Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Cara Menjaga Makeup Anak Tetap Rapi saat Pawai
ilustrasi pawai (pexels.com/ Yazid N)
  • Persiapkan kulit anak dengan pembersih lembut dan pelembap ringan, lalu beri jeda sebelum makeup agar riasan tidak pecah, bergeser, atau menggumpal.
  • Gunakan makeup setipis mungkin dengan formula ringan yang sesuai kulit anak, terutama untuk area mata dan bibir, demi kenyamanan selama pawai.
  • Saat anak berkeringat, tepuk wajah perlahan memakai tisu sebelum touch up seperlunya; prioritaskan kerapian bagian penting tanpa menambah lapisan makeup berlebihan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pawai keliling memang menjadi momen seru yang selalu ditunggu-tunggu, terutama bagi anak-anak. Apalagi kalau mereka sudah memakai kostum lengkap sesuai tema, mulai dari pakaian adat, seragam profesi, hingga berbagai aksesori yang bikin penampilan makin meriah. Belum lagi dilengkapi makeup agar karakter atau kostum yang dikenakan terlihat lebih jelas.

Sayangnya, ketika acara berlangsung lama seringkali makeup mulai gumpal, luntur, atau terlihat tidak rata. Kondisi ini memang wajar karena anak akan banyak bergerak, berkeringat, dan cuaca yang panas. Kulit anak juga cenderung lebih sensitif sehingga penggunaan makeup yang terlalu tebal justru gak baik. Namun, kamu tetap bisa mengakalinya agar makeup gak gumpal saat anak lagi pawai sebagai berikut.

1. Jangan langsung makeup di atas kulit yang kering atau berminyak

ilustrasi face painting (pexels.com/ Helena Jankovičová Kováčová)

Salah satu penyebab makeup anak mudah menggumpal adalah kondisi kulit yang tidak dipersiapkan dengan baik. Kalau kulit terlalu kering, produk complexion bisa menempel pada bagian yang kasar dan terlihat pecah-pecah. Sebaliknya, kalau kulit sangat berminyak, makeup akan lebih mudah bergeser ketika anak mulai beraktivitas.

Sebelum menggunakan makeup, selalu bersihkan wajah anak dengan produk pembersih yang lembut dan sesuai untuk kulitnya. Setelah itu, gunakan pelembap ringan yang memang cocok untuk anak. Tak perlu memakai terlalu banyak produk skincare yang justru dapat membuat makeup mudah bergeser. Beri jeda sebentar, baru lanjutkan ke makeup.

2. Gunakan makeup setipis mungkin

ilustrasi face painting (pexels.com/Tahir Xəlfəquliyev)

Makeup untuk pawai anak gak harus dibuat setebal orang dewasa. Justru, semakin tebal lapisan produk, semakin besar kemungkinan makeup menggumpal ketika terkena panas, dan keringat. Kalau tujuan makeup hanya untuk memperjelas karakter kostum, gunakan produk secukupnya.

Misalnya, blush tipis untuk memberikan warna pada pipi atau sedikit eyeshadow jika memang diperlukan. Untuk kebutuhan tertentu seperti menggambar kumis palsu, motif wajah, atau karakter khusus, lebih baik gunakan produk yang memang aman untuk kulit. Makeup tipis juga membuat proses touch up jauh lebih mudah.

3. Pilih produk yang ringan dan sesuai untuk anak

ilustrasi face painting (pexels.com/Anastasia Shuraeva)

Pemilihan produk menjadi bagian penting kalau kamu ingin makeup anak tetap nyaman selama pawai. Jangan hanya melihat warna yang menarik atau tahan lama. Perhatikan juga apakah produk tersebut memang cocok digunakan pada kulit anak. Untuk riasan sederhana, pilih produk dengan formula ringan dan gunakan seperlunya.

Jangan pakai produk yang terlalu berat atau terlalu banyak lapisan. Terutama jika anak harus berada di luar ruangan dalam waktu lama. Produk yang akan digunakan di sekitar mata dan bibir juga perlu mendapat perhatian lebih. Jangan menggunakan produk yang tidak diperuntukkan untuk area tersebut. Lebih aman menggunakan produk yang sebelumnya sudah diketahui cocok di kulit anak, ya!

4. Jangan menimpa makeup yang sudah berkeringat

ilustrasi face painting (pexels.com/ Leung Kwok Tung Ktleung)

Ini salah satu kesalahan yang sering membuat makeup anak berubah menjadi menggumpal. Ketika wajah sudah berkeringat, orang biasanya langsung mengambil bedak atau produk makeup untuk menutup bagian yang mulai luntur. Padahal, menambahkan produk di atas keringat justru malah bikin terlihat cakey.

Kalau anak mulai berkeringat, jangan mengusap wajah menggunakan tangan. Gunakan tisu untuk menepuk-nepuk bagian wajah secara perlahan. Tekan dengan lembut, jangan digosok. Cara ini membantu menyerap keringat tanpa banyak menggeser makeup. Setelah wajah lebih kering, baru perhatikan bagian mana yang benar-benar perlu diperbaiki.

5. Buat touch up sesederhana mungkin selama pawai

ilustrasi face painting (pexels.com/SR Raju)

Pawai keliling biasanya berlangsung cukup lama dan membuat anak terus bergerak dari satu tempat ke tempat lain. Karena itu, jangan berharap makeup akan terlihat persis sama seperti saat pertama kali diaplikasikan. Fokusnya bukan membuat riasan tetap sempurna, tapi menjaga agar bagian penting dari makeup tetap terlihat rapi.

Sebelum berangkat, pastikan anak sudah menggunakan makeup dalam kondisi kulit yang nyaman. Setelah itu, coba cek sebelum pawai dimulai. Kalau ada bagian yang terlalu tebal, lebih baik dirapikan sejak awal daripada menunggu sampai makeup bercampur dengan keringat. Kalau blush mulai hilang, tambahkan sedikit. Kalau ada bagian wajah yang basah karena keringat, tepuk terlebih dahulu sebelum memperbaikinya.

Makeup anak untuk pawai keliling sebenarnya gak harus rumit untuk terlihat bagus. Selain hasil foto yang keren, kenyamanan anak tetap harus menjadi prioritas. Anak akan lebih bebas bergerak, tersenyum, dan menikmati suasana pawai kalau wajahnya tidak terasa berat atau lengket karena terlalu banyak makeup.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Topics

Editorial Team

Related Article