Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Cara Grounding Sederhana untuk Melepas Stres setelah Beraktivitas
ilustrasi perempuan berjalan (magnific.com/ArtPhoto_studio)
  • Grounding sederhana dapat membantu memberi jeda setelah aktivitas padat dengan mengalihkan perhatian dari pekerjaan, notifikasi, dan layar ke sensasi tubuh serta lingkungan sekitar.
  • Aktivitas yang bisa dicoba meliputi berjalan tanpa alas kaki di rumput, menyentuh tanah, dan merawat tanaman untuk menghadirkan pengalaman sensorik serta fokus pada hal konkret.
  • Duduk di bawah pohon tanpa gawai atau berbaring di rumput yang aman dan bersih dapat memperlambat ritme harian tanpa memerlukan teknik atau biaya khusus.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pikiran yang penuh setelah seharian bekerja sering bikin tubuh ikut terasa berat. Notifikasi belum berhenti, pekerjaan masih terbayang, sementara waktu istirahat terasa kurang benar-benar istirahat. Dalam kondisi seperti ini, aktivitas grounding sederhana bisa menjadi jeda kecil untuk membantu tubuh kembali terasa lebih tenang.

Grounding gak selalu membutuhkan tempat khusus atau biaya tambahan. Hal sederhana seperti berjalan tanpa alas kaki atau duduk dekat tanaman bisa dilakukan di halaman rumah. Yuk simak beberapa aktivitas grounding yang bisa dicoba saat ingin melepas stres dengan cara yang lebih alami.

1. Berjalan tanpa alas kaki di rumput

ilustrasi grounding (magnific.com/mindandi)

Sepulang kerja, kamu mungkin langsung masuk rumah sambil tetap memikirkan pekerjaan yang belum selesai. Cobalah melepas alas kaki dan berjalan perlahan di atas rumput selama beberapa menit. Perhatianmu akan berpindah pada tekstur rumput, suhu tanah, dan sensasi yang terasa di telapak kaki.

Aktivitas sederhana ini memberi tubuh pengalaman sensorik yang berbeda dari rutinitas di dalam ruangan. Manfaat menyentuh tanah dan rumput juga bisa terasa sebagai momen berhenti sejenak dari layar dan pekerjaan. Gak perlu menjadikannya ritual panjang, cukup lakukan dengan santai tanpa mengejar hasil tertentu.

2. Duduk sambil menyentuh tanah

ilustrasi laki-laki duduk rileks (magnific.com/magnific)

Halaman rumah sering hanya dilewati saat menyiram tanaman atau menjemur pakaian. Padahal, kamu bisa duduk sebentar dan menyentuhkan telapak tangan langsung ke tanah. Sensasi tanah yang dingin, kasar, atau sedikit lembap dapat membuat perhatian lebih tertuju pada apa yang sedang dirasakan tubuh.

Cara ini cocok ketika kepala terasa penuh tetapi kamu gak ingin melakukan aktivitas yang rumit. Sentuhan fisik dengan lingkungan sekitar bisa menjadi pengingat bahwa tubuh sedang berada di tempat tertentu, bukan terus terbawa urusan pekerjaan. Beri waktu beberapa menit tanpa membuka ponsel agar jedanya terasa lebih utuh.

3. Merawat tanaman dengan tangan

ilustrasi perempuan merawat tanaman (pexels.com/Sasha Kim)

Merawat tanaman bukan cuma soal menyiramnya lalu selesai. Kamu bisa memindahkan tanah, mencabut daun kering, atau memeriksa bagian tanaman yang mulai berubah. Aktivitas seperti ini membuat tangan bergerak sekaligus mengarahkan perhatian pada sesuatu yang konkret di depan mata.

Ritme tersebut bisa menjadi pilihan saat stres membuatmu sulit benar-benar beristirahat. Terapi alam dalam bentuk sederhana seperti berkebun juga memberi aktivitas yang punya awal dan akhir jelas. Setelah beberapa menit, kamu bisa berhenti tanpa merasa harus menghasilkan sesuatu yang besar.

4. Duduk di bawah pohon tanpa gawai

ilustrasi perempuan rileks (magnific.com/benzoix)

Lelah mental sering diperpanjang oleh kebiasaan mengisi setiap jeda dengan scrolling. Cobalah duduk di bawah pohon selama beberapa menit dan biarkan ponsel tetap berada di dalam rumah. Perhatikan suara daun, udara yang bergerak, atau perubahan cahaya tanpa perlu merekamnya.

Jeda seperti ini bukan tentang mengosongkan pikiran secara paksa. Tujuannya lebih sederhana, yaitu memberi perhatian pada lingkungan setelah seharian terpaku pada pekerjaan dan layar. Kalau terasa sulit, mulai dari lima menit dan biarkan tubuh terbiasa dengan suasana tanpa distraksi.

5. Berbaring di atas rumput

ilustrasi perempuan rileks (magnific.com/mindandi)

Ketika tubuh terasa lelah, kamu mungkin lebih memilih langsung rebahan di kasur. Sesekali, pindahkan aktivitas tersebut ke halaman dan berbaring di atas rumput yang aman serta bersih. Rasakan permukaan tempat tubuh bertumpu sambil membiarkan pandangan tertuju pada langit atau pepohonan.

Posisi ini bisa menjadi cara sederhana untuk memperlambat ritme setelah hari yang padat. Kamu gak perlu memikirkan teknik pernapasan rumit atau mengikuti rutinitas tertentu. Jika tubuh terasa lebih nyaman setelahnya, aktivitas tersebut bisa menjadi salah satu cara personal untuk melepas stres.

Grounding bukan tentang mencari cara paling sempurna untuk merasa tenang. Kamu hanya perlu menemukan aktivitas yang membuat tubuh berhenti sejenak dari ritme harian yang melelahkan. Pilih yang paling nyaman dan biarkan jeda kecil itu menjadi bagian dari cara kamu merawat diri.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article