Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Tips Membimbing Anak Menggunakan Gadget Pertama Kali, Harus Cermat!

4 Tips Membimbing Anak Menggunakan Gadget Pertama Kali, Harus Cermat!
ilustrasi anak bermain HP (pexels.com/Karolina Grabowska)
Intinya Sih
  • Artikel menyoroti pentingnya peran orangtua dalam membimbing anak saat pertama kali menggunakan gadget agar terhindar dari dampak negatif dan kecanduan.
  • Ditekankan bahwa usia ideal anak menerima ponsel adalah 12–14 tahun, dengan pengawasan ketat serta penjelasan tujuan penggunaan gadget secara jelas.
  • Orangtua disarankan membuat jadwal penggunaan gadget dan rutin memantau aktivitas anak untuk memastikan konten yang diakses tetap aman dan sesuai usia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Tak dapat dimungkiri bahwa kecanggihan teknologi masa kini mau tak mau membuat semua orang harus bisa beradaptasi. Salah satunya dengan menggunakan gadget untuk berbagai kebutuhan, seperti pendidikan, pekerjaan, hiburan, hingga sumber informasi penting.

Bukan hanya orang dewasa saja yang membutuhkan penggunaan gadget, nyatanya anak-anak pun turut membutuhkannya. Namun, orangtua perlu menerapkan beberapa tips penting berikut ini untuk membimbing anak yang baru menggunakan gadget pertama kali agar lebih bijak dan tidak terpengaruh hal negatif.

1. Pilih usia yang tepat untuk diberi ponsel

ilustrasi anak bermain HP (unsplash.com/Julia Coimbra)
ilustrasi anak bermain HP (unsplash.com/Julia Coimbra)

Hal pertama yang harus orangtua lakukan tentu saja dengan mempertimbangkan usia yang tepat untuk memberi ponsel pada anak. Perlu dipahami bahwa usia ideal dalam memberikan ponsel untuk anak adalah sekitar 12 hingga 14 tahun, sehingga di bawah usia tersebut tentu memerlukan pengawasan yang sangat ketat dari orangtua.

Sebetulnya memberi gadget pada anak di bawah usia 12 tahun bisa berisiko menyebabkan dampak yang kurang baik, termasuk risiko kecanduan. Anak yang sudah kecanduan dalam menggunakan gadget biasanya sangat rentan mengalami kesulitan fokus hingga mudah tantrum jika tidak diberikan gadget.

2. Jelaskan pada anak tujuan menggunakan gadget

ilustrasi anak bermain HP (pexels.com/Pavel Danilyuk)
ilustrasi anak bermain HP (pexels.com/Pavel Danilyuk)

Orangtua pasti memiliki alasan tersendiri mengapa membelikan gadget untuk anak-anaknya, entah itu untuk sarana belajar atau hiburan. Tentu saja tujuan dan niat tersebut harus turut disampaikan kepada anak agar mereka memahaminya, sehingga anak juga bisa mengetahui batasan dalam penggunaan gadget tersebut.

Orangtua juga harus turut menjelaskan tujuan penggunaan gadget agar anak bisa menggunakannya dengan baik dan tidak sampai digunakan untuk hal-hal negatif. Orangtua juga bisa memantau penggunaan secara langsung atau dengan melakukan kontrol langsung agar nantinya anak tidak mengakses konten-konten yang bukan untuk usianya.

3. Berikan jadwal untuk bermain gadget

ilustrasi anak bermain HP (pexels.com/Andrea Piacquadio)
ilustrasi anak bermain HP (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Meski anak sudah berusia di atas 12 tahun, namun penggunaan gadget untuk pertama kalinya tetap harus di bawah pengawasan orangtua. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan memberlakukan jadwal yang tepat untuk anak dalam bermain gadget, misalnya hanya setiap akhir pekan dan dengan batasan waktu yang ketat.

Memberlakukan jam bermain sebetulnya merupakan langkah penting untuk melatih kedisiplinan pada anak dalam menggunakan gadget. Cara ini dilakukan agar anak tidak sampai menggunakan gadget secara berlebihan dan justru bisa memicu efek negatif dalam proses tumbuh kembangnya.

4. Pantau aktivitas penggunaan gadget anak

ilustrasi anak bermain HP (pexels.com/George Pak)
ilustrasi anak bermain HP (pexels.com/George Pak)

Keputusan orangtua untuk memberikan gadget untuk anak sebaiknya harus turut diikuti dengan kemampuan orangtua dalam memantaunya secara rutin. Orangtua bisa memantau aktivitas anak melalui kontrol langsung ke gadget pribadi agar setiap aktivitas anak bisa terpantau dengan baik.

Setidaknya melalui pemantauan secara berkala, maka orangtua bisa melakukan filter terhadap setiap konten yang boleh dan tidak boleh dilihat oleh anak. Dengan demikian, risiko paparan negatif dari gadget pada anak bisa diminimalisir secara maksimal.

Memberikan penggunaan gadget pertama kali pada anak memang tidak bisa dilakukan sembarangan. Pengawasan dari orangtua dan juga penjelasan terkait penggunaannya merupakan langkah penting agar anak bisa menggunakan gadget dengan bijak. Orangtua memiliki pengaruh besar dalam membimbing anak untuk menggunakan gadget.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Agsa Tian
EditorAgsa Tian
Follow Us