat pencapaian orang lain sebelum menghargai pencapaian dirinya sendiri. Kebiasaan apa saja yang bisa muncul dari pengalaman tersebut?
1. Jadi sering meragukan diri sendiri

Ilustrasi perempuan (magnific.com/magnific) Anak yang sering dibandingkan bisa tumbuh dengan perasaan bahwa dirinya belum cukup baik. Alih-alih melihat kemampuan dan perkembangannya sendiri, perhatian justru lebih banyak tertuju pada apa yang dimiliki atau dicapai orang lain.
Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Experimental Child Psychology menemukan bahwa perbandingan yang dilakukan orang tua dapat berkaitan dengan cara anak melihat dirinya sendiri. Dari sudut pandang anak, perbandingan dengan orang lain berkaitan dengan penurunan motivasi untuk menguasai sesuatu melalui konsep diri mereka.
Dalam jangka panjang, pola ini bisa muncul dalam bentuk kebiasaan terus mempertanyakan kemampuan diri. Misalnya, sudah mendapatkan pencapaian, tetapi masih merasa kurang karena melihat orang lain dianggap lebih sukses.
2. Lebih mudah mencari validasi

Ilustrasi perempuan (magnific.com/jcomp) Ketika sejak kecil keberhasilan sering dikaitkan dengan pencapaian orang lain, anak bisa terbiasa mencari pengakuan dari luar. Mereka mungkin merasa lebih tenang ketika mendapat pujian, tetapi kembali meragukan diri sendiri ketika melihat orang lain lebih unggul.
Penelitian dalam Frontiers in Psychology juga menemukan adanya hubungan antara perbandingan yang dilakukan orang tua, kecenderungan anak membandingkan dirinya dengan orang lain, dan tingkat self esteem pada remaja. Peneliti mencatat bahwa anak dapat menginternalisasi kebiasaan membandingkan tersebut.
3. Sulit merasa puas dengan pencapaian sendiri

Ilustrasi perempuan (magnific.com/katemangostar) Anak yang terbiasa dibandingkan bisa tumbuh menjadi pribadi yang sulit merasa puas dengan pencapaiannya sendiri. Meski sudah berhasil, mereka masih merasa kurang karena terbiasa melihat pencapaian orang lain sebagai ukuran. Kebiasaan ini bisa terbawa sampai dewasa. Misalnya, selalu merasa tertinggal ketika melihat teman lebih sukses, punya pekerjaan lebih baik, atau mencapai sesuatu lebih dulu.
Akhirnya, pencapaian yang seharusnya membanggakan justru terasa biasa saja. Padahal, setiap anak punya kemampuan dan proses yang berbeda. Orang tua bisa membantu dengan mengajak anak melihat perkembangan dirinya sendiri sehingga mereka belajar menghargai setiap kemajuan tanpa harus terus membandingkan diri dengan orang lain.
Membandingkan mungkin dilakukan dengan niat memotivasi, tetapi anak perlu tahu bahwa dirinya gak harus menjadi seperti orang lain untuk dianggap berhasil. Yang penting, mereka belajar mengenali kemampuan dan menghargai prosesnya sendiri.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)























