Nawaitu shauma arafata sunnatan lillâhi ta'âlâ
Artinya: "Saya niat puasa sunah Arafah karena Allah ta'âlâ."
3 Amalan Puasa Arafah dan Dalilnya, Jangan Sampai Terlewat!

- Puasa Arafah dianjurkan pada 9 Zulhijah bagi umat Islam yang tidak berhaji, dengan keutamaan besar termasuk penghapusan dosa setahun lalu dan mendatang.
- Amalan utama meliputi niat puasa, sahur, serta menahan diri dari hawa nafsu agar ibadah lebih bermakna dan produktif sepanjang hari Arafah.
- Umat Muslim dianjurkan memperbanyak doa, zikir, dan istigfar karena waktu Arafah diyakini penuh keberkahan untuk memohon ampunan serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Puasa Arafah merupakan salah satu amalan sunah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam, khususnya pada tanggal 9 Zulhijah. Ibadah ini memiliki keutamaan yang besar, terutama bagi yang gak sedang menunaikan ibadah haji. Di hari yang penuh keberkahan ini, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak amal ibadah sebagai bentuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Keutamaan puasa Arafah juga ditegaskan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, di mana Rasulullah SAW menyebutkan bahwa puasa Arafah dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang. Hal ini menjadikan puasa Arafah sebagai salah satu momen istimewa untuk meraih ampunan dan meningkatkan keimanan. Berikut amalan puasa Arafah yang bisa kamu lakukan di 9 Zulhijah.
1. Berniat puasa dan melakukan sahur serta menahan diri

Sebagaimana puasa lainnya, saat menjalankan ibadah sunnah puasa Arafah dianjurkan juga untuk berniat dan makan sahur. Sahur penting dilakukan untuk membantu dalam menjaga stamina supaya bisa lebih produktif menjalankan ibadah lainnya.
Niat puasa Arafah bisa dibacakan pada malam hari sejak terbenamnya matahari hingga terbit fajar. Adapun untuk niat puasa Arafah, kamu bisa membaca ini:
Selain membaca niat dan makan sahur, selama puasa Arafah kamu juga dianjurkan untuk menahan diri dari hawa nafsu. Layaknya puasa lain, pada puasa Arafah juga kamu sebaiknya bisa menahan lisan dan perbuatan.
2. Memperbanyak doa

Umat Muslim juga dianjurkan untuk memperbanyak doa atas segala keinginan dan kebutuhan. Waktu Arafah, khususnya setelah subuh, termasuk momen yang istimewa untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT.
Sampaikan semua harapan hanya kepada Allah SWT tanpa ragu. Sebesar apa pun permintaan seorang hamba, Allah SWT akan mengabulkannya pada waktu terbaik. Karena itu, jangan membatasi doa, terutama di pagi hari saat Arafah.
3. Perbanyak zikir dan istigfar

Selanjutnya adalah memperbanyak istgfar selama puasa Arafah. Istigfar (memohon ampunan Allah) memiliki keutamaan besar, di antaranya menghapus dosa, melapangkan rezeki, dan memberi jalan keluar dari kesulitan. Keutamaan ini tercantum dalam surat Nuh ayat 10-12:
fa qultustaghfirû rabbakum innahû kâna ghaffârâ
yursilis-samâ'a ‘alaikum midrârâ
wa yumdidkum bi'amwâliw wa banîna wa yaj‘al lakum jannâtiw wa yaj‘al lakum an-hârâ
Artinya: "Lalu, aku berkata (kepada mereka), “Mohonlah ampun kepada Tuhanmu. Sesungguhnya Dia Maha Pengampun.
(Jika kamu memohon ampun,) niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat dari langit kepadamu,
memperbanyak harta dan anak-anakmu, serta mengadakan kebun-kebun dan sungai-sungai untukmu".”
Selain membaca istigfar, pada puasa Arafah kamu juga bisa memperbanyak bacaan zikir, khusunya saat subuh. Dengan sering mengingat Allah SWT, hati menjadi lebih dekat kepada-Nya dan doa pun lebih mudah dikabulkan.
Itu dia beberapa amalan puasa Arafah yang bisa kamu tunaikan. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan!


















