“Keramas dapat menghilangkan seluruh minyak alami pada rambut, sehingga rambut menjadi kering dan rapuh. Pre-poo berfungsi sebagai lapisan dasar atau pelindung yang membantu mencegah rambut mengalami pembersihan secara berlebihan,” ujar Ryan Richman., seorang penata rambut selebritas, dikutip dari Time.
Apa Itu Pre Poo? Rahasia Rambut Lebih Halus dan Sehat

Sudah rajin keramas, pakai conditioner, bahkan rutin hair mask, tapi rambut masih terasa kering, kusut, atau gampang mengembang? Mungkin ada satu langkah yang belum masuk ke rutinitas hair care kamu, yaitu pre-poo.
Namanya memang terdengar unik, tetapi perawatannya ternyata cukup sederhana. Pre-poo dilakukan sebelum keramas dan bisa membantu rambut tetap lembap sekaligus terlindungi dari efek sampo. Lantas, apa sebenarnya pre-poo dan bagaimana cara melakukannya? Simak empat poin berikut!
1. Apa itu pre-poo?

ilustrasi perempuan mengeringkan rambut (unsplash.com/themephotos) Pre-poo merupakan singkatan dari pre-shampoo, yaitu perawatan rambut yang dilakukan sebelum keramas menggunakan masker, minyak, scrub kulit kepala, serum, atau produk lain sesuai kebutuhan rambut. Tujuannya untuk memberikan kelembapan dan perlindungan tambahan, karena sampo dapat mengangkat minyak alami rambut dan membuatnya kering serta rapuh jika digunakan secara berlebihan.
Menurut penata rambut selebritas Ryan Richman, pre-poo sangat bermanfaat terutama bagi pemilik rambut keriting, rusak, sulit diatur, atau sangat kering. Perawatan ini dapat menjadi lapisan pelindung sebelum keramas sehingga membantu menjaga kondisi rambut dan mengurangi efek pembersihan yang berlebihan. Dengan begitu, rambut tetap lebih terhidrasi dan terlindungi selama proses keramas.
2. Manfaat pre-poo

ilustrasi mengikat rambut (pexels.com/cottonbro) Pre-poo bukan sekadar langkah tambahan agar rutinitas hair care terlihat lebih panjang. Jika dilakukan sesuai kebutuhan rambut, perawatan ini memiliki beberapa manfaat.
- Pertama, membantu menjaga kelembapan rambut. Pre-poo memberikan lapisan perlindungan sebelum rambut terkena sampo sehingga minyak alami rambut tidak terlalu banyak hilang selama proses keramas.
- Kedua, membantu mengurangi rambut kusut dan patah. Richman menyebut pre-poo dapat membantu mengurai rambut sebelum keramas. Dengan begitu, kamu gak perlu menyisir atau menyikat rambut secara agresif setelah mandi, yang dapat menyebabkan rambut lebih mudah patah.
- Ketiga, membuat rambut lebih mudah ditata. Ketika minyak alami rambut tetap terjaga, rambut dapat mempertahankan tekstur, bentuk, dan kilau alaminya. Rambut pun bisa terasa lebih lembut dan lebih mudah diatur.
Meski begitu, bukan berarti semakin sering melakukan pre-poo hasilnya akan semakin bagus. Penggunaannya tetap perlu disesuaikan dengan jenis dan kondisi rambut.
3. Jenis-jenis pre-poo

ilustrasi rambut lebat (pexels.com/bennielbester) Secara umum, menurut Richman, pre-poo dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu clarifying dan hydrating.
- Clarifying pre-poo
Jenis ini ditujukan untuk membantu membersihkan penumpukan produk atau buildup pada rambut dan kulit kepala. Beberapa pilihan yang dapat digunakan antara lain scalp scrub, serum rambut dengan efek detoksifikasi, dan ACV rinse atau bilasan cuka apel.
Clarifying pre-poo bisa menjadi pilihan jika kulit kepala terasa penuh residu atau rambut terasa berat akibat penggunaan berbagai produk hair care. Namun, penggunaannya gak perlu terlalu sering. Richman menyarankan treatment clarifying dibatasi sekitar satu kali dalam sebulan.
- Hydrating pre-poo
Kalau masalah utama rambutmu adalah kering, kasar, atau mudah mengembang, hydrating pre-poo bisa menjadi pilihan. Jenis ini dapat menggunakan minyak nabati seperti minyak kelapa, argan, zaitun, dan castor oil, maupun masker rambut.
4. Cara melakukan pre-poo

ilustrasi perempuan menyisir rambut (pexels.com/polinatankilevitch) Cara melakukan pre-poo sebenarnya cukup mudah dan gak membutuhkan banyak langkah. Menurut Richman, untuk mendapatkan manfaat maksimal, produk pre-poo sebaiknya diaplikasikan pada rambut yang masih kering sebelum masuk ke shower.
“Untuk benar-benar mendapatkan manfaat maksimal dari pre-poo, saya menyarankan untuk mengaplikasikan produk pre-poo pada rambut yang masih kering sebelum masuk ke kamar mandi,” ujar Richman.
Setelah mengaplikasikan produk, ratakan ke seluruh rambut lalu bungkus menggunakan shower cap. Menurut Richman, panas dan uap dari shower yang terperangkap di dalam shower cap dapat membantu produk meresap dan mempercepat proses penyerapannya. Untuk durasinya, treatment clarifying sebaiknya didiamkan maksimal 20 menit, sedangkan formula pelembap sekitar 30 menit.
Setelah itu, lanjutkan dengan keramas seperti biasa. Namun, hindari menggunakan treatment dengan fungsi yang sama secara berlebihan. Misalnya, jika sudah menggunakan clarifying shampoo, sebaiknya tidak perlu menambahkan clarifying pre-poo dalam rutinitas yang sama agar rambut tidak mengalami proses pembersihan secara berlebihan.
Pre-poo bukan soal memakai banyak produk, melainkan memilih perawatan yang sesuai dengan kebutuhan rambutmu. Langkah simpel sebelum keramas ini bisa jadi rahasia rambut lebih lembut, sehat, dan gampang diatur!


















![[QUIZ] Pilih Karakter Upin & Ipin, Kami Tebak Kamu Capek atau Mulai Stres](https://image.idntimes.com/post/20250602/img-20250602-232248-a4e4cddefdae713cd1a3efe97f21f1d1-10d0d970fe707292815711bf6b95b641.jpg)


