Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Hal yang Bisa Kamu Rapikan saat Pikiran Lagi Suntuk
Ilustrasi merapikan meja kerja (pexels.com/KATRIN BOLOVTSOVA)
  • Saat pikiran suntuk, merapikan area kecil dapat menjadi aktivitas ringan untuk mengalihkan perhatian tanpa memaksakan diri membersihkan seluruh rumah.
  • Meja kerja, isi tas, dan galeri ponsel bisa dirapikan dengan membuang barang tak diperlukan, mengelompokkan barang penting, serta mengatur agar mudah ditemukan.
  • Lemari pakaian atau satu sudut kamar yang berantakan dapat ditata secara bertahap; berhenti setelah satu area selesai juga tidak masalah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Saat pikiran terasa penuh, melakukan pekerjaan yang terlalu berat justru bisa membuatmu semakin lelah. Kamu bisa mengalihkan perhatian sejenak dengan merapikan hal-hal sederhana di sekitar. Aktivitas ringan seperti ini memberi kesempatan untuk berhenti sejenak dari pikiran yang sedang ramai sambil tetap melakukan sesuatu.

Gak perlu langsung membersihkan seluruh rumah. Pilih bagian kecil yang mudah dibereskan agar kamu tetap bisa bergerak tanpa merasa terbebani. Kamu bisa berhenti setelah satu area selesai atau melanjutkan jika masih punya energi. Berikut lima hal yang bisa kamu rapikan saat lagi suntuk.

1. Meja kerja

Ilustrasi rapikan meja (magnific.com/freepik)

Meja yang penuh barang bisa membuat suasana terasa semakin berantakan. Coba singkirkan gelas kosong, kertas yang sudah gak diperlukan, dan barang yang sebenarnya bukan berada di meja tersebut. Kamu gak perlu langsung membersihkan seluruh ruangan, cukup fokus pada permukaan meja terlebih dahulu.

Susun kembali barang yang masih digunakan agar lebih mudah ditemukan. Kelompokkan barang sesuai fungsinya, lalu letakkan benda yang paling sering digunakan di tempat yang mudah dijangkau. Kalau ada barang yang sudah gak digunakan, kamu bisa menyimpannya di tempat lain agar meja tetap terasa lega.

Meja yang lebih rapi bisa membuatmu merasa punya ruang baru untuk berpikir. Area yang bersih juga membuat aktivitas seperti bekerja, belajar, atau sekadar duduk santai terasa lebih nyaman. Gak perlu menunggu sampai meja benar-benar berantakan untuk mulai merapikannya, luangkan beberapa menit secara rutin agar kondisinya tetap terjaga.

2. Isi tas

Ilustrasi membawa barang-barang ditas (magnific.com/bearfotos)

Tas sering menjadi tempat berbagai barang berkumpul tanpa disadari. Struk belanja, bungkus makanan, kabel, dan barang kecil lainnya bisa menumpuk begitu saja. Saat ingin merapikannya, keluarkan semua isi tas terlebih dahulu agar kamu bisa melihat barang apa saja yang ada di dalamnya.

Buang barang yang sudah gak diperlukan, lalu kelompokkan barang yang masih digunakan. Kamu bisa menyimpan barang kecil dalam pouch agar lebih mudah ditemukan dan mengembalikan barang yang sering dipakai ke tempat yang mudah dijangkau. Sambil merapikan, periksa juga apakah ada barang yang seharusnya sudah dipindahkan atau dibawa ke tempat lain.

Selain membuat tas lebih rapi, kamu juga bisa menemukan barang yang sempat terlupakan. Setelah selesai, isi tas akan terasa lebih ringan dan kamu gak perlu menghabiskan waktu mencari barang di antara tumpukan benda yang gak diperlukan.

3. Galeri foto di ponsel

Ilustrasi rapikan galeri foto (pexels.com/MART PRODUCTION)

Kalau lagi suntuk dan ingin melakukan sesuatu sambil duduk santai, coba rapikan galeri foto di ponsel. Hapus tangkapan layar yang sudah gak diperlukan, foto buram, atau gambar yang terduplikasi. Kamu bisa mulai dari bagian yang paling sering membuat galeri terasa penuh.

Kamu juga bisa membuat album untuk foto-foto tertentu agar lebih mudah ditemukan nanti. Misalnya, pisahkan foto keluarga, perjalanan, pekerjaan, atau momen tertentu ke dalam album yang sesuai. Cara ini membuat galeri lebih rapi tanpa harus menghabiskan banyak waktu.

Gak perlu menghapus atau mengatur semuanya sekaligus. Luangkan beberapa menit untuk memilih foto yang memang sudah gak dibutuhkan, lalu lanjutkan lagi di waktu lain jika masih ingin. Galeri yang lebih teratur bisa membuatmu lebih mudah menemukan foto ketika sedang membutuhkannya.

4. Lemari pakaian

Ilustrasi merapikan pakaian (magnific.com/freepik)

Kamu gak harus langsung membongkar seluruh isi lemari. Mulailah dari satu bagian kecil, seperti tumpukan kaus atau pakaian yang baru dicuci. Fokus pada bagian tersebut agar kamu gak merasa terbebani melihat semua isi lemari sekaligus.

Lipat kembali pakaian yang berantakan dan pisahkan pakaian yang sudah jarang digunakan. Kamu bisa mengembalikan pakaian yang masih sering dipakai ke tempatnya, lalu menyisihkan pakaian yang perlu dicuci, dilipat, atau disimpan di bagian lain. Kerjakan secara perlahan sesuai dengan tenaga yang kamu punya.

Aktivitas sederhana ini bisa membuatmu bergerak sekaligus menghasilkan perubahan yang terlihat. Setelah satu bagian selesai, kamu bisa berhenti sejenak atau melanjutkan ke bagian berikutnya jika masih ingin. Lemari yang sedikit lebih rapi juga bisa membuat kamar terasa lebih nyaman.

5. Sudut kamar yang paling berantakan

Ilustrasi merapikan meja samping kasur (pexels.com/Yaroslav Shuraev)

Pilih satu area yang paling mengganggu pandangan, seperti meja samping tempat tidur, rak, atau lantai di dekat pintu. Rapikan barang yang berserakan dan kembalikan ke tempatnya agar area tersebut terasa lebih tertata. Kamu gak perlu langsung memikirkan bagian rumah lainnya yang masih berantakan.

Setelah satu area selesai, kamu bisa berhenti atau melanjutkan jika masih ingin. Melihat satu sudut yang sudah bersih bisa memberikan rasa puas meski kamu gak melakukan banyak hal. Hasil kecil seperti ini juga bisa membuat kamu merasa sudah melakukan sesuatu untuk membuat suasana sekitar lebih nyaman.

Saat sedang suntuk, kamu gak harus memaksakan diri untuk menjadi produktif. Merapikan sesuatu bisa menjadi aktivitas ringan untuk mengalihkan perhatian sekaligus membuat lingkungan terasa lebih nyaman. Pilih satu bagian kecil dan kerjakan dengan santai. Kalau setelah beberapa menit kamu merasa sudah cukup, gak masalah untuk berhenti. Kadang, melihat satu sudut yang tadinya berantakan menjadi rapi sudah cukup untuk membuat suasana hati terasa sedikit lebih ringan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article