Menetapkan batas diri sering kali terdengar mudah, tetapi dalam praktiknya bisa terasa sulit. Kamu mungkin takut dianggap egois, merasa gak enakan, atau khawatir mengecewakan orang lain ketika mulai menyampaikan apa yang bisa dan gak bisa kamu lakukan. Perasaan seperti ini wajar, terutama kalau kamu terbiasa mengutamakan kebutuhan orang lain.
Padahal, batas diri membantu kamu menjaga waktu, energi, ruang pribadi, dan kenyamanan saat berinteraksi dengan orang lain. Batas yang kamu miliki juga gak harus sama dengan orang lain. Setiap orang punya kebutuhan dan tingkat kenyamanan yang berbeda, bahkan batas tersebut bisa berubah sesuai kondisi dan situasi yang sedang dihadapi.
Memahami batas diri bisa membuat kamu lebih mudah menyampaikan kebutuhan tanpa terus merasa bersalah. Kamu juga bisa belajar mengenali situasi yang membuatmu gak nyaman dan menentukan respons yang sesuai. Berikut lima hal tentang batas diri yang perlu kamu pahami.
