Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
3 Tips Melatih Anak Terampil dengan Pekerjaan Rumah Sejak Dini
ilustrasi melatih anak mencuci piring (pexels.com/Gustavo Fring)

Banyak orang yang secara usia sudah dewasa, tetapi kelakuan masih mirip seperti anak kecil. Ketika di rumah, mereka malas membantu orangtua. Alasannya beragam, mulai dari tidak bisa mengerjakan tugas mengurus rumah sampai lelah dengan aktivitasnya sendiri. Padahal, mereka hanya manja dan tidak mau repot, lho!

Namun, anak yang manja meski sudah besar ini juga tidak lepas dari kesalahan orangtuanya dalam mendidik. Mereka mungkin tidak pernah diajari untuk mengurus rumah, sehingga tumbuh menjadi manusia yang terbiasa dilayani. Nah, jangan sampai hal ini terjadi padamu. Supaya kelak anakmu terampil dengan pekerjaan rumah sejak dini dan mandiri saat besar nanti, latih dengan beberapa tips berikut ini!

1. Beri anak tugas untuk mengurus keperluannya sendiri

ilustrasi anak yang mandiri (pexels.com/Alex Green)

Anak-anak memang masih banyak menggantungkan berbagai keperluannya pada orangtua. Namun, begitu sudah beranjak besar, setidaknya saat masuk usia sekolah, kamu sebaiknya mulai melatihnya untuk mandiri. Mulai beri anakmu tugas untuk mengurus berbagai keperluannya sendiri, misalnya biasakan agar mencuci piring dan gelasnya sendiri setelah makan, mencuci dan melipat pakaian sendiri, serta menyiapkan seragam sekolah sendiri.

Hasil pekerjaan anak mungkin tidak akan sempurna. Pasti ada kekurangan di sana sini, tetapi biarkan saja karena akan membaik seiring dengan berjalannya waktu. Kamu tinggal mengawasi dan memberikan penilaian, sehingga perkembangannya dapat diawasi dengan baik.

2. Libatkan anak dalam berbagai pekerjaan rumah

ilustrasi mengajarkan anak memasak (pexels.com/RODNAE Productions)

Anak yang malas membantu orangtua biasanya memang tidak pernah dibiasakan untuk membantu sejak kecil. Bisa saja, mereka sebenarnya pernah ingin terlibat dalam pekerjaan rumah orangtuanya, tetapi orangtua sendiri yang meminta anak berhenti karena dinilai hanya akan merepotkan. Begitu tumbuh besar dan tidak terbiasa dengan keterampilan mengurus rumah, orangtua baru merasakan penyesalannya.

Nah, sebagai orangtua, kamu memang harus sabar dan telaten. Jika ingin anak terampil dengan berbagai jenis pekerjaan rumah, libatkan mereka setiap kali kamu hendak melakukan aktivitas tersebut. Ajak anakmu saat kamu akan masak dan minta mereka belajar memotong berbagai bahan masakan, ajak anak saat akan membersihkan rumah, dan sebagainya. Jangan fokus pada hasil, tetapi apresiasi partisipasinya. Jika anak merasa kontribusinya diakui, tentu akan lebih semangat membantu, kan?

3. Ajari anak untuk menggunakan berbagai peralatan kebersihan di rumah

ilustrasi seorang anak yang akan mencuci baju menggunakan mesin cuci (pexels.com/cottonbro studio)

Anak terkadang merasa malas untuk melakukan berbagai pekerjaan rumah. Pasalnya, semua itu mungkin tampak berat karena dikerjakan secara manual. Anggapan ini tidak sepenuhnya keliru, sih. Oleh sebab itu, bila kamu punya beberapa peralatan kebersihan rumah elektronik, seperti penyedot debu, mesin cuci, dishwasher machine, dan sebagainya, ajari anak untuk mengoperasikannya, ya.

Beberapa peralatan itu sangat membantu memudahkan urusan pekerjaan rumah. Waktu dan tenaga pun bisa dihemat sedemikian rupa. Kalau sudah begini, anak pun jadi tidak punya alasan untuk menolak melakukan pekerjaan rumah karena ribet dan bikin capek, bukan begitu?

Melatih anak untuk terampil mengerjakan berbagai pekerjaan rumah sejak dini adalah hal yang penting. Anak akan terlatih untuk bertanggung jawab, sehingga tumbuh menjadi sosok yang mandiri. Jadi, jangan segan untuk tegas karena semua itu demi kebaikan mereka juga, kok!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article