Pendidikan anak adalah tanggung jawab orang tua. Sudah sewajarnya, orangtua aktif dalam proses tumbuh kembang anak, termasuk memberikan pendidikan mengenai sikap dan kesopanan anak. Mengapa? Karena anak suatu saat akan terjun ke dalam masyarakat, sehingga pelajaran mengenai tata krama sangatlah penting sebagai bekal agar nantinya anak tidak di cap tidak tahu adat dan sopan santun. Salah satu yang perlu diajarkan adalah etika ketika makan misalnya.
4 Hal Penting Saat Mengajarkan Anak Etika di Meja Makan

- Orangtua berperan penting mengajarkan etika makan sejak dini agar anak terbiasa sopan dan tahu tata krama di meja makan.
- Pembelajaran dilakukan dengan cara sederhana, seperti duduk tenang, mencuci tangan, berdoa sebelum makan, dan menggunakan alat makan dengan benar.
- Teladan orangtua sangat berpengaruh; ajarkan etika tanpa membuat suasana kaku agar momen makan tetap hangat dan menyenangkan.
Etika di atas meja makan atau yang juga dikenal dengan sebutan table manner adalah aturan-aturan yang harus dipatuhi ketika sedang berada di meja makan. Aturan ini lebih bersifat moril dan tidak tertulis serta memiliki beberapa perbedaan di setiap negara di dunia. Etika di atas meja makan sangat dibutuhkan terutama dalam acara makan bersama, terutama acara-acara formal atau resmi. Nah, bagaimana cara mengajarkan table manner versi sederhana pada anak agar mereka punya etika saat makan? Yuk, simak penjelasannya!
1. Berikan pelajaran dasar etika di atas meja makan pada anak

Pendidikan paling pertama bagi anak memang diterima di rumah, lewat kamu sebagai orangtuanya. Dalam memberikan pembelajaran dasar mengenai etika di atas meja makan, tidak perlu table manner yang terlalu rumit. Mulailah dari hal-hal dasar seperti mengajarinya cara duduk yang benar. Jangan membiasakan anak boleh makan sambil lari-lari atau bermain seenaknya, hal ini jelas keliru. Alangkah baiknya jika kamu mulai membiasakan anak untuk duduk dengan tenang ketika sedang makan.
Dalam mengajarkan anak cara duduk dengan benar, dudukkan anak pada meja makan di rumah. Sediakan kursi khusus untuk anak seperti high chair agar posisi anak pas dan nyaman pada meja makan. Selain itu, ajari anak untuk makan sendiri sejak dini. Dengan demikian, anak bisa berhadapan langsung dengan makanannya, dan kamu pun bisa mengajarkan tentang tata cara makan yang benar seperti bagaimana memegang sendok atau garpu.
2. Sampaikan hal-hal dasar dengan cara yang mudah dipahami anak

Dalam mengajarkan etika makan yang baik, orangtua harus pintar-pintar untuk menyampaikan dengan cara dan bahasa yang mudah dipahami. Kamu juga perlu untuk mengajarkan hal-hal dasar pada anak seperti membiasakan anak untuk selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah makan, biarpun anak akan makan dengan alat seperti sendok, garpu, atau sumpit. Hal ini dimaksudkan agar anak belajar untuk senantiasa menjaga kebersihan, terutama ketika makan.
Selain itu, biasakan anak untuk berdoa dulu sebelum makan dan tidak ada salahnya juga untuk berdoa lagi setelah makan. Berdoa setelah atau sesudah akan mengajarkan anak untuk selalu bersyukur atas nikmat makanan yang telah disantapnya.
3. Orangtua wajib menjadi contoh yang baik bagi anak

Kamu tentu pernah mendengar bahwa tingkah laku anak merupakan cerminan tingkah laku orangtuanya di rumah. Jadi, biasakan diri sendiri untuk selalu tertib dalam menjaga etika di atas meja makan agar anak mendapatkan contoh yang baik. Dengan demikian, anak pun akan meniru sikap orangtua, sehingga akan lebih mudah baginya untuk mengaplikasikan pelajaran etika di atas meja makan tersebut. Hal ini dikarenakan di masa-masa awal pendidikan dini, anak cenderung belajar melalui proses imitasi atau meniru.
4. Menerapkan etika di meja makan bukan berarti harus bersikap kaku

Mengajarkan etika di meja makan pada anak bukan berarti menciptakan suasana yang kaku. Meja makan tentulah harus menjadi tempat yang hangat dan menyenangkan bagi seluruh anggota keluarga. Setiap anggota keluarga bisa menikmati makanan sambil mengobrol santai dan bahkan bercanda. Maka, jangan jadikan kewajiban menerapkan etika sebagai hal yang kaku.
Ajarkan anak untuk bisa sopan tapi tetap santai saat makan bersama orang-rang terdekatnya. Hal ini tentu berbeda jika momen makan bersama dilakukan di luar rumah atau saat acara-acara formal bersama orang lain. Ajari anak untuk membedakan bahwa jika makan bersama keluarga dekat suasana bisa lebih "cair", makan bersama orang lain tentunya akan lebih formal.
Nah, itu tadi beberapa cara sederhana mengajarkan etika saat makan kepada anak. Sebaiknya, lakukan tips-tips di atas sedini mungkin agar anak bisa tumbuh menjadi pribadi yang baik dan sopan.


















